MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 13 April 2018 11:06
Polisi Didesak Tuntaskan Tambang Ilegal, Berani atau Tidak ?
BERMASALAH: Salah satu titik tambang batu baru di Kelurahan Harapan Baru yang diduga ilegal.

PROKAL.CO, SAMARINDA Mencuatnya beberapa titik aktivitas penambangan batu bara yang diduga ilegal, mengundang perhatian kalangan akademisi. Mantan Dekan Fakultas Hukum Unmul Ivan Zailani Lisi menilai, kinerja instansi terkait lamban. Bahkan, terkesan ada pembiaran.

Menurut dia, polisi seharusnya bergerak cepat mengusut masalah tersebut untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab. “Cukup mudah kok, tambang itu bukan urusan sehari-dua hari. Jadi tidak mungkin rasanya tidak bisa diketahui siapa pelakunya,” ujar Ivan.

Seharusnya, lanjut Ivan, polisi bisa memeriksa dari beberapa izin usaha pertambangan (IUP) yang diterbitkan dari instansi terkait. Dalam perkara tersebut, perkara tambang ilegal bak salat lima waktu di agama Islam. “Wajib hukumnya diselidiki,” tegasnya.

Dia tak ingin, masyarakat memiliki pemikiran tersendiri jika kasus tersebut tak diusut dengan serius. “Jangan buat masyarakat berpikiran negatif ke polisi,” ungkapnya.

Jadi, ketika tak terlihat pergerakan dari polisi, masyarakat mengindikasikan ada pembiaran dan keberpihakan aparat penegak hukum. Selain polisi, pemerintah daerah harus punya fungsi kontrol yang kuat.  “Disampaikan juga ke masyarakat,” jelasnya.

Jangan karena kekurangan personel jadi alasan semakin marak tambang ilegal. “Apalagi main kucing-kucingan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, kasat Reskrim Polresta Samarinda menyebut, polisi tak mengabaikan kasus tambang ilegal. “Kan sudah ada tim satuan tugas, gabungan dari pemerintah dan kepolisian, dan sekarang masih berjalan,” ujarnya.

Perwira melati satu itu juga membantah disebut melakukan pembiaran. Pasalnya, dari lokasi di Harapan Baru, polisi sudah melakukan penutupan untuk aktivitas tambang. Polisi kini menunggu laporan masyarakat yang merasa semakin terancam dengan dugaan tambang ilegal. (*/dra/kri/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 13:00

Bayar Buat SIM di Polres Samarinda, Kini Bisa Pakai Go Pay

SAMARINDA - Gojek, penyedia layanan berbasis aplikasi menjalin koloborasi dengan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:41

All Out Lindungi SK Gubernur

PARA pemohon intervensi itu menilai, posisi kelima dewan yang mencengkeram…

Rabu, 16 Januari 2019 09:06

Bankaltimtara Klaim Kuasai 19,27% DPK se Kaltim

SAMARINDA  - Bankaltimtara mengklaim telah menguasai 19,27% total Dana Pihak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:38

Ramai-Ramai Ajukan Intervensi

SAMARINDA–Tensi tinggi masih menaungi kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota…

Selasa, 15 Januari 2019 10:37

Jangan Hanya Jadi Pajangan

SAMARINDA–Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengurangan…

Selasa, 15 Januari 2019 10:36

Antisipasi Jalur Air

SAMARINDA–Transportasimanusia dan barang melalui jalur air jadi salah satu titik…

Selasa, 15 Januari 2019 10:35

Menjarah Motor di Tempat Ibadah

SAMARINDA–Sebulan terakhir, tempat ibadah seolah jadi sasaran empuk pelaku kejahatan.…

Selasa, 15 Januari 2019 10:35

Telusuri hingga Identitas Pelanggan

SAMARINDA–Terselubung dan rapi. Itu jadi pola gerakan bisnis gelap prostitusi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:01

Gubernur Hadir di Rakor OPD, Ini Pesannya

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor memberi sejumlah pesan kepada…

Selasa, 15 Januari 2019 08:00

Akhirnya Ngga Jadi Mangkrak..!! Museum Samarinda Dibuka 25 Februari

SAMARINDA  - Museum Samarinda di samping Taman Samarendah, akan diluncurkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*