MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:01
Kinerja Keuangan Syariah Terus Menanjak
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan bank syariah pada Februari 2017 mencapai Rp 289,99 triliun. Jumlah tersebut naik 14,76 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan pembiayaan ini berasal dari 13 bank umum syariah, 21 unit usaha syariah (UUS), dan 167 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah di Indonesia.  Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan berjalannya fungsi intermediasi dan sehatnya keuangan industri keuangan dengan format transaksi khusus ini.

“Setelah industri perbankan syariah melewati masa konsolidasi, kondisi perbankan syariah hingga Februari 2018 menunjukkan kondisi yang positif,” ujar Wimboh di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara OJK dengan Komisi XI DPR, Rabu (11/4).

Menurut Wimboh, aset perbankan syariah pada Februari 2018 mencapai Rp 429,36 triliun. Tumbuh 20,65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan aset tersebut seiring pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 18,1 persen menjadi Rp 339,05 triliun.

Rasio keuangan perbankan syariah, menurut Wimboh, juga terpantau dalam kondisi baik. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) terjaga sebesar 18,62 persen.

Sementara itu, rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financial/NPF) tercatat sebesar 4,31 persen. Posisi itu masih di bawah ambang batas aman OJK sebesar 5 persen.

“Bahkan, dua bulan pertama di tahun ini, jumlah rekening meningkat sebanyak 560 ribu rekening dari posisi Desember tahun lalu. Kondisi itu didukung meningkatnya jumlah kantor beberapa bank umum syariah maupun unit usaha syariah,” terangnya.

Kendati kondisi industri perbankan syariah secara umum terbilang sehat, Wimboh menyebut, pihaknya terus menyiapkan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan bank syariah di dalam negeri. Setidaknya, ada tiga jurus untuk mendongkrak pertumbuhan industri bank syariah.

Pertama, menguatkan kelembagaan bank syariah di dalam negeri. “Hal ini terdiri dari penguatan permodalan, penanganan aset bermasalah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi, serta mendorong merger dan akuisisi,” terangnya.

Kedua, meningkatkan kontribusi perbankan syariah terhadap ekonomi melalui kerja sama dengan lembaga syariah di Indonesia. Termasuk memungkinkan terjadinya kolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis layanan keuangan (financial technology/fintech). “Kami juga meningkatkan model pembiayaan dengan sistem kluster,” imbuh dia.

Ketiga, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Caranya, meningkatkan edukasi yang lebih besar dampaknya kepada masyarakat. Selain itu, dengan mengembangkan produk keuangan syariah yang sesuai kebutuhan masyarakat. (int/cn/man/k15)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 07:03

Sistem Kliring di Balikpapan Melejit

BALIKPAPAN - Meski sempat anjlok pada Juni lalu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan sepanjang…

Selasa, 21 Agustus 2018 07:00

Makin Sexy dengan Lexi

BALIKPAPAN – Pencinta otomotif di Tanah Air antusias menyambut hadirnya Yamaha Lexi. Diluncurkan…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:57

Rupiah Bertahan di Zona Hijau

JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:56

APBD 2018 Diprediksi Surplus 32 Persen

SAMARINDA - Anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) Kaltim diprediksi mengalami surplus 32,1 persen.…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:54

Pilih Ekspor untuk Perkuat Devisa

SAMARINDA - Pemerintah berupaya menerapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20) pada 1 September…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:53

Harga Tiket Pesawat Merangkak Naik

BALIKPAPAN - Momentum Hari Raya Iduladha memaksa para pemudik harus merogoh kocek lebih dalam. Sejak…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:51

Perkuat Ekspor Pasar Timur Tengah

JAKARTA – Ekonomi Indonesia sedang dalam proses transisi. Satu tahapan menuju negara berbasis…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:50

Industri Sepatu Minta Kaji PPh Impor

SURABAYA – Pengusaha alas kaki di Tanah Air meminta pemerintah mengkaji ulang pajak penghasilan…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:49

Pengusaha Lebih Banyak Dilibatkan

JAKARTA – Pemerintah punya pekerjaan rumah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2019. Asosiasi…

Selasa, 21 Agustus 2018 06:49

Pembangkit 35 Ribu MW Beroperasi 7 Persen

KEPULAUAN SANGIHE - PT PLN (Persero) terus mengejar penyelesaian proyek jumbo pembangkit listrik 35…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .