MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 13 April 2018 08:35
Pipa Putus Batal Diangkat

Proses Hukum Tak Ada Intervensi

SILATURAHMI TERTUTUP: Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik saat diwawancarai awak media di markas Polda Kaltim, kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Penyelidikan putusnya pipa bawah laut sebagai jalur minyak mentah kilang Balikpapan Pertamina RU V menuju Centralized Crude Terminal (CCT) Lawe-Lawe, Penajam Paser Utara (PPU) terus dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim.

Pipa berdiameter kurang lebih 20 inci, ketebalan 12 mm,  diduga putus itu, rencananya Kamis (12/4) akan diangkat ke permukaan oleh Pertamina disaksikan langsung penyidik. Namun pengangkatan batal dilakukan.

“Benar, batal,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani. Penyebabnya, sesuai informasi dari Pertamina, ada kendala teknis, yakni kapal crane yang akan digunakan mengangkat pipa belum tiba di Balikpapan.

Proses penyelidikannya, hingga kini sudah lebih 42 orang saksi telah dimintai keterangan. Namun, penyidik belum meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Mengingat akan memeriksa pula penyebab pipa putus bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Surabaya.

Saksi itu mulai masyarakat, keluarga korban, anak buah kapal MV Ever Judger, Pelindo serta Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Balikpapan. Mantan Wakapolres Balikpapan ini menambahkan, Polda juga bakal mendatangkan ahli. “Tentunya ahli berkaitan dengan migas. Penyebab pipa putus juga diperiksa ahli,” paparnya.

Putusnya pipa di kedalaman 20-25 meter ini  diperkirakan tumpahan minyak puluhan ribu ton mencemari Teluk Balikpapan, hingga lima nelayan tewas akibat terjebak api berkobar.

“Kalau sudah ada korban, tentunya ada dugaan pidana. Ini yang sedang kami telusuri dan dikumpulkan fakta hukum,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan laboratorium tadi dapat mendukung pula penyelidikan di lapangan. Seperti pemeriksaan saksi dan ahli. “Sehingga, semua sesuai fakta hukum,” urainya.

Penyidik sendiri telah menyiapkan dugaan pelanggaran hukum bagi para pelaku. Yakni Pasal 99 ayat 1, 2, dan 3 UU No 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pelanggarannya, setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun.

Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 mengakibatkan orang luka dan/atau bahaya kesehatan manusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2  tahun dan paling lama enam tahun.

Sedangkan ayat 3, mengakibatkan orang luka berat atau mati, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3  tahun dan paling lama 9 tahun.

TIDAK ADA INTERVENSI

Sementara itu, siang kemarin, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik berkunjung ke markas Polda Kaltim, Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan. Kedatangannya disambut Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto bersama sejumlah pejabat utamanya.

Pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam ini, menurut Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, hanya silaturahmi. “Silaturahmi saja. Tidak ada intervensi soal perkara tumpahan minyak,” ungkapnya. (aim/one/k15)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 07:32

Pemkot Belum Sepakat soal Jembatan Tol Laut

BALIKPAPAN – Rencana pembangunan jembatan tol laut Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) memang…

Jumat, 18 Mei 2018 08:18
Persiapan RDMP, Tahap Awal Latih 420 Pencari Kerja

Pendaftaran Sertifikasi HSE Dibuka

BALIKPAPAN - Yang ditunggu-tunggu para pencari kerja (pencaker) di Balikpapan dan Kaltim akhirnya tiba.…

Jumat, 18 Mei 2018 08:17
Kemelut Taksi Online Masuk Bandara

Pemerintah Sediakan Pilihan Angkutan

BALIKPAPAN – Meski keberadaan taksi online sudah cukup lama di Kota Minyak, kenyataannya transportasi…

Jumat, 18 Mei 2018 08:11

Dua Calon Jamaah Haji Meninggal

BALIKPAPAN - Jumlah kuota calon jamaah haji Balikpapan tahun 2018 mencapai 530 orang. Dari jumlah tersebut,…

Jumat, 18 Mei 2018 08:00

Ada THM Buka saat Ramadan, Laporkan!

BALIKPAPAN -  Polda Kaltim mengimbau para pengusaha tempat hiburan malam (THM) menaati peraturan…

Kamis, 17 Mei 2018 08:48

November, Belanja Modal Ditarget Rampung

BALIKPAPAN – Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tengah dalam sorotan. Hal ini, melihat…

Kamis, 17 Mei 2018 08:45
Kakek 64 Tahun Cabuli Bocah Umur Sembilan Tahun

Ibu Syok Lihat Kelamin Anak Berdarah, TERNYATA..!!

BALIKPAPAN – Hati Sora (bukan nama sebenarnya) hancur. Pipi ibu muda kelahiran 1992, warga Prapatan…

Kamis, 17 Mei 2018 08:43

Cegah Aksi Terorisme, Pengamanan Mako Diperketat

BALIKPAPAN - Aksi terorisme beruntun di Surabaya, yakni tiga gereja, rumah susun serta markas Polrestabes,…

Rabu, 16 Mei 2018 09:05

YAELA, GIMANA NIH..?? Ditinggal Rizal, Kinerja OPD Menurun

BALIKPAPAN -  Kecewa melihat serapan anggaran yang masih di bawah 20 persen, DPRD Balikpapan memanggil…

Rabu, 16 Mei 2018 09:04

Besok, Puasa Pertama Ramadan

BALIKPAPAN – Dari hasil pemantauan hilal (Rukyatul Hilal), Selasa (15/5), ditetapkan hari pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .