MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 14 April 2018 11:39
Menunggu 24 Tahun, Banyak Jamaah Berusia 60 Tahun ke Atas
Animo Berhaji Tinggi, Harus Sabar Menanti
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Minat masyarakat Samarinda untuk beribadah haji termasuk tinggi. Hal ini terlihat dari lama daftar tunggu haji yang mencapai 24 tahun di Kota Tepian. Padahal, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Samarinda yang masuk embarkasi Balikpapan tertinggi nomor tiga setelah embarkasi Makassar dan Lombok.

Diungkapkan Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim Abdul Khaliq, animo masyarakat yang tinggi bisa jadi mengindikasikan tingkat perekonomian yang baik.  “Selain itu, kesadaran masyarakat untuk beribadah juga tinggi,” ungkap Khaliq.

Jadi, jangan heran, dari data Statistik Kesejahteraan Rakyat Samarinda, sekitar 6 persen warga yang melakukan kegiatan bepergian, alasannya adalah kegiatan ziarah keagamaan. Meski begitu, Khaliq mengungkapkan, 60 persen masyarakat pergi berhaji ketika usianya sudah uzur. Alasannya, bisa jadi karena ekonomi atau persiapan rohani. “Jadi, kebanyakan jamaah usianya sekitar 60 tahun ke atas,” imbuhnya.

Namun, daftar tunggu bisa jadi salah satu penyebab jamaah haji mayoritas berusia uzur. Dari data Kemenag saat ini, di Samarinda dengan kuota haji tiap tahun 572 orang, hampir 14 ribu jamaah berada di daftar tunggu. Artinya, mereka perlu menunggu hingga 24 tahun. Jika mereka baru mendaftar di usia 40 tahun, mereka bisa naik haji di usia 64 atau 65 tahun.

Karena itu, masalah kesehatan menjadi tantangan. Mengingat saat usia uzur, komplikasi penyakit menjadi penghalang para jamaah haji dibandingkan masalah pelunasan. “Kalau masalah biaya itu tidak masalah, seringnya masalah kesehatan. Sebab, biasanya mereka sudah menabung lama untuk persiapan haji,” ucapnya. Sebagai informasi, biaya haji tahun ini, Samarinda yang masuk embarkasi Balikpapan ditetapkan Rp 38,5 juta. Naik hampir Rp 500 ribu dibandingkan tahun lalu. (*/nyc/iza/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:12

Kutim dan Samarinda Wakili Kaltim di Pemilihan Duta dan Putri Pariwisata

SAMARINDA- Muhammad Siddiq Ar Rozaq La Side yang berpasangan dengan Uci Zahra Fani, dari Kabupaten…

Senin, 15 Oktober 2018 21:44

Tak Mungkin Pesawat Presiden Mendarat di Samarinda

SAMARINDA- Harapan warga Samarinda agar pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat di Bandara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .