MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:08
Kaltim Butuh Investasi Pembangunan RPU

Pedagang Potong Ayam Sendiri, Kualitas Diragukan

-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kebutuhan konsumsi daging ayam di Kaltim mencapai 150 ribu ekor per hari. Jumlah itu dinilai belum mampu dipenuhi secara maksimal oleh rumah potong unggas (RPU) yang ada saat ini. Peluang investasi untuk memenuhi kebutuhan itu pun masih terbuka lebar.

Hal tersebut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Dadang Sudarya. Dia mengatakan, ayam menjadi salah satu komoditas yang pasarnya terus tumbuh, karena banyak peminatnya. Selain harganya yang relatif murah dibanding komoditas sejenis, bahan pangan ini juga lebih mudah ditemukan di rumah makan ketimbang jenis daging lainnya.

“Saat ini, jumlah pemotongan ayam mencapai ratusan ribu per hari. Itu potensi besar untuk investasi membangun RPU,” katanya saat diwawancarai, Jumat (13/4).

Selama ini, tambahnya, pelaku usaha ayam potong biasa melakukan pemotongan hewan di pasar-pasar maupun tempat pemotongan pribadi yang mereka miliki. Cara itu, menurut Dadang, sebenarnya kurang disarankan. Sebab, keamanan dan kesehatannya sulit terpantau, sehingga tidak terjamin.

“Karena itu, kami memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola pemotongan ayam. Di sisi lain, ini akan menjadi kesempatan bagi investor,” ujarnya.

Dia menilai, investasi khusus untuk membangun RPU sangat dibutuhkan, untuk menyediakan ayam dengan kualitas lebih terjamin. Untuk merealisasikannya, juga harus ada sistem dan badan yang mengatur tata kelola pemotongan ternak, dengan menganut pola aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

“Dan pola itu bisa diterapkan di RPU. Jika masih banyak yang melakukannya di pasar, pola ASUH sulit diterapkan. Kita ingin konsumen dapat produk pangan yang berkualitas. Di sisi lain, pembangunan RPU juga bisa jadi potensi investasi baru,” bebernya.

Saat ini, dia menyebut, pelaksanaan sistem pemotongan ternak sudah berjalan lebih baik untuk jenis hewan lebih besar, seperti sapi. Selain sistem pengawasan yang lebih baik, petugas yang melaksanakannya juga lebih terlatih dan terampil.

“Harusnya juga bisa berlaku untuk ayam. Pemotongan melalui RPU harus lebih dulu melalui pemeriksaan. Paling tidak kondisi hewan dapat dilihat. Seperti ada cacat atau terlihat tidak sehat. Yang jelas, RPU untuk ayam sangat dibutuhkan, apalagi konsumsinya di Kaltim terus naik,” tutupnya. (*/ctr/man/k15)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…

Senin, 22 Oktober 2018 06:43

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

JAKARTA – Transaksi sistem perdagangan alternatif (SPA) mengalami peningkatan signifikan. Hal…

Senin, 22 Oktober 2018 06:42

Pangkas Impor Komponen Industri Elektronik

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian berharap…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:46

Tempat Cukur Idola Pesepak Bola

WALAU terkesan sepele, bisnis tempat cukur khusus pria alias barbershop ternyata tak semudah yang dibayangkan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .