MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:07
Jelang Ramadan, KPPU Soroti Tiket Pesawat
SUMBER INFLASI: Lonjakan harga tiket pesawat saat musim mudik Lebaran dua tahun terakhir membuat KPPU lebih ketat memantau jasa transportasi udara tahun ini. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyiapkan antisipasi atas lonjakan harga barang dan tarif jasa saat Ramadan. Di Balikpapan, tahun ini, bahan pangan dan jasa angkutan udara mendapat perhatian khusus.

Kepala Kantor Perwakilan KPPU Balikpapan Abdul Hakim Pasaribu mengatakan, dua komoditas tersebut berpotensi menjadi sumber inflasi utama di Kota Minyak. “Kalau bahan pokok setiap tahun menjadi konsen kami di sini. Tak lain karena Balikpapan bergantung daerah lain. Kalau tidak dijaga, pasti melambung. Tiket pesawat juga sekarang menjadi fokus kami, setelah melihat trennya beberapa tahun terakhir,” katanya saat ditemui Kaltim Post di kantornya, Jumat (13/4).

Dia menyebut, dari level pusat KPPU terus meminta agar tarif batas bawah penerbangan dihapus. Permintaan itu menyusul mahalnya harga tiket pesawat, seperti saat menjelang Lebaran.

Selama ini, harga tiket pesawat menjadi mahal karena adanya regulasi batas tarif bawah bagi maskapai. Tahun ini, bahkan ada yang meminta batas harga tersebut dinaikkan.

Aturan terkait batas bawah tarif penerbangan sejak 2015 lalu telah mengubah tatanan harga tiket pesawat, menjadi jauh lebih mahal. Ketentuan itu, mulanya diberlakukan agar maskapai tak melakukan perang tarif, dan memengaruhi persaingan. Dikhawatirkan, penyedia jasa penerbangan akan memaksakan harga murah, dan menomorduakan hal yang lebih penting, seperti kualitas layanan dan aspek keselamatan.

“Tapi, penerapan tarif seperti ini bisa menimbulkan kartel. Kami tidak memiliki wewenang untuk menindak, karena itu juga peraturan pemerintah,” tuturnya.

Menjelang Ramadan, KPPU kini sudah memantau pergerakan harga tiket pesawat. Dia berharap, lonjakan musiman yang signifikan seperti dua tahun terakhir tak terulang tahun ini.

“Untuk bahan pangan, kami pantau daging sapi dan daging ayam. Yang lain juga dipantau. Tim turun ke lapangan bersama instansi lain dari sektor perdagangan maupun pertanian,” jelasnya. Selain pantauan lapangan, KPPU juga memanggil beberapa distributor besar serta produsen dari berbagai komoditas pangan. (aji/man/k15)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 08:02

Renyah dan Lembut dari Scone

PERNAHKAH Anda mendengar kudapan bernama scone? Ya, kudapan yang satu…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:11

Tingkatkan Literasi Keuangan sejak Dini

BALIKPAPAN   -  Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Optimistis Daya Beli Pulih

SAMARINDA  -  Hypermart terus memanjakan pelanggan setia dengan memberikan harga…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

2018, Operasi Proyek Hulu Migas Turun

JAKARTA  -  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:08

Tambah Pasokan, Tekan Harga Jagung

JAKARTA  –  Pemerintah terus berusaha menjaga pasokan pakan ternak dalam…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:05

Pertahankan Sistem Penjualan Dual Brand di Kalsel

BANJARMASIN  –  PT Semen Indonesia (SI) masih mempertahankan sistem penjualan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:03

Perbesar Nasabah Prioritas

SURABAYA  –  Perbankan terus menggarap segmen nasabah prioritas dengan dana…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:02

Garap Indonesia, Yamaha Suntik Grab Rp 2 T

JAKARTA –  Yamaha Motor menginjeksi Grab Holding modal USD 150…

Jumat, 14 Desember 2018 06:49

Dolar Menguat, Bahan Pokok Stabil

BALIKPAPAN - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Jumat, 14 Desember 2018 06:47

Genjot Pendapatan Akhir Tahun

BALIKPAPAN - Peak season yang akan terjadi pada akhir bulan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .