MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:02
Indeks Kepercayaan Konsumen Membaik
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Hasil survei Nielsen menyebutkan adanya penurunan indeks kepercayaan konsumen Indonesiapada kuartal IV 2017 lalu. Meski begitu, tren konsumsi untuk tahun ini diyakini masih akan membaik, sehingga bisa dimanfaatkan penyedia produk untuk melakukan pendekatan pasar.

Indonesia mencatatkan penurunan indeks 2 poin, dari 127 menjadi 125 pada kuartal IV tahun lalu. Meski menurun, posisi itu adalah yang terbaik ketiga untuk negara Asia Pasifik. Dari kawasan ini, Indonesia hanya kalah dari Filipina dan India, dengan indeks masing-masing 131 dan 130.

Managing Director Nielsen Indonesia Agus Nurudin mengatakan, tren indeks kepercayaan konsumen dipengaruhi tiga faktor. Yakni prospek lapangan kerja, kondisi keuangan pribadi, dan keinginan untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan.

Di Indonesia, prospek lapangan kerja pada akhir 2017 menyusut ke level 75 persen, dari semula 70 persen. Kondisi keuangan pribadi stabil di level 68 persen karena masyarakat memiliki kesadaran untuk menabung.

Menariknya, intensi untuk berbelanja naik dari 56 persen menjadi 60 persen. Pertumbuhan indikatornya malah lebih tinggi dibandingkan Filipina dan India yang berada di peringkat teratas.

“Sebanyak 60 persen konsumen menilai bahwa waktu 12 bulan ke depan adalah waktu yang baik untuk mereka berbelanja hal-hal yang mereka inginkan dan butuhkan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, belum lama ini.

Indikator intensi belanja dianggap menjadi peluang bagi para pemilik merek untuk meningkatkan kedekatan dengan konsumen. Berdasarkan data Nielsen beberapa waktu lalu, penjualan barang konsumsi selama periode Januari-September 2017 hanya tumbuh 2,7 persen, melanjutnya tren perlambatan penjualan barang konsumen bergerak cepat (fast moving consumer goods/FMCG) yang tahun sebelumnya hanya tumbuh 7,7 persen. Atau di bawah rerata penjualan tahunan 11 persen selama 10 tahun terakhir.

Sebelumnya, survei penjualan eceran Bank Indonesia (BI) menunjukkan penjualan ritel kuartal I 2018 hanya tumbuh sebesar 0,5 persen secara tahunan. Angka ini melambat dibandingkan kuartal IV 2017 yang tumbuh 1,8 persen, maupun periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4,8 persen. Perlambatan penjualan ritel disebabkan kontraksi penjualan komoditas peralatan informasi dan komunikasi, serta komoditas perlengkapan rumah tangga lain yang masing-masing menyusut hingga 12,6 persen dan 4,4 persen. (man2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 06:26

Kaltim Butuh Lebih Banyak PLB

BALIKPAPAN  -  Kaltim dinilai tak cukup mengandalkan skema direct call untuk memaksimalkan…

Sabtu, 21 April 2018 06:25

GELIAT EKONOMI !!! Setahun, 468 Restoran Baru

SAMARINDA  -  Restoran menjadi salah satu bisnis menjanjikan di Kaltim. Setidaknya, itu tergambar…

Sabtu, 21 April 2018 06:23

Produk Kebutuhan Ramadan Sudah Datang

BERDESAKAN  untuk berbelanja kebutuhan konsumsi selama Ramadan sudah tak perlu dilakukan. Produk…

Sabtu, 21 April 2018 06:19

Cuti Panjang Lebaran Tak Sepenuhnya Buruk

JAKARTA  –   Langkah pemerintah menambah cuti bersama untuk libur Lebaran dinilai bisa…

Sabtu, 21 April 2018 06:17

Pajak Rp 230 Miliar Berpotensi Menguap

JAKARTA   -   Hasil risetCenter of Reform on Economics (CORE) menyebutkan, industri makanan…

Sabtu, 21 April 2018 06:16

Rupiah Terdepresiasi, Dana Asing Kembali Masuk

JAKARTA   -  Sentimen dari Amerika Serikat (AS) dan sentimen global masih memengaruhi…

Sabtu, 21 April 2018 06:13

Laba Kimia Farma Tumbuh 22 Persen

JAKARTA  -  Perusahaan industri farmasi PT Kimia Farma memastikan akan membagikan dividen…

Jumat, 20 April 2018 06:45

Pengembang Kencangkan Ikat Pinggang

BALIKPAPAN – Momen peningkatan konsumsi saat Ramadan tampaknya tak berlaku pada sektor properti.…

Jumat, 20 April 2018 06:43

KABAR BAIK !!! Stok Pangan Aman Sampai Enam Bulan

SAMARINDA – Serangkaian operasi pasar dan rapat koordinasi daerah (rakorda) menunjukkan bahwa…

Jumat, 20 April 2018 06:41

Tak Hanya Standar Teknis, PS4 Juga Penting

BALIKPAPAN  -  PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kembali menegaskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .