MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 05:01
Kinerja Keuangan Syariah Terus Menanjak
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan bank syariah pada Februari 2017 mencapai Rp 289,99 triliun. Jumlah tersebut naik 14,76 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan pembiayaan ini berasal dari 13 bank umum syariah, 21 unit usaha syariah (UUS), dan 167 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah di Indonesia.  Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan berjalannya fungsi intermediasi dan sehatnya keuangan industri keuangan dengan format transaksi khusus ini.

“Setelah industri perbankan syariah melewati masa konsolidasi, kondisi perbankan syariah hingga Februari 2018 menunjukkan kondisi yang positif,” ujar Wimboh di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara OJK dengan Komisi XI DPR, Rabu (11/4).

Menurut Wimboh, aset perbankan syariah pada Februari 2018 mencapai Rp 429,36 triliun. Tumbuh 20,65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan aset tersebut seiring pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 18,1 persen menjadi Rp 339,05 triliun.

Rasio keuangan perbankan syariah, menurut Wimboh, juga terpantau dalam kondisi baik. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) terjaga sebesar 18,62 persen.

Sementara itu, rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financial/NPF) tercatat sebesar 4,31 persen. Posisi itu masih di bawah ambang batas aman OJK sebesar 5 persen.

“Bahkan, dua bulan pertama di tahun ini, jumlah rekening meningkat sebanyak 560 ribu rekening dari posisi Desember tahun lalu. Kondisi itu didukung meningkatnya jumlah kantor beberapa bank umum syariah maupun unit usaha syariah,” terangnya.

Kendati kondisi industri perbankan syariah secara umum terbilang sehat, Wimboh menyebut, pihaknya terus menyiapkan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan bank syariah di dalam negeri. Setidaknya, ada tiga jurus untuk mendongkrak pertumbuhan industri bank syariah.

Pertama, menguatkan kelembagaan bank syariah di dalam negeri. “Hal ini terdiri dari penguatan permodalan, penanganan aset bermasalah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi, serta mendorong merger dan akuisisi,” terangnya.

Kedua, meningkatkan kontribusi perbankan syariah terhadap ekonomi melalui kerja sama dengan lembaga syariah di Indonesia. Termasuk memungkinkan terjadinya kolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis layanan keuangan (financial technology/fintech). “Kami juga meningkatkan model pembiayaan dengan sistem kluster,” imbuh dia.

Ketiga, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Caranya, meningkatkan edukasi yang lebih besar dampaknya kepada masyarakat. Selain itu, dengan mengembangkan produk keuangan syariah yang sesuai kebutuhan masyarakat. (int/cn/man/k15)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 06:50

Pasokan Turun, Harga Sayuran Melejit

BALIKPAPAN - Ombak besar akibat cuaca buruk yang terjadi pada…

Selasa, 15 Januari 2019 06:41

IHEx Kaltim Terkontraksi Minus 4,5 Persen

SAMARINDA - Meski tidak sedalam perkiraan sebelumnya, indeks harga komoditas…

Selasa, 15 Januari 2019 06:41

Incar Kerja Sama Migas di Timur Tengah

JAKARTA – Pemerintah berupaya meningkatkan investasi subsektor minyak dan gas…

Selasa, 15 Januari 2019 06:40

Pajak e-Commerce Masih Moderat

JAKARTA – Keluarnya PMK Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas…

Selasa, 15 Januari 2019 06:37

Bisnis Travel Panen di Awal Tahun

SURABAYA – Awal tahun ini menjadi momen positif bagi bisnis…

Selasa, 15 Januari 2019 06:36

Berdayakan UKM Kuliner Lokal

SURABAYA - Pasar usaha kecil dan menengah (UKM) bidang kuliner…

Selasa, 15 Januari 2019 06:36

Hero Tutup 26 Gerai, Rumahkan 532 Karyawan

JAKARTA - PT Supermarket Tbk (Hero Group) memilih melakukan efisiensi…

Selasa, 15 Januari 2019 06:35

Tahap I, Pemerintah Lelang Lima Blok Migas

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana…

Selasa, 15 Januari 2019 06:35

PEP Asset 4 Lampaui Target Produksi

JAKARTA - Pertamina EP (PEP) Asset 4 membukukan kinerja positif…

Senin, 14 Januari 2019 06:42

Citilink Siapkan Skema Bagasi Berbayar

BALIKPAPAN - Setelah Lion Air dan Wings Air mulai menyosialisasikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*