MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Jumat, 13 April 2018 08:13
Alarm Bahaya Mercedes!

Hamilton Desak Perbaiki Komunikasi

PERSAINGAN BERLANJUT: Sebastian Vettel (kiri) akan kembali menjadi ancaman bagi Lewis Hamilton di F1 GP Tiongkok, Minggu (15/4). (THISISF1)

PROKAL.CO, SHANGHAI - Keunggulan Ferrari 2-0 di awal musim balap Formula 1 2018, sama sekali bukan kondisi ideal bagi Mercedes. Situasi seperti ini, bahkan tidak diprediksi bakal terjadi tiga pekan lalu. Jelang GP Tiongkok akhir pekan ini, Mercedes harus ekstra waspada jika tidak ingin ambisi merengkuh gelar juara dunia untuk kali kelima musnah begitu saja.

Beban berat harus dipikul sang juara bertahan Lewis Hamilton. Karena hampir tidak ada sejarahnya di F1, pebalap yang memenangi tiga balapan pembuka kehilangan gelar juara dunia di akhir musim. Kalaupun ada, itu terjadi terakhir kali pada 1982. Saat itu, Alain Prost sudah menang di dua balapan pembuka tapi gagal juara di akhir musim. Artinya, jika sekali lagi menang di Shanghai Minggu (15/4) nanti, peluang Sebastian Vettel merengkuh gelar juara dunia kelima terbuka sangat lebar.

Pada balapan pembuka di Melbourne, Mercedes menyalahkan kerusakan peranti lunak pada komputer penghitung selisih waktu antara Vettel dan Hamilton sebagai penyebab kekalahan. Tapi di Bahrain, Mercedes kalah dalam kondisi yang fair. Baik di sesi kualifikasi, maupun balapan Mercedes kalah. Bahkan, ketika belakangan diketahui bahwa pilihan ban Vettel ternyata salah.

Hamilton menunjuk buruknya kualitas komunikasi yang buruk dengan pitwall Mercedes di GP Bahrain sebagai biang kerok kekalahan. Banyak informasi penting yang tidak bisa dia berikan kepada pitwall, dan sebaliknya. Termasuk ketika ternyata, Vettel hanya melakukan strategi sekali pit stop.  ''Radio tidak berfungsi dengan baik. Di tengah suhu panas, sulit mendapatkan informasi yang saya ingin berikan. Mereka tidak bisa mendengarku. Mereka selalu menjawab, ‘Saya tidak bisa mendengarmu!’,'' ungkapnya.

Alarm benar-benar sudah menyala bagi Mercedes. Mereka wajib menang di Shanghai jika tak mau tertinggal semakin jauh dari kuda jingkrak. Kabar baiknya, Mercedes punya rekor moncer di Shanghai. Sejak era mesin V6 Turbo diperkenalkan 2014 silam, mereka tak pernah kalah dari siapa pun. Hamilton menang tiga kali pada 2014, 2015, dan 2017. Sementara satu kemenangan lainnya milik Nico Rosberg, 2016.

Hamilton juga pernah menang dua kali di Shanghai saat masih membela McLaren. Rekor tersebut ikut meneguhkan fakta bahwa Mercedes plus Hamilton sama dengan dominasi. Shanghai menjadi tanah taklukan pebalap Inggris tersebut dengan rekor kemenangan lima kali sejauh ini. Hanya di Sirkuit Austin, Hungaroring, dan Silverstone, Hamilton punya rekor yang sama.

Nah, menatap GP Tiongkok nanti Hamilton menganggap Ferrari akan sulit dilakukan. Itu dikarenakan dalam kecepatan di trek lurus, pebalap tim kuda jingkrak ini menjadi lebih cepat. “Jadi, saya mengantisipasi mereka dengan akan sangat cepat dan sulit dikalahkan,” ungkapnya.

Sementara Ferrari justru punya catatan yang berkebalikan dari Mercedes. Kemenangan terakhir pabrikan Italia tersebut terjadi pada 2013 di tangan Fernando Alonso. Sejak saat itu, mereka hanya mampu menembus podium. Upaya terakhir Ferrari yang nyaris mendekati kemenangan adalah tahun lalu. Vettel bertarung ketat dengan Hamilton dan finis di posisi runner-up.

Meski begitu, setelah performa solid mereka di Bahrain Minggu lalu, Ferrari datang ke Shanghai dengan kepercayaan diri tinggi. Mobil mereka punya potensi besar. Bahkan ketika harus bertarung dengan ban soft berumur 38 lap di bagian akhir lomba. Ini berarti mobil Ferrari mampu bekerja dengan baik. Bahkan dengan kondisi yang nyaris habis, Mercedes masih kesulitan mengejar.

Tapi, Shanghai berbeda dengan Bahrain. Terutama untuk kondisi suhu. Shanghai lebih dingin. Pada kondisi suhu rendah, mobil Mercedes bisa bekerja lebih baik. Walau demikian, Vettel mengaku tek terlalu khawatir dengan situasi tersebut. Mobil Ferrari dalam kondisi baik.

''Kondisinya akan berbeda (dengan Melbourne dan Sakhir). Jadi, kita lihat saja apa yang akan terjadi. Tapi, saya sangat percaya diri,'' kata Vettel. Dia mengatakan, setelah tiga balapan berlangsung, tim akan punya gambaran lebih baik tentang potensi SF71H dalam menghadapi Mercedes W09.

“ Dari dua balapan terakhir, telah sangat berbeda sehingga tidak mudah untuk memprediksi hasil berikutnya. Saya pikir, Mercedes masih favorit nanti. Tetapi, jika kami mengerjakan pekerjaan rumah dan mendapatkan keseimbangan mobil yang benar, ini bisa menjadi akhir pekan yang baik,” tambah pebalap asal Jerman itu.

Sejauh ini pula, persaingan Ferrari-Mercedes belum mendapatkan gangguan dari tim ketiga. Simulasi long run Red Bull di GP Bahrain memang cukup menjanjikan. Tapi di Shanghai, mereka baru menang sekali. Itu pun sudah terjadi 2009 silam. Max Verstappen naik ke podium ketiga setelah melaju dari urutan 16 musim lalu. Namun, dia finis sangat jauh di belakang Hamilton dan Vettel. Jadi, akhir pekan ini bisa jadi bakal menjadi duel sengit Ferrari-Mercedes lagi. (cak/tom/jpg/tom2/k15)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 11:29

Muak Timnya Digerogoti

MUENCHEN - Entah karena rencana klubnya diketahui atau memang lelah karena pemberitaan, CEO Bayern Muenchen…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:27

Bukan Penyesalan, Tapi Pembuktian

MATTEO Politano salah satu dari pemain bidikan AC Milan yang meleset musim lalu. Ketika itu, Milan sudah…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:26

Kesal Wajah Tak Mirip di FIFA 19

TIDAK semua pemain senang bila dirinya ada di game sepakbola. Salah satunya adalah Axel Witsel. Gelandang…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:24

Mou Ikut-Ikutan Berburu

KEGALAUAN hati Eden Hazard yang blak-blakkan ingin ke Real Madrid membuat tactician Manchester United…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:34

Penentuan di Medan

TENGGARONG–Liga 1 2018 menyisakan delapan pekan. Bagi Mitra Kukar, setiap pekannya akan terasa…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:33

Pantang Keluhkan Jadwal

TAK banyak waktu recovery yang dimiliki Mitra Kukar. Setelah ditumbangkan Bhayangkara FC di Stadion…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:29

Hery Menyusul ke Kalteng

BALIKPAPAN – Jumlah pemain Persiba Balikpapan yang menyeberang ke Kalteng Putra demi menyongsong…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:28

Busari Reuni di PSS

SLEMAN – Menyongsong babak delapan besar Liga 2 2018, PSS Sleman terus membenahi pasukannya. Salah…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:27

Sulit Pulihkan Kondisi Rumput

SEJUMLAH tim mengeluhkan kondisi rumput di lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Rumput…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:26

Cari Suasana Baru

TEKAD Persiraja Banda Aceh kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia tampak begitu besar. Sadar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .