MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:14
Dua Armada Siap Angkut Komoditas ke Asia Timur, Ekspor via Udara Terbuka
BANYAK PILIHAN: Ekspor langsung dari Balikpapan ke negara tujuan akan memudahkan pengiriman komoditas yang tak bisa bertahan lama, seperti hasil laut. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Tak hanya di jalur laut, jalur dagang internasional juga tersedia di rute udara. PT Angkasa Pura 1 memastikan, saat ini sudah ada dua armada yang memfasilitasi ekspor langsung dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan ke negara tujuan.

General Manager PT Angkasa Pura 1 Balikpapan Handy Heryuditiawan mengatakan, perseroan mendukung semaksimal mungkin terbukanya rute ekspor langsung dari Sepinggan. “Sejauh ini, sudah dua armada khusus kargo yang beroperasi. Yaitu Tri-MG dan My Indo. Operasional pesawat jenis Boeing 737-400 ini bisa mengangkut 15 ton kargo,” ujarnya kepada Kaltim Post, Rabu (11/4) lalu.

Melihat posisi Balikpapan, lanjut Handy, pesawat akan mampu membawa muatan langsung ke negara tujuan di kawasan Asia Timur dengan waktu 5 jam. “Sejauh ini, tujuannya Hong Kong, Guangzhou, Taiwan, hingga Jepang,” jelasnya.

Menurutnya, keunggulan transportasi udara lebih cepat, dan lebih pasti waktu tempuhnya. Selain itu, Bandara Sultan AM Sulaiman Sepinggan juga sudah memiliki kapasitas terminal kargo yang memadai.
Handy menuturkan, sejauh ini ada sembilan perusahaan ekspedisi sudah beroperasi di Sepinggan. Cold storage juga sudah tersedia.

“Yang paling banyak dikirim melalui udara memang hasil laut, karena biasanya tidak bisa bertahan lama,” jelas GM termuda Angkasa Pura ini.

Dia membeberkan, volume rata-rata aktivitas kargo di Bandara Sepinggan Balikpapan mencapai 171.493 kilogram per hari. Sampai kuartal I lalu, ada kenaikan 10 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Gubernur Awang Faroek Ishak mengatakan, sudah saatnya Kaltim masuk era direct export. Skema rute perdagangan ini, kata dia, sudah lama dirancang. Namun, baru terealisasi tahun ini.

Dari jalur laut, dia menyebut, Kaltim juga sudah membuka jalur ekspor langsung untuk komoditas perikanan. Salah satunya, udang windu, yang ikut berangkat bersama direct call perdana di Terminal Peti Kemas Kariangau, 10 April lalu, dengan volume 15 ton menuju Jepang.

Ekspor dari beberapa daerah menggunakan kapal feeder yang berangkat dari Samarinda. Jadi, mereka harus singgah di dermaga milik KKT. “Jadi, sekarang ada dua jalur terbuka. Volume ekspor pun bisa lebih besar,” ucap gubernur. (aji/man2/k15)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 06:31

Permintaan Aneh Pelanggan Menggali Kreativitas

SETELAH lulus dari Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia pada 2014, Sherli Sukangto…

Minggu, 20 Mei 2018 06:28

Jaga Komunikasi, Kualitas, dan Kecepatan Kerja

MENGELOlA bisnis di bidang desain sejak 2014, Sherli Sukangto mengaku telah banyak menghadapi persaingan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:37

Perusahaan Lokal Masih Enggan Go Public

BALIKPAPAN - Minat perusahaan lokal untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public…

Jumat, 18 Mei 2018 06:34

RDMP Berjalan, Gubernur Prioritaskan Naker Lokal

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta pembangunan kilang minyak baru milik PT Pertamina…

Jumat, 18 Mei 2018 06:32

Lampaui Target Konsumsi Nasional

TANA PASER  –  Meski terjadi kenaikan harga, masyarakat Paser tidak perlu bingung mencari…

Jumat, 18 Mei 2018 06:30

Penguatan Dolar Bisa Katrol Harga Otomotif

BALIKPAPAN - Harga jual otomotif di Kaltim diprediksi bakal terpengaruh penguatan dolar Amerika Serikat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:27

Asuransi Optimistis Tumbuh 20 Persen

JAKARTA – Industri asuransi tetap optimistis bisa tumbuh 20-30 persen tahun ini. Indonesia dinilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .