MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:01
Kinerja Keuangan Syariah Terus Menanjak
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan bank syariah pada Februari 2017 mencapai Rp 289,99 triliun. Jumlah tersebut naik 14,76 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan pembiayaan ini berasal dari 13 bank umum syariah, 21 unit usaha syariah (UUS), dan 167 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah di Indonesia.  Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan berjalannya fungsi intermediasi dan sehatnya keuangan industri keuangan dengan format transaksi khusus ini.

“Setelah industri perbankan syariah melewati masa konsolidasi, kondisi perbankan syariah hingga Februari 2018 menunjukkan kondisi yang positif,” ujar Wimboh di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara OJK dengan Komisi XI DPR, Rabu (11/4).

Menurut Wimboh, aset perbankan syariah pada Februari 2018 mencapai Rp 429,36 triliun. Tumbuh 20,65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan aset tersebut seiring pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 18,1 persen menjadi Rp 339,05 triliun.

Rasio keuangan perbankan syariah, menurut Wimboh, juga terpantau dalam kondisi baik. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) terjaga sebesar 18,62 persen.

Sementara itu, rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financial/NPF) tercatat sebesar 4,31 persen. Posisi itu masih di bawah ambang batas aman OJK sebesar 5 persen.

“Bahkan, dua bulan pertama di tahun ini, jumlah rekening meningkat sebanyak 560 ribu rekening dari posisi Desember tahun lalu. Kondisi itu didukung meningkatnya jumlah kantor beberapa bank umum syariah maupun unit usaha syariah,” terangnya.

Kendati kondisi industri perbankan syariah secara umum terbilang sehat, Wimboh menyebut, pihaknya terus menyiapkan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan bank syariah di dalam negeri. Setidaknya, ada tiga jurus untuk mendongkrak pertumbuhan industri bank syariah.

Pertama, menguatkan kelembagaan bank syariah di dalam negeri. “Hal ini terdiri dari penguatan permodalan, penanganan aset bermasalah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi, serta mendorong merger dan akuisisi,” terangnya.

Kedua, meningkatkan kontribusi perbankan syariah terhadap ekonomi melalui kerja sama dengan lembaga syariah di Indonesia. Termasuk memungkinkan terjadinya kolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis layanan keuangan (financial technology/fintech). “Kami juga meningkatkan model pembiayaan dengan sistem kluster,” imbuh dia.

Ketiga, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Caranya, meningkatkan edukasi yang lebih besar dampaknya kepada masyarakat. Selain itu, dengan mengembangkan produk keuangan syariah yang sesuai kebutuhan masyarakat. (int/cn/man/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:00

Investor AS Bidik Kos Eksklusif-Healthcare

SURABAYA –  Potensi bisnis real-estate dan healthcare services (layanan kesehatan) di Indonesia…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:57

Begini Strategi Bankaltimtara Syariah Dongkrak Pangsa Pasar

SAMARINDA- Bankaltimtara Syariah terus berusaha meningkatkan sektor ekonomi syariah di Kalimantan Timur.…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:02

Risiko Perbankan Syariah Aman

SAMARINDA - Risiko kredit dan likuiditas perbankan syariah berada pada level yang aman dan lebih rendah…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:01

Perluas Pasar Hasil Laut secara Daring

BALIKPAPAN – Setahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggencarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .