MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 12 April 2018 10:58
Di Sini, Drainase Ngga Bisa Atasi Banjir

Dewan Koreksi Proyek Pengendali Banjir

DIKAJI LAGI: Proyek drainase di Jalan KH Wahid Hasyim I, Samarinda, ini belum optimal mengatasi banjir.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sejumlah komisi di DPRD Samarinda meninjau kondisi anak Sungai Karang Mumus (SKM) di Jalan KH Wahid Hasyim I pada Selasa (10/4). Sebab, tahun lalu sudah ada pengerjaan drainase dengan lebar 4 meter, panjang 118 meter, dan kedalaman 2 meter.

Proyek itu menghabiskan anggaran Rp 7,8 miliar dan diharapkan dapat mengurangi banjir di simpang empat Sempaja. Namun, proyek tersebut tidak memberikan manfaat seperti diharapkan. Ketika Samarinda diguyur hujan lebat, kawasan itu tetap tergenang. Bahkan sering melumpuhkan arus lalu lintas di sana.

Tinjauan anggota DPRD tersebut bertujuan agar lanjutan proyek itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Jangan seperti sekarang, manfaatnya tidak dirasakan,” kata Jasno, anggota Komisi III DPRD Samarinda.

Menurutnya, kalau mendengar laporan wali kota semua pekerjaan di bidang infrastruktur berjalan baik. Nyatanya belum maksimal karena terbukti masih banjir. “Seharusnya dengan kegiatan drainase sudah ada manfaatnya. Harus dilakukan pengkajian agar terjadi konektivitas saluran air,” jelasnya.

Dijelaskan, drainase sebenarnya sudah cukup memadai, tapi akses pembuangannya yang masalah. Lebar anak sungai 5 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Perlu dimaksimalkan dengan menambah luas sampai 10 meter, dengan kedalaman 4 meter.

“Kalau perlu disesuaikan dengan hasil kajian agar ideal. Ini sangat diperlukan, apalagi di belakang kompleks GOR Sempaja lebar anak sungai hanya 3 meter, dangkal pula,” ungkap dia.

Bila demikian, dia berharap, alur pembuangan tersebut dapat menampung limpasan air dari Jalan KH Wahid Hasyim II dan Jalan AW Sjahranie. Apalagi limpasan air dari kedua kawasan itu cukup besar dan berpengaruh pada banjir di simpang empat Sempaja. “Sekarang kurang lebar, makanya air meluap. Pelebaran anak sungai harus sampai muara SKM. Perilaku air harus dipelajari,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, anak sungai sebagai akses utama memang harus ditingkatkan. “Mau itu dilebarkan atau dinormalisasi,” ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Hero Mardanus menyebut, program pengendalian banjir lanjutan untuk kawasan Jalan Wahid Hasyim I prioritas. “Anggaran khusus Rp 15 miliar. Itu untuk proyek perluasan anak sungai di sana. Rencananya sampai muara SKM,” sebutnya.

Namun, dia belum tahu pasti apa yang akan dikerjakan selain perluasan anak sungai. Pasalnya, tahun lalu direncanakan pengadaan pompa agar air dapat mengalir cepat. “Kami perlu kajian dulu, yang jelas anggarannya pasti,” jelas dia. (*/dq/kri/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:12

Kutim dan Samarinda Wakili Kaltim di Pemilihan Duta dan Putri Pariwisata

SAMARINDA- Muhammad Siddiq Ar Rozaq La Side yang berpasangan dengan Uci Zahra Fani, dari Kabupaten…

Senin, 15 Oktober 2018 21:44

Tak Mungkin Pesawat Presiden Mendarat di Samarinda

SAMARINDA- Harapan warga Samarinda agar pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat di Bandara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .