MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 14 April 2018 19:55
STAN, Sekolah Jalur Kedinasan Paling Diminati Lulusan SMA
Siswa SMA. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

PROKAL.CO, Banyak sekolah jalur kedinasan dibuka pemerintah. Dari yang banyak itu, Politeknik Keuangan Negara STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menjadi favorit para lulusan SMA.  Hingga Jumat (13/4), tercatat jumlah pelamar mencapai 5.227 orang.

Sedangkan pelamar Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) milik Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) sementara ini masih 182 orang dan belum ada yang login di portal BSSN.

Kepala Biro Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman mengungkapkan, jumlah calon mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN yang telah login di portal Kemenkeu sudah mencapai 5.326 orang.

Setelah STAN, Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) menempati urutan kedua pelamar terbanyak dengan jumlah mencapai 3.708 orang. Sebanyak 3.142 pelamar telah melakukan login di portal resmi sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri tersebut.

Herman melanjutkan, Kementerian Perhubungan membuka pendaftaran untuk 11 sekolah kedinasannya, sudah mencapai jumlah 2.542 calon taruna (catar). Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.406 pelamar telah login di web resmi Kemenhub.

Perguruan tinggi kedinasan (PTK) Kemenhub yang membuka pendaftaran, yaitu Sekolah tinggi transportasi darat (STTD), Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (Tegal), Akademi Perkeretaapian Indonesia (Madiun), Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Politeknik Ilmu Pelayaran (Makassar), Politeknik Ilmu Pelayaran (Surabaya), Politeknik Ilmu Pelayaran (Semarang), Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Politeknik Penerbangan Surabaya, Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan, dan Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar.

"Kementerian Hukum dan HAM juga membuka 600 formasi bagi catar lulusan SMA/SLTA untuk menempuh pendidikan di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) dan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)," ujarnya.

Sementara ini, jumlah pelamar sekolah kedinasan Kemenkumham yang telah mendaftar melalui SSCN mencapai 1.843 orang. Sejumlah 1.339 catar POLTEKIP dan POLTEKIM sudah login di portal resmi Kemenkumham.

Politeknik Statistika STIS milik Badan Pusat Statistik (BPS) yang juga membuka 600 formasi sudah mendapat pelamar sebanyak 836. Sedangkan jumlah pelamar yang sudah login di portal BPS mencapai 481 orang.

Tahun ini, Politeknik Statistika STIS menerima 150 mahasiswa baru untuk Prodi Statistika Program Diploma III, termasuk 10 formasi untuk program khusus afirmasi. Untuk prodi Statistika Program Diploma IV, Politeknik Statistika STIS akan menerima sebanyak 300 mahasiswa baru. Sedangkan Prodi Komputasi Statistik Program Diploma IV akan menerima 150 mahasiswa.

Badan Intelijen Negara (BIN) juga membuka kesempatan bagi siswa yang ingin menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Intelijenn Negara (STIN). Tahun ini, STIN membuka formasi untuk 150 mahasiswa baru. Sementara ini, per 12 April 2018, jumlah pendaftar di STIN mencapai 412 orang, dan yang sudah login pada portal resmi STIN sebanyak 544 pelamar.

Tahun lalu, STIN menjadi salah satu sekolah favorit dengan jumlah pelamar mencapai 9.377 orang untuk memperebutkan 124 formasi.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuka 250 formasi untuk taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatogoli dan Geofisika (STMKG).

Jumlah formasi ini tidak berubah dari tahun 2017 lalu. Tahun lalu, jumlah pelamar STMKG mencapai 11.154 orang. Kini setelah diumumkan sejak 6 April 2018, pendaftar di STMKG sudah mencapai 410 pelamar, dan 427 orang melakukan login di portal resmi BMKG.

Menurut Herman, para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan itu harus mengikuti tiga tahap. Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Tahap kedua adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tahap ketiga adalah seleksi lanjutan yang diadakan masing-masing instansi.

“Seleksi lanjutan bisa berupa tes kesehatan, kesamaptaan, psikotes, tes wawancara, dan tes lainnya yang dipersyaratkan oleh sekolah kedinasan masing-masing Kementerian/Lembaga,” pungkas Herman. (esy/jpnn)

(jpnn)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 19:36

Bocor ke Publik, Ulama 212 Tantang Jokowi Cari si Pembocor

JAKARTA- Pertemuan Presiden Jokowi dengan tokoh ulama 212 di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018), lalu…

Rabu, 25 April 2018 19:33

Meski Ketemu Jokowi, Ulama 212 Tetap Ogah Dukung Jokowi

JAKARTA- Sekretaris Tim Sebelas Alumni 212 Muhammad Al Khaththath menegaskan pertemuan tokoh alumni…

Rabu, 25 April 2018 19:31

Pertemuan dengan Ulama Bocor, Ini Kata Jokowi

JAKARTA- Presiden Jokowi angkat bicara soal pertemuannya dengan tokoh ulama alumni 212, Minggu (22/4/2018),…

Rabu, 25 April 2018 19:29

Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama Utusan Habib Rizieq Bocor

JAKARTA- Sebanyak 11 ulama utusan Imam Besar Front Pembela Islama (FPI) Habib Rizieq Shihab dikabarkan…

Rabu, 25 April 2018 19:27

Fakta Mengejutkan di Balik Pertemuan Rahasia Jokowi dengan 11 Ulama 212

JAKARTA – Viralnya berita pertemuan 11 ulama utusan Habib Rizieq di Istana Bogor, Minggu (22/4/2018)…

Rabu, 25 April 2018 19:03

MENDADAK..!! Sekjen KPK Dipecat

JAKARTA- Dilansir JawaPos.com, beredar kabar Raden Bimo Gunung Abdul Kadir dipecat dari jabatanya sebagai…

Rabu, 25 April 2018 16:00

Rita Salam 4 Jari saat Bersama Loyalis Rusmadi-Safaruddin

JAKARTA- Bupati non aktif Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengacungkan empat jarinya ketika…

Rabu, 25 April 2018 12:46

KEJUTAN..!! Jokowi Bilang Bu Susi Mau Jadi Cawapres

JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunjukkan tanda-tanda mau jadi wakil…

Rabu, 25 April 2018 12:39

HAHH..!! Ada Proyek Tas Sembako dari Istana, Begini Kata Mensesneg

JAKARTA- Kritikan atas dana pengadaan kantong bantuan dari Istana, dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR…

Selasa, 24 April 2018 16:59

Setnov Divonis 15 Tahun..!! Ini Tanggapannya

JAKARTA- Terdakwa Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 500 juta oleh majelis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .