MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:02
Indeks Kepercayaan Konsumen Membaik
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Hasil survei Nielsen menyebutkan adanya penurunan indeks kepercayaan konsumen Indonesiapada kuartal IV 2017 lalu. Meski begitu, tren konsumsi untuk tahun ini diyakini masih akan membaik, sehingga bisa dimanfaatkan penyedia produk untuk melakukan pendekatan pasar.

Indonesia mencatatkan penurunan indeks 2 poin, dari 127 menjadi 125 pada kuartal IV tahun lalu. Meski menurun, posisi itu adalah yang terbaik ketiga untuk negara Asia Pasifik. Dari kawasan ini, Indonesia hanya kalah dari Filipina dan India, dengan indeks masing-masing 131 dan 130.

Managing Director Nielsen Indonesia Agus Nurudin mengatakan, tren indeks kepercayaan konsumen dipengaruhi tiga faktor. Yakni prospek lapangan kerja, kondisi keuangan pribadi, dan keinginan untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan.

Di Indonesia, prospek lapangan kerja pada akhir 2017 menyusut ke level 75 persen, dari semula 70 persen. Kondisi keuangan pribadi stabil di level 68 persen karena masyarakat memiliki kesadaran untuk menabung.

Menariknya, intensi untuk berbelanja naik dari 56 persen menjadi 60 persen. Pertumbuhan indikatornya malah lebih tinggi dibandingkan Filipina dan India yang berada di peringkat teratas.

“Sebanyak 60 persen konsumen menilai bahwa waktu 12 bulan ke depan adalah waktu yang baik untuk mereka berbelanja hal-hal yang mereka inginkan dan butuhkan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, belum lama ini.

Indikator intensi belanja dianggap menjadi peluang bagi para pemilik merek untuk meningkatkan kedekatan dengan konsumen. Berdasarkan data Nielsen beberapa waktu lalu, penjualan barang konsumsi selama periode Januari-September 2017 hanya tumbuh 2,7 persen, melanjutnya tren perlambatan penjualan barang konsumen bergerak cepat (fast moving consumer goods/FMCG) yang tahun sebelumnya hanya tumbuh 7,7 persen. Atau di bawah rerata penjualan tahunan 11 persen selama 10 tahun terakhir.

Sebelumnya, survei penjualan eceran Bank Indonesia (BI) menunjukkan penjualan ritel kuartal I 2018 hanya tumbuh sebesar 0,5 persen secara tahunan. Angka ini melambat dibandingkan kuartal IV 2017 yang tumbuh 1,8 persen, maupun periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4,8 persen. Perlambatan penjualan ritel disebabkan kontraksi penjualan komoditas peralatan informasi dan komunikasi, serta komoditas perlengkapan rumah tangga lain yang masing-masing menyusut hingga 12,6 persen dan 4,4 persen. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 07:06

Tahun Politik, BI Jamin Temuan Uang Palsu Turun

SAMARINDA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim bertekad menekan…

Rabu, 23 Januari 2019 07:03

Pengusaha Mamin Keluhkan Masalah Gula Lokal

JAKARTA - Penggunaan gula rafinasi impor untuk industri makanan dan…

Rabu, 23 Januari 2019 07:02

Pemerintah Diminta Benahi Masalah dari Hulu

JAKARTA - Pemerintah masih terus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan…

Selasa, 22 Januari 2019 06:53

Kenaikan Harga Diklaim Wajar

BALIKPAPAN - Otoritas bandara berencana mengajukan perubahan tarif batas atas…

Selasa, 22 Januari 2019 06:47

Produksi Udang Windu Dituntut Meningkat

SAMARINDA - Udang windu Kaltim saat ini menjadi andalan Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 06:45

Perjuangkan Bea Masuk Ekspor Perhiasan 0 Persen

JAKARTA – Industri perhiasan masih menjadi salah satu andalan untuk…

Selasa, 22 Januari 2019 06:41

Inka Ekspor Gerbong ke Bangladesh

SURABAYA – Kebutuhan sarana transportasi kereta di berbagai negara masih…

Selasa, 22 Januari 2019 06:40

2020, Target Kirim 30,3 Juta Ton Batu Bara

PALEMBANG - PT Bukit Asam (BA) Tbk terus meningkatkan pengiriman…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

PGN Optimistis Capai 244.043 Pelanggan

JAKARTA - Setelah resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina…

Selasa, 22 Januari 2019 06:39

Maret, VietJet Air Buka Rute Vietnam-RI

JAKARTA - Maskapai penerbangan asal Vietnam, VietJet Air akan membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*