MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 14 April 2018 11:37
Polemik Kehadiran Transportasi Online
Sarankan Bikin UU atau Peraturan Baru
BAKAL DIATUR: Para driver ojek online saat demo beberapa waktu lalu di Samarinda. Status angkutan online masih belum jelas.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kehadiran transportasi online sedikit banyak menimbulkan polemik. Terbaru, ada rencana untuk merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Syarat dan ketentuan angkutan online turut dibahas di UU Lalu Lintas tersebut. Hal itu tentu harus dipertimbangkan benar-benar.

Sebagai informasi, rencana revisi UU Nomor 22 Tahun 2009 itu mencuat di Jakarta yang disampaikan lembaga non-profit Jakarta Transportation Watch (JTW). Namun, penolakan melakukan revisi pun bermunculan.  Beragam reaksi penolakan salah satunya datang dari akademisi Universitas Mulawarman, Mahendra Putra Kurnia.

Menurut dia, merevisi UU yang sudah ada bukan menjadi prioritas utama. “Yang penting itu bukan revisi, tapi status dari angkutan online-nya perlu dipikirkan,” ujar pria yang kini menjabat Dekan Hukum Unmul tersebut. Menurut Mahendra, sudah jelas apa yang dikategorikan angkutan umum dan angkutan pribadi. “Harusnya, dibuat peraturan dan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang sudah ada,” tegasnya.

Lanjut Mahendra, angkutan umum berbasis aplikasi cukup diatur dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) dan Peraturan Presiden (Perpres). “Tidak perlu direvisi,” sebutnya. Jika revisi tetap dilakukan, memakan waktu cukup lama. Persoalan angkutan online di lapangan tetap berjalan dan semakin membesar.

Menanggapi hal tersebut, Wakasat Lantas Polresta Samarinda AKP Dika Yosep Anggara tak bisa berkomentar banyak. “Kami ini pelaksana lapangan, hanya mengikuti apa yang sudah ditetapkan,” sebutnya. Bagi kepolisian, merevisi undang-undang yang ada tentunya bisa memengaruhi sistem yang sudah lama berjalan. Tak pelak, masyarakat nantinya semakin kebingungan jika ada revisi undang-undang. (*/dra/iza/k16)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*