MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Sabtu, 14 April 2018 06:21
WOW MANTAP..!! Di Kota Ini Bakal Ngga Ada Lagi Angkot

Pakai Minibus, Kemenhub Siapkan Subsidi Sampai Rp 30 Miliar

KONSEP BARU: Kasubid Angkutan Orang Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Syafrin Liputo saat menjelaskan gagasannya agar pengusaha angkot tak hanya memikirkan pendapatan dari penumpang, tetapi cukup fokus dalam pelayanan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Hidup enggan, mati pun tak mau. Begitu gambaran besar nasib angkutan kota (angkot) saat ini. Makanya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang menawarkan konsep baru. Di mana pengusaha angkot tak perlu memikirkan pendapatan dari penumpang, cukup fokus dalam perbaikan pelayanan.

Hal ini disampaikan dalam Bimbingan Teknis Revitalisasi Angkutan Kota gelaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVII, di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (12/4).

Kasubid Angkutan Orang Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Syafrin Liputo menjelaskan, gagasan itu merupakan perwujudan rencana strategis (renstra) Kemenhub. Di mana pola sebelumnya pemberian bantuan berupa bus kota, tahun depan akan diubah menjadi bantuan langsung berupa public service obligation (PSO). Konsep ini, operator angkot di daerah dinaikkan statusnya menjadi operator dengan pengelolaan transportasi modern.

Dengan pola ini, diharapkan daya saing angkutan perkotaan di daerah akan meningkat. “Rencana awal memang kita akan masuk di 33 provinsi. Masing-masing provinsi ada dua kota, bisa kota besar, sedang, dan kecil. Tergantung kriteria yang akan disusun kepala BPTD,” ujarnya.

Selanjutnya, akan dibentuk semacam badan usaha. Badan usaha ini yang akan menjadi penerima dana PSO tadi. Kemudian, badan usaha ini akan teken kontrak dengan operator angkot yang sudah ada di daerah. “Misalnya di Balikpapan sudah ada operator A. Kita akan berdayakan operator tersebut. Mereka harus merevitalisasi angkutannya menjadi angkutan sedang (minibus). Kemudian, kami akan beli layanannya,” jelasnya.

Agar kerja sama itu dapat berlanjut terus, maka konsep pembelian layanan dilakukan dengan kontrak tahun jamak. Mempertimbangkan usia kendaraan misalnya 5-7 tahun. Lalu, pembayaran oleh badan usaha terhadap operator dilakukan per kilometer layanan. Sehingga, operator bisa melakukan pemeliharaan unit dengan baik dan fokus pada pemberian layanan saja.

“Selama ini, mereka tak fokus karena harus mikir bagaimana pendapatan hari ini, sopir mikir bagaimana bayar setoran dan lain-lain. Dengan konsep ini, operasional akan kami subsidi sebagaimana amanat UU 22 Tahun 2009 dan PP 74/2014,” tambahnya.

Selanjutnya, tugas badan usaha atau badan hukum yang dibentuk pemerintah adalah menilai kinerja operator. Apakah layanan yang diberikan sudah sesuai standar. Setelah sesuai, dilakukan pembayaran sesuai kontrak. Level operator full dalam memberikan layanan. Konsep ini diharapkan sudah bisa berjalan tahun depan. Di mana Kemenhub telah mengusulkan anggaran Rp 1,8 triliun untuk 33 provinsi.

Anggaran untuk kota besar mencapai Rp 30 miliar. Sementara satu kota pendampingnya mendapat alokasi Rp 26 miliar. Untuk jenis unitnya, disesuaikan kebutuhan dan ketersediaan infrastruktur daerah. Namun, dia menilai kondisi jalan di Balikpapan layak jika menggunakan minibus.

Kepala BPTD Wilayah XVII Kaltimtara, Felix Iryantomo menambahkan, misi program ini agar angkot berperan kembali. Sehingga, menekan penggunaan kendaraan pribadi khususnya motor. Sebab, saat ini pengguna motor luar biasa banyaknya. Di mana tingkat kecelakaan tertinggi juga oleh pengguna motor, bahkan di usia produktif. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi, diharapkan juga menghemat energi.

“Kami sudah usulkan Tarakan yang unitnya sudah siap. Kemudian, kami juga sudah bicarakan dengan Samarinda dan Balikpapan. Termasuk mengundang Organisasi Angkutan Darat (Organda), kadishub agar pelaksanaannya kondusif dan tak timbul persoalan baru,” pungkasnya. (rsh/one/k15)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:23

Dishub Kaltim Siap Dukung Pendanaan

BALIKPAPAN - Rencana pengoperasian kembali Pelabuhan Somber, Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Sepekan, Sudah Empat Tangkapan Narkoba

BALIKPAPAN – Memasuki pekan kedua 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di…

Senin, 14 Januari 2019 07:35

Pelabuhan Somber Belum Masuk RIPN

BALIKPAPAN – Jalan bagi Pemkot Balikpapan untuk mengoperasikan kembali Pelabuhan…

Senin, 14 Januari 2019 07:32

Sepekan Hilang, Polisi Masih Cari Rika

BALIKPAPAN – Setelah menerima informasi seorang remaja 15 tahun bernama…

Minggu, 13 Januari 2019 06:53

Tahanan Perempuan Dipindah ke Kukar

BALIKPAPAN – Over kapasitas masih terjadi di Rutan Klas II…

Sabtu, 12 Januari 2019 07:05

Tak Direstui, Gadis Kabur Bersama Teman Perempuannya

BALIKPAPAN – Hadijah tak pernah menyangka. Anak gadisnya, Rika Kristina…

Jumat, 11 Januari 2019 10:00

Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan Ringan

BALIKPAPAN - Peredaran narkoba di Balikpapan masih merajalela. Polsek Balikpapan…

Senin, 07 Januari 2019 08:43

Gara-Gara Ini, Kunjungan ke KRB Meningkat

BALIKPAPAN - Libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019 telah…

Senin, 07 Januari 2019 08:42

Tarik Minat Menikah di KUA

BALIKPAPAN - Tahun ini, Kementerian Agama Balikpapan melakukan beberapa renovasi…

Senin, 07 Januari 2019 08:39

Padam karena Gangguan Transmisi SUTT 150 kV

BALIKPAPAN - Sejumlah kota di Benua Etam harus mengalami pemadaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*