MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:01
Jonan: Tolak Pembangunan PLTU di Pulau Jawa
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Pemerintah menegaskan sikap untuk membatasi jumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan energi batu bara. Untuk tahap awal, Menteri Energi dan Sumber Data Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan tak ada lagi pembangunan infrastruktur tersebut di Pulau Jawa.

Kontrol ketat ini tak lepas dari upaya pemerintah menyesuaikan perubahan iklim di Indonesia. Di Pulau Jawa, kata Jonan, tak ada lagi lelang, commissioning ataupun penandatangan untuk PLTU Batu Bara.

“Kita tidak ingin memperburuk polusi udara. Kita dorong para pelaku tambang membangun PLTU mulut tambang. Itu dapat dilakukan di Sulawesi Tenggara dan Kalimantan,” katanya saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Miner-Mineral Processing 2018 di Jakarta, Rabu (11/4) lalu.

Jonan juga menekankan, isu lingkungan merupakan fokus utama yang harus disinergikan dengan kebijakan sektor ESDM. “Saat ini kita fokus pada isu lingkungan. Tak seorangpun bisa menghindar dari isu tersebut,” ujarnya.

Bahkan, Jonan siap memberi sanksi tegas jika ada perusahaan maupun individu yang mencoba melanggar isu lingkungan. Untuk itu, perusahaan sektor pertambangan dituntut menyesuaikan aktivitasnya. “Silahkan review isu lingkungan di perusahaan Anda,” imbaunya.

Jonan juga mengingatkan agar pengelolaan sumber daya mineral tidak lagi hanya dijadikan komoditas dagang. “Kita tidak hanya mengejar pendapatan royalti, namun ditujukan sebagai modal pembangunan,” tegasnya.

Guna mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan menjamin kepada para penanam modal tambang untuk menjaga stabilitas peraturan. “Saya paham, perhatian utama para investor adalah stabilitas regulasi,” tegasnya. (int/lp6/man2)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 06:26

Kaltim Butuh Lebih Banyak PLB

BALIKPAPAN  -  Kaltim dinilai tak cukup mengandalkan skema direct call untuk memaksimalkan…

Sabtu, 21 April 2018 06:25

GELIAT EKONOMI !!! Setahun, 468 Restoran Baru

SAMARINDA  -  Restoran menjadi salah satu bisnis menjanjikan di Kaltim. Setidaknya, itu tergambar…

Sabtu, 21 April 2018 06:23

Produk Kebutuhan Ramadan Sudah Datang

BERDESAKAN  untuk berbelanja kebutuhan konsumsi selama Ramadan sudah tak perlu dilakukan. Produk…

Sabtu, 21 April 2018 06:19

Cuti Panjang Lebaran Tak Sepenuhnya Buruk

JAKARTA  –   Langkah pemerintah menambah cuti bersama untuk libur Lebaran dinilai bisa…

Sabtu, 21 April 2018 06:17

Pajak Rp 230 Miliar Berpotensi Menguap

JAKARTA   -   Hasil risetCenter of Reform on Economics (CORE) menyebutkan, industri makanan…

Sabtu, 21 April 2018 06:16

Rupiah Terdepresiasi, Dana Asing Kembali Masuk

JAKARTA   -  Sentimen dari Amerika Serikat (AS) dan sentimen global masih memengaruhi…

Sabtu, 21 April 2018 06:13

Laba Kimia Farma Tumbuh 22 Persen

JAKARTA  -  Perusahaan industri farmasi PT Kimia Farma memastikan akan membagikan dividen…

Jumat, 20 April 2018 06:45

Pengembang Kencangkan Ikat Pinggang

BALIKPAPAN – Momen peningkatan konsumsi saat Ramadan tampaknya tak berlaku pada sektor properti.…

Jumat, 20 April 2018 06:43

KABAR BAIK !!! Stok Pangan Aman Sampai Enam Bulan

SAMARINDA – Serangkaian operasi pasar dan rapat koordinasi daerah (rakorda) menunjukkan bahwa…

Jumat, 20 April 2018 06:41

Tak Hanya Standar Teknis, PS4 Juga Penting

BALIKPAPAN  -  PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kembali menegaskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .