MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 13 April 2018 11:09
Kasus Hibah Rp 18 M di Tiga Yayasan
Mantan Kadisdik Ngaku Tak Tahu

Terdakwa Sebut Mereka Turut Tanda Tangan

Musyahrim

PROKAL.CO, SAMARINDA – Lima pejabat dan mantan pejabat dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim bersaksi di Pengadilan Tipikor Samarinda, kemarin (12/4), terkait penyelewengan hibah Rp 18,4 miliar di tiga yayasan di Kutai Barat (Kubar). Mereka adalah Musyahrim, Rustinah, Basmen Nainggolan, Heriansyah, Widada.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Hongkun Otoh, kelima saksi itu mengaku tak tahu jika dirinya masuk tim monitoring dan visitasi di Disdik Kaltim. “Kami baru tahu saat perkara ini diperiksa kejaksaan,” ucap mereka di persidangan kemarin.

Selain mereka, ada satu saksi lagi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Indra Rivani dan Angga Wardana. Yakni, Abdul Wahab, pensiunan PNS di Biro Sosial Pemprov Kaltim. Keenam orang itu dihadirkan bersaksi untuk terdakwa Thomas Susadya alias Tedja (ketua tiga yayasan) dan Fathurakhman (ketua tim visitasi dan monitoring hibah di Disdik Kaltim).

Keberadaan tim visitasi bukannya tak mereka ketahui, hanya, para saksi itu tak mengetahui jika mereka turut masuk dalam surat keputusan (SK) yang dibentuk Biro Sosial Pemprov Kaltim. Tugas tim ini pun diakui hanya berkutat dalam visitasi dan monitoring proposal hibah yang diteruskan dari biro sosial.

“Umumnya, proposal permohonan (hibah) itu diajukan ke tiga tempat. DPRD, biro sosial, dan Bappeda. Dari sana barulah dikumpulkan ke Biro Sosial untuk diteruskan ke instansi yang sesuai bidang kegiatan pemohon,” ucap Musyahrim.

Mantan kepala Disdik Kaltim itu menuturkan, permohonan hibah yang berlatar pendidikan diteruskan ke Disdik. Tapi, lanjut dia, hanya untuk penentuan rekomendasi kelayakan menerima hibah. Nah, di sinilah peran tim visitasi dan monitoring. Hasil tim pasti berbentuk rekomendasi, namun mereka tak mengetahui jika beberapa rapat bersama Fathurahkman membahas rekomendasi itu merupakan rapat tim. Alasannya, mereka baru tahu ada SK itu saat perkara ini mulai diselidiki Korps Adhyaksa.

Namun, Fathurahkman mengkritik keterangan sejawatnya itu. Menurut dia, mereka turut menandatangani berita acara rapat tersebut. Ketua Majelis Hakim Hongkun Otoh sempat mempertanyakan tinjauan lapangan tim itu untuk menerbitkan rekomendasi. Namun, Musyahrim mengatakan, hanya penelahaan berkas. “Tak perlu sampai tinjau lokasi, saya rasa,” jelasnya.

Diketahui, dua terdakwa ini tersandung dalam hibah dengan total Rp 18,4 miliar yang diterima tiga yayasan, yakni yakni Yayasan Pendidikan Sekar Alamanda (YPSA) senilai Rp 7,9 miliar, Yayasan Pendidikan Permata Bumi Sendawar (YP2BS) sebesar Rp 4,4 miliar, dan Yayasan Pendidikan Sendawar Sejahtera (YPSS) senilai Rp 6 miliar.

JPU bahkan mendakwa terdapat kerugian total loss atas penyaluran hibah itu karena Tedja dinilai telah memanipulasi laporan pertanggungawaban. (*/ryu/kri/k8)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*