MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 13 April 2018 07:11
DUKUNG Jalur Dagang Kawasan Timur Indonesia
-

PROKAL.CO, TAK hanya membuka pintu ekspor ke luar negeri. Ditetapkannya Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau, Balikpapan sebagai pelaksana direct call juga akan membuat pelabuhan tersebut diperhitungkan sebagai penghubung jalur dagang ke kawasan Indonesia timur.

Pasalnya, direct call di Balikpapan hanyalah satu dari gugusan titik ekspor langsung di wilayah Indonesia tengah dan timur. Selain Kota Minyak, ada Makassar, Bitung, Ambon, Pantoloan, Kendari, Sorong, hingga Jayapura.

Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero) Doso Agung mengatakan, dalam rencana bisnis perseroan, sudah lima pelabuhan yang melayani kapal angkutan ekspor langsung dari dan menuju kawasan timur Indonesia. “Direct call di timur akan terus bertambah, menyusul keberhasilan peningkatan ekspor di Makassar. Koneksi yang dibangun ini kami harap mampu menekan biaya logistik,” ujarnya saat dihubungi Kaltim Post, Rabu (11/4).

Untuk Papua, kata Doso, layanan direct call dilaksanakan melalui Makassar. Setelah Balikpapan, layanan ekspor langsung menurut rencana juga akan dilakukan di Ambon dan Kendari.

“Jadi semua daerah ini akan terkoneksi. Kuota ekspor lebih mudah terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Konstruksi Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Ahmad Bambang mengatakan, sebelumnya produk ekspor di wilayah timur harus dibawa ke Pelabuhan Tanjung Perak. Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan untuk ekspor sampai 29 hari. Biaya yang dikeluarkan juga lebih mahal, karena lebih banyak aktivitas bongkar-muat.

“Kalau sekarang hanya butuh waktu sembilan hari perjalanan laut dari Balikpapan menuju Shanghai. Begitu pula daerah timur lain. Akan terbangun konektivitas,” tuturnya.

Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menambahkan, hampir 90 persen logistik di Kaltim atau Indonesia timur melalui jalur laut. “Balikpapan bisa menjadi hub ekspor untuk Indonesia timur. Balikpapan jadi pemberhentian terakhir. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan,” ungkapnya. (aji/man/k8)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:30

WARNING..!! Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam…

Senin, 23 April 2018 08:26

Tujuh Blok Terminasi Diserahkan ke Pertamina

JAKARTA – Tujuhwilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) yang berakhir masa kontraknya (terminasi…

Senin, 23 April 2018 08:21

Redam NPL, Laba Bank Danamon Menyusut

JAKARTA – Upaya perbaikan kualitas kredit menekan laba PT Bank Danamon Indonesia Tbk awal tahun…

Senin, 23 April 2018 08:16

Empat Bulan, Temukan 72 Entitas Investasi Bodong

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan 72 entitas investasi yang terindikasi bodong…

Sabtu, 21 April 2018 06:19

Cuti Panjang Lebaran Tak Sepenuhnya Buruk

JAKARTA  –   Langkah pemerintah menambah cuti bersama untuk libur Lebaran dinilai bisa…

Sabtu, 21 April 2018 06:17

Pajak Rp 230 Miliar Berpotensi Menguap

JAKARTA   -   Hasil risetCenter of Reform on Economics (CORE) menyebutkan, industri makanan…

Sabtu, 21 April 2018 06:16

Rupiah Terdepresiasi, Dana Asing Kembali Masuk

JAKARTA   -  Sentimen dari Amerika Serikat (AS) dan sentimen global masih memengaruhi…

Sabtu, 21 April 2018 06:13

Laba Kimia Farma Tumbuh 22 Persen

JAKARTA  -  Perusahaan industri farmasi PT Kimia Farma memastikan akan membagikan dividen…

Jumat, 20 April 2018 06:45

Pengembang Kencangkan Ikat Pinggang

BALIKPAPAN – Momen peningkatan konsumsi saat Ramadan tampaknya tak berlaku pada sektor properti.…

Jumat, 20 April 2018 06:43

KABAR BAIK !!! Stok Pangan Aman Sampai Enam Bulan

SAMARINDA – Serangkaian operasi pasar dan rapat koordinasi daerah (rakorda) menunjukkan bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .