MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 13 April 2018 08:35
Pipa Putus Batal Diangkat

Proses Hukum Tak Ada Intervensi

SILATURAHMI TERTUTUP: Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik saat diwawancarai awak media di markas Polda Kaltim, kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Penyelidikan putusnya pipa bawah laut sebagai jalur minyak mentah kilang Balikpapan Pertamina RU V menuju Centralized Crude Terminal (CCT) Lawe-Lawe, Penajam Paser Utara (PPU) terus dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim.

Pipa berdiameter kurang lebih 20 inci, ketebalan 12 mm,  diduga putus itu, rencananya Kamis (12/4) akan diangkat ke permukaan oleh Pertamina disaksikan langsung penyidik. Namun pengangkatan batal dilakukan.

“Benar, batal,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani. Penyebabnya, sesuai informasi dari Pertamina, ada kendala teknis, yakni kapal crane yang akan digunakan mengangkat pipa belum tiba di Balikpapan.

Proses penyelidikannya, hingga kini sudah lebih 42 orang saksi telah dimintai keterangan. Namun, penyidik belum meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Mengingat akan memeriksa pula penyebab pipa putus bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Surabaya.

Saksi itu mulai masyarakat, keluarga korban, anak buah kapal MV Ever Judger, Pelindo serta Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Balikpapan. Mantan Wakapolres Balikpapan ini menambahkan, Polda juga bakal mendatangkan ahli. “Tentunya ahli berkaitan dengan migas. Penyebab pipa putus juga diperiksa ahli,” paparnya.

Putusnya pipa di kedalaman 20-25 meter ini  diperkirakan tumpahan minyak puluhan ribu ton mencemari Teluk Balikpapan, hingga lima nelayan tewas akibat terjebak api berkobar.

“Kalau sudah ada korban, tentunya ada dugaan pidana. Ini yang sedang kami telusuri dan dikumpulkan fakta hukum,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan laboratorium tadi dapat mendukung pula penyelidikan di lapangan. Seperti pemeriksaan saksi dan ahli. “Sehingga, semua sesuai fakta hukum,” urainya.

Penyidik sendiri telah menyiapkan dugaan pelanggaran hukum bagi para pelaku. Yakni Pasal 99 ayat 1, 2, dan 3 UU No 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pelanggarannya, setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun.

Apabila perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 mengakibatkan orang luka dan/atau bahaya kesehatan manusia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2  tahun dan paling lama enam tahun.

Sedangkan ayat 3, mengakibatkan orang luka berat atau mati, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3  tahun dan paling lama 9 tahun.

TIDAK ADA INTERVENSI

Sementara itu, siang kemarin, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik berkunjung ke markas Polda Kaltim, Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan. Kedatangannya disambut Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto bersama sejumlah pejabat utamanya.

Pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam ini, menurut Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, hanya silaturahmi. “Silaturahmi saja. Tidak ada intervensi soal perkara tumpahan minyak,” ungkapnya. (aim/one/k15)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 18:32

Manajemen Persiba dan Pemkot Rapat Tertutup Nasib Tim Beruang Madu, Ini Hasil Pembahasannya..

BALIKPAPAN- Kelanjutan pembahasan pengelolaan Persiba Balikpapan kembali dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:56
Pembuangan Bayi di Toilet Bandara Sepinggan

Nyaris Dua Nyawa Melayang

BALIKPAPAN – Publik Balikpapan dibuat heboh dengan penemuan jasad bayi di toilet Bandara Sepinggan,…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:01

Layanan Terganggu sampai Pekan Depan

BALIKPAPAN - Jaringan distribusi air PDAM Balikpapan kembali mengalami gangguan. Bocornya pipa transmisi…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:50

Raperda Larangan LGBT di Balikpapan Belum Bisa Dibuat, Ini Penyebabnya..

BALIKPAPAN - Warga Balikpapan yang menentang adanya aktivitas lesbian, gay, biseksual dan transgender…

Senin, 15 Oktober 2018 22:24

Ramai Isu LGBT di Balikpapan, Ini Pandangan Piatur Pangaribuan dari Sisi Hukum..

BALIKPAPAN - Para pelaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) tidak bisa dihukum secara pidana.…

Minggu, 14 Oktober 2018 15:37

Posko Pengungsian Resmi Ditutup, Ada Pengungsi yang Masih Tidur di Bandara SAMS, Ini Alasannya..

PENGUNGSI BANDARA: Muzain (29) bersama kedua anaknya masih bertahan di posko pengungsian Bandara SAMS,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 13:18

Posko Pengungsian di Bandara SAMS Sepinggan Resmi Ditutup, Ini Lokasi Posko Jika Masih Mau Serahkan Bantuan..

BALIKPAPAN - Posko pengungsi korban bencana alam Sulawesi Tengah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman…

Jumat, 12 Oktober 2018 16:10

Suruh Pacar Ketemuan sama Mantan, Eh Ternyata Ada Udang di Balik Batu, Ini yang Dilakukannya..

BALIKPAPAN- Seorang pemuda diamankan anggota Polsek Balikpapan Barat karena diduga melakukan pencurian…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:12

Ini Kronologi Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Benarkah Ada Gas Beracun di Stadion?

BALIKPAPAN- Kapolsek Balikpapan Timur, Kompol Dody Susantyoko memastikan kematian pria di dalam Stadion…

Jumat, 12 Oktober 2018 15:09

Penemuan Mayat di Stadion Batakan, Ditemukan Usai Persiba Balikpapan Selesai Latihan

BALIKPAPAN - Suasana istirahat tim Persiba Balikpapan usia melakukan latihan mendadak riuh. Seluruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .