MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 13 April 2018 11:16
JADI VIRAL, Tambang di Lawe-Lawe Stop Beroperasi

Telusuri Status Kawasan

-

PROKAL.CO, PENAJAM- Kawasan di lokasi dugaan tambang ilegal di Km 11, Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dipastikan bukan hutan kota. Dengan begitu, aktivitas tersebut belum bisa dipastikan ilegal. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU Wahyudi Nuryadi.

Dia mengatakan, lokasi kegiatan penambangan tidak masuk kawasan hutan kota yang telah ditunjuk bupati PPU. Berdasar Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 593.33/223/2012 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Kota di PPU.

SK Bupati yang ditandatangani pada 22 November 2012 menetapkan hanya ada lima hutan kota di PPU. Yakni, Hutan Kota Nipah-Nipah di Kelurahan Nipahnipah Kecamatan Penajam seluas 15 hektare. Lalu Hutan Kota Sesulu di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, seluas 15 hektare.

Kemudian Hutan Kota Lawe-Lawe di Kelurahan Lawe-Lawe Kecamatan Penajam seluas 10 hektare dan Hutan Kota Nenang di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, 15 hektare. Selain itu, ada hutan kota dengan luasan terbesar, yakni Hutan Kota Labangka di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, 30 hektare. “Penambangan di Lawe-Lawe tak masuk Hutan Kota Lawe-Lawe,” terangnya kemarin.

Sementara itu, Hartono, juru bicara Indriani mengklarifikasi bahwa investor penambangan di Lawe-Lawe bukan Indriani. “Bu Indri (Indriani) dalam tambang di Lawe-Lawe hanya orang yang mengoordinasikan. Bukan investor,” tegasnya.

Dia menyatakan, tambang tersebut sudah berhenti sebulan belakangan ini. Namun, pihaknya belum bisa mengeluarkan alat berat dari lokasi tambang. Hartono menyebut, dalam waktu dekat, dua ekskavator di lokasi tambang akan dikeluarkan. “Kami sudah rugi dari menyewa alat berat itu,” bebernya. (*/kip/iza/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…

Senin, 24 September 2018 12:48

Warga Kampung Ongko Asa Minta Aparat Tangkap Pelaku Ilegal Mining di Kampung Mereka

BARONG TONGKOK- Kasus illegal mining yang terjadi di Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .