MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Kamis, 12 April 2018 11:37
Semangat Belajar dan Terus Berproses
PENUH SEMANGAT: Pendidikan merupakan hal yang penting bagi Kezia Arum Sary. Dia selalu berusaha menggali ilmu sebanyak mungkin yang kemudian dia bagikan kepada orang lain lewat mengajar. Dia juga menerapkan ilmunya lewat bisnis percetakan yang dikelolanya.

PROKAL.CO, TIDAK mudah menyerah dan terus belajar agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik adalah prinsip yang selalu dipegang teguh Kezia Arum Sary. Liku kehidupan membuat perempuan berdarah Jawa tersebut semakin kuat dan semangat untuk terus maju. Setiap proses, dia hadapi dengan setia, semuanya dilakukan semata karena anugerah Sang Mahakuasa.

Saat ini, Kezia bekerja sebagai dosen di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Sejak 2016 akhir, dia sudah menjadi dosen tetap di Program Studi Ilmu Komunikasi Unmul. Di balik pencapaiannya tersebut, Kezia mengatakan pernah melalui banyak kesulitan.

"Pada 2004, saya pernah menderita pneumothorax yakni penimbunan udara di rongga pleura, dinding tipis antara paru-paru dan rongga dada. Tekanan dari udara yang menumpuk tersebut bisa memicu pengempisan paru-paru hingga kolaps. Saat itu, saya masih kuliah semester 4 di Universitas Petra Surabaya. Jurusan Teknik Industri, lalu terpaksa berhenti sebab harus kembali ke Samarinda untuk pemulihan," kisahnya saat ditemui Kamis (5/4).

Setelah cukup pulih, Kezia melanjutkan pendidikan diploma di Politeknik Samarinda Jurusan Desain Produk. Bagi dia, pendidikan harus terus dijunjung penuh semangat meski rintangan cukup banyak. "Melihat orangtua yang bisa mendapat gelar pendidikan cukup tinggi, saya juga tidak merasa cukup dengan gelar diploma. Saya pun melanjutkan pendidikan jenjang strata 1 (S-1) di Stikom Surabaya, Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), pada 2009," ungkap perempuan 32 tahun ini.

Di tengah usahanya menggali ilmu sebanyak-banyaknya, Kezia sering membantu dan bekerja di percetakan Sary Cards milik ayahnya. Setelah menyelesaikan pendidikan S-1, sang ayah memberi kepercayaan kepada Kezia untuk mengelola percetakan yang dibangun sejak 1995 itu. Belasan tahun bekerja dan membantu sang ayah, membuat dia bertemu dengan banyak orang dengan berbagai karakter.

"Ternyata tantangannya juga cukup banyak, sehingga perlu punya banyak cara dan terus berinovasi agar bisa mempertahankan usaha yang saya kelola ini," ucapnya.

Dalam mengelola usahanya tersebut, Kezia tidak setengah-setengah mengerjakan. Dia selalu memberi yang terbaik buat kliennya. Walaupun terkadang, istri Adiputra Anggara itu masih saja menerima komplain dari pelanggan. "Saya sadar kalau saya cukup perfeksionis. Tetapi ternyata apa yang menurut saya bagus, belum tentu sesuai dengan pola pikir dan selera pelanggan," tambahnya.

Kerap mengalami miskomunikasi dengan klien, membuat Kezia memutuskan untuk melanjutkan studi jenjang strata 2 (S-2) di Universitas Airlangga Surabaya. Dia mengambil jurusan Media dan Komunikasi, karena ingin belajar lebih baik dalam mengatasi miskomunikasi dengan banyak orang.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, perlahan Kezia bisa menerima setiap masukan ataupun mengerjakan pesanan sesuai keinginan hati kliennya. Dia juga bisa mengatasi setiap masalah internal atau eksternal yang terjadi di usahanya.

"Saya memang sangat suka belajar dan selalu berusaha menaklukkan tantangan. Sampai sekarang saya enggak pernah merasa ilmu saya sudah cukup. Sebab itu, setiap tanggung jawab yang saya pegang akan saya kerjakan dengan maksimal," tegasnya.

Memiliki passion di dunia pendidikan membuat Kezia memutuskan untuk mengajar. Suharno, ayahnya yang juga dosen di Unmul, menginspirasi dia untuk bisa berbagi ilmu dengan orang lain. Dia mulai mengajar pada 2015 dan setahun kemudian Kezia diangkat sebagai dosen tetap. Sehingga saat ini, pekerjaannya pun semakin banyak. Tak hanya mengurus percetakannya, dia wajib mengurus banyak mahasiswa, mulai mengajar hingga membimbing mahasiswanya menyelesaikan tugas akhir.

"Saya coba membagi waktu sebaik mungkin, pulang dari kampus saya lanjut mengurus pekerjaan di percetakan. Menjilid, desain, dan sebagainya. Lelah pastinya, tapi saya nikmati saja," pungkasnya lantas tersenyum. (*/day/*/ni/k8)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:02

Disepelekan, Muntaber Berujung Kematian

MUNTAH dan buang air besar yang terlalu sering (muntaber) dapat terjadi karena infeksi bakteri atau…

Selasa, 24 April 2018 10:54

Ada Penyakit, Tubuh Keluarkan Banyak Keringat

BERKERINGAT memang hal yang wajar, tetapi Anda perlu waspada jika keringat yang keluar berlebihan. Atau…

Minggu, 22 April 2018 11:09

Kuas Makeup Menentukan Hasil Riasan

Salah satu aplikator yang umum digunakan untuk berdandan adalah kuas. Tidak semua jenis kuas cocok untuk…

Minggu, 22 April 2018 11:08

Pangkas Bobot hingga 14 Kilogram

BERHASIL menurunkan berat badan dalam jangka tiga bulan, membuat Imelda Linaberthin Suba dihujani banyak…

Minggu, 22 April 2018 11:07

Rutin Berolahraga Sesuai Kemampuan

TAK hanya mengatur pola dan jam makan, untuk menunjang program penurunan berat badannya, Imelda Linaberthin…

Minggu, 22 April 2018 11:05

Ganti Gorengan dengan Makanan Direbus

UNTUK mendapatkan berat badan yang ideal, Imelda Linaberthin Suba harus melalui proses yang panjang.…

Minggu, 22 April 2018 07:02

Chiken Szechuan

DAGING ayam memang sangat mudah diolah menjadi makanan-makanan lezat. Selalu ada inovasi dalam membuat…

Minggu, 22 April 2018 06:53

Milkshake Semangka Pelepas Dahaga

SETELAH menyantap chicken szechuan yang pedas, manis, dan hangat, tentu sangat cocok  melegakan…

Minggu, 22 April 2018 06:51

Menggoreng Ayam Renyah dan Matang Sempurna

BAGI para pencinta ayam goreng tepung, kerenyahan dan empuknya daging adalah hal yang utama. Rasanya…

Minggu, 22 April 2018 06:49

Tumis Sayur Campur

Oleh: Miwa,warga Loa Bakung, Samarinda Bahan: - 1/2 papan tempe - 2 buah tahu putih - 100 gram kol -…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .