MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 13 April 2018 11:06
Polisi Didesak Tuntaskan Tambang Ilegal, Berani atau Tidak ?
BERMASALAH: Salah satu titik tambang batu baru di Kelurahan Harapan Baru yang diduga ilegal.

PROKAL.CO, SAMARINDA Mencuatnya beberapa titik aktivitas penambangan batu bara yang diduga ilegal, mengundang perhatian kalangan akademisi. Mantan Dekan Fakultas Hukum Unmul Ivan Zailani Lisi menilai, kinerja instansi terkait lamban. Bahkan, terkesan ada pembiaran.

Menurut dia, polisi seharusnya bergerak cepat mengusut masalah tersebut untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab. “Cukup mudah kok, tambang itu bukan urusan sehari-dua hari. Jadi tidak mungkin rasanya tidak bisa diketahui siapa pelakunya,” ujar Ivan.

Seharusnya, lanjut Ivan, polisi bisa memeriksa dari beberapa izin usaha pertambangan (IUP) yang diterbitkan dari instansi terkait. Dalam perkara tersebut, perkara tambang ilegal bak salat lima waktu di agama Islam. “Wajib hukumnya diselidiki,” tegasnya.

Dia tak ingin, masyarakat memiliki pemikiran tersendiri jika kasus tersebut tak diusut dengan serius. “Jangan buat masyarakat berpikiran negatif ke polisi,” ungkapnya.

Jadi, ketika tak terlihat pergerakan dari polisi, masyarakat mengindikasikan ada pembiaran dan keberpihakan aparat penegak hukum. Selain polisi, pemerintah daerah harus punya fungsi kontrol yang kuat.  “Disampaikan juga ke masyarakat,” jelasnya.

Jangan karena kekurangan personel jadi alasan semakin marak tambang ilegal. “Apalagi main kucing-kucingan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, kasat Reskrim Polresta Samarinda menyebut, polisi tak mengabaikan kasus tambang ilegal. “Kan sudah ada tim satuan tugas, gabungan dari pemerintah dan kepolisian, dan sekarang masih berjalan,” ujarnya.

Perwira melati satu itu juga membantah disebut melakukan pembiaran. Pasalnya, dari lokasi di Harapan Baru, polisi sudah melakukan penutupan untuk aktivitas tambang. Polisi kini menunggu laporan masyarakat yang merasa semakin terancam dengan dugaan tambang ilegal. (*/dra/kri/k8)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 11:54

Rekreasi Sekaligus Edukasi untuk Anak

MELEPAS penat dengan berinteraksi langsung pada hewan ternak tak perlu lagi jauh-jauh ke luar kota.…

Kamis, 19 Juli 2018 10:52
Perkembangan Bursa Wawali Samarinda

“Kalau Demokrat, Kami Tolak”

Jabatan wawali Samarinda bakal jadi rebutan. Partai NasDem mengusung Saefuddin Zuhri dan PKS menjagokan…

Kamis, 19 Juli 2018 10:51

PKL Menjamur, Satpol PP Disorot

SAMARINDA–Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin geram dengan pedagang kaki…

Kamis, 19 Juli 2018 10:50

Pria Tewas Tersetrum di Atap Masjid

SAMARINDA–Warga Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, mendadak…

Rabu, 18 Juli 2018 10:32

Pimpinan Termuda Partai Se-Indonesia

TANA PASER – Meski terlahir bukan dari keluarga politikus, Priyan Dita Arie Sandy sejak duduk…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Psikolog Rekomendasikan Observasi

SAMPAI kemarin (17/7), kepolisian masih menelusuri penyebab timbulnya aksi brutal Sarifuddin, dua hari…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Belum Bisa Disebut Gangguan Jiwa

Kejadian yang menimpa Muhammad Riharja (38), membuat masyarakat Benua Etam terenyuh dan geram. Entah…

Rabu, 18 Juli 2018 10:08

Dimakamkan di Kampung Halaman

MUHAMMAD Riharja (38) sudah dikebumikan di kampung halamannya, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara),…

Selasa, 17 Juli 2018 23:22

Kini, Daftar Perkara Cukup Lewat Online

SAMARINDA – Transparansi harus terus digaungkan, lembaga peradilan pun harus terus mengedepankan…

Selasa, 17 Juli 2018 10:44

Gerindra Lagi Seksi, Target Menang di Kaltim

SAMARINDA - Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun memastikan semua daerah pemilihan (dapil) telah memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .