MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 13 April 2018 08:35
Pipa Putus Batal Diangkat

Proses Hukum Tak Ada Intervensi

SILATURAHMI TERTUTUP: Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik saat diwawancarai awak media di markas Polda Kaltim, kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Penyelidikan putusnya pipa bawah laut sebagai jalur minyak mentah kilang Balikpapan Pertamina RU V menuju Centralized Crude Terminal (CCT) Lawe-Lawe, Penajam Paser Utara (PPU) terus dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim.

Pipa berdiameter kurang lebih 20 inci, ketebalan 12 mm,  diduga putus itu, rencananya Kamis (12/4) akan diangkat ke permukaan oleh Pertamina disaksikan langsung penyidik. Namun pengangkatan batal dilakukan.

“Benar, batal,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani. Penyebabnya, sesuai informasi dari Pertamina, ada kendala teknis, yakni kapal crane yang akan digunakan mengangkat pipa belum tiba di Balikpapan.

Proses penyelidikannya, hingga kini sudah lebih 42 orang saksi telah dimintai keterangan. Namun, penyidik belum meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Mengingat akan memeriksa pula penyebab pipa putus bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Surabaya.

Saksi itu mulai masyarakat, keluarga korban, anak buah kapal MV Ever Judger, Pelindo serta Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Balikpapan. Mantan Wakapolres Balikpapan ini menambahkan, Polda juga bakal mendatangkan ahli. “Tentunya ahli berkaitan dengan migas. Penyebab pipa putus juga diperiksa ahli,” paparnya.

Putusnya pipa di kedalaman 20-25 meter ini  diperkirakan tumpahan minyak puluhan ribu ton mencemari Teluk Balikpapan, hingga lima nelayan tewas akibat terjebak api berkobar.

“Kalau sudah ada korban, tentunya ada dugaan pidana. Ini yang sedang kami telusuri dan dikumpulkan fakta hukum,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan laboratorium tadi dapat mendukung pula penyelidikan di lapangan. Seperti pemeriksaan saksi dan ahli. “Sehingga, semua sesuai fakta hukum,” urainya.

Penyidik sendiri telah menyiapkan dugaan pelanggaran hukum bagi para pelaku. Yakni Pasal 99 ayat 1, 2, dan 3 UU No 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pelanggarannya, setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun.

Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 mengakibatkan orang luka dan/atau bahaya kesehatan manusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2  tahun dan paling lama enam tahun.

Sedangkan ayat 3, mengakibatkan orang luka berat atau mati, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3  tahun dan paling lama 9 tahun.

TIDAK ADA INTERVENSI

Sementara itu, siang kemarin, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik berkunjung ke markas Polda Kaltim, Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan. Kedatangannya disambut Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto bersama sejumlah pejabat utamanya.

Pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam ini, menurut Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, hanya silaturahmi. “Silaturahmi saja. Tidak ada intervensi soal perkara tumpahan minyak,” ungkapnya. (aim/one/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 08:06

Adu Kompak, Polri-TNI Panjat Pinang

BALIKPAPAN - Dibutuhkan kekuatan fisik dan kekompakan untuk menaklukkan pinang setinggi 10 meter. Apalagi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:58

Denda Pajak Kendaraan Dihapus

BALIKPAPAN  –  Penunggak pajak kendaraan kini bisa bernapas lega. Pemprov Kaltim memberikan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:57
Apa Kabar Tol Balikpapan-Samarinda

Terkendala Kepemilikan Ganda dan Kontur Tanah

BALIKPAPAN  –  Target Jalan Tol Balikpapan-Samarinda rampung akhir 2018 dipastikan meleset.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:56

Tak Menyangka Lahir pada 17 Agustus

HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI jadi momen tak terlupakan bagi Agus dan Isnayanti. Bertepatan 17…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:54

Hari Merdeka, 16 Napi Langsung Bebas

BALIKPAPAN  –  Sebanyak 16 narapidana (napi) mendapat berkah HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan…

Jumat, 17 Agustus 2018 11:00
Terminal Lama Jadi Lokasi Parkir Taksi Gelap

Jangan Ada Taksi Gelap Lagi, Ini Solusi dari Angkasa Pura I

BALIKPAPAN – Meski dibolehkan memanfaatkan terminal lama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:37

Hidangan Nusantara Tersedia 24 Jam

JELANG puncak ibadah haji, suhu di Makkah mencapai 50 derajat celsius. Hal ini diungkapkan Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:34

PLTU Muara Jawa Mulai Sinkronisasi

BALIKPAPAN – PLTU Mulut Tambang (MT) dengan kapasitas 2 x 27,5 MW di Kecamatan Muara Jawa, Kukar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:31

Dua Bacaleg Terindikasi Mantan Napi

BALIKPAPAN – Tahapanpemilihan umum legislatif 2019 saat ini sudah memasuki masa sanggah Daftar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:30

Habis Gowes Lanjut Rafting

TOUR de Ijen 2018 gelaran Borneo Enterprisindo (EO Kaltim Post) bersama Trans Borneo Travel and Adventure…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .