MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 12 April 2018 10:58
Di Sini, Drainase Ngga Bisa Atasi Banjir

Dewan Koreksi Proyek Pengendali Banjir

DIKAJI LAGI: Proyek drainase di Jalan KH Wahid Hasyim I, Samarinda, ini belum optimal mengatasi banjir.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sejumlah komisi di DPRD Samarinda meninjau kondisi anak Sungai Karang Mumus (SKM) di Jalan KH Wahid Hasyim I pada Selasa (10/4). Sebab, tahun lalu sudah ada pengerjaan drainase dengan lebar 4 meter, panjang 118 meter, dan kedalaman 2 meter.

Proyek itu menghabiskan anggaran Rp 7,8 miliar dan diharapkan dapat mengurangi banjir di simpang empat Sempaja. Namun, proyek tersebut tidak memberikan manfaat seperti diharapkan. Ketika Samarinda diguyur hujan lebat, kawasan itu tetap tergenang. Bahkan sering melumpuhkan arus lalu lintas di sana.

Tinjauan anggota DPRD tersebut bertujuan agar lanjutan proyek itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Jangan seperti sekarang, manfaatnya tidak dirasakan,” kata Jasno, anggota Komisi III DPRD Samarinda.

Menurutnya, kalau mendengar laporan wali kota semua pekerjaan di bidang infrastruktur berjalan baik. Nyatanya belum maksimal karena terbukti masih banjir. “Seharusnya dengan kegiatan drainase sudah ada manfaatnya. Harus dilakukan pengkajian agar terjadi konektivitas saluran air,” jelasnya.

Dijelaskan, drainase sebenarnya sudah cukup memadai, tapi akses pembuangannya yang masalah. Lebar anak sungai 5 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Perlu dimaksimalkan dengan menambah luas sampai 10 meter, dengan kedalaman 4 meter.

“Kalau perlu disesuaikan dengan hasil kajian agar ideal. Ini sangat diperlukan, apalagi di belakang kompleks GOR Sempaja lebar anak sungai hanya 3 meter, dangkal pula,” ungkap dia.

Bila demikian, dia berharap, alur pembuangan tersebut dapat menampung limpasan air dari Jalan KH Wahid Hasyim II dan Jalan AW Sjahranie. Apalagi limpasan air dari kedua kawasan itu cukup besar dan berpengaruh pada banjir di simpang empat Sempaja. “Sekarang kurang lebar, makanya air meluap. Pelebaran anak sungai harus sampai muara SKM. Perilaku air harus dipelajari,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, anak sungai sebagai akses utama memang harus ditingkatkan. “Mau itu dilebarkan atau dinormalisasi,” ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Hero Mardanus menyebut, program pengendalian banjir lanjutan untuk kawasan Jalan Wahid Hasyim I prioritas. “Anggaran khusus Rp 15 miliar. Itu untuk proyek perluasan anak sungai di sana. Rencananya sampai muara SKM,” sebutnya.

Namun, dia belum tahu pasti apa yang akan dikerjakan selain perluasan anak sungai. Pasalnya, tahun lalu direncanakan pengadaan pompa agar air dapat mengalir cepat. “Kami perlu kajian dulu, yang jelas anggarannya pasti,” jelas dia. (*/dq/kri/k16)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 08:52

Reportase KPFM Samarinda Terbaik di Kaltim

SAMARINDA - Karya tulis berjudul ”Dari Samarinda, Menuju Asian Games 2018” membawa reporter…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:50

Remaja Diancam Pidana 10 Tahun Penjara

SAMARINDA – Nasi sudah jadi bubur. Harapan AL menjadi pebalap andal harus tertunda. Remaja tanggung…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:44

Mobil "Ciuman", Sopirnya Adu Jotos

MALAM semakin larut, laju mobil Zainuddin Syam (27) melintas di Jalan Anggi, Kelurahan Karang Asam Ilir,…

Senin, 20 Agustus 2018 20:13

YUK UNDUH SEKARANG..!! BPJS Luncurkan Kartu Digital, Banyak Kemudahan dan Keunggulannya Lho...

SAMARINDA - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda terus melaksanakan sosialisasi. Kali ini, BPJS Ketenagakerjaan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:31

Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi

SAMARINDA - Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun kembali mendapat tugas membacakan teks Proklamasi, pada peringatan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:30

Singgung Pemerataan Hingga Asian Games

SAMARINDA-  Dipimpin Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun HS dan dihadiri Gubernur Kaltim Awang Faroek…

Senin, 20 Agustus 2018 08:41

Tidak Ada Alasan Tanpa Wawali

SAMARINDA – Keretakan koalisi pendukung Sjaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail (alm) pada Pilwali…

Senin, 20 Agustus 2018 08:38

Tiga Kandidat Sepakat Perkuat Pengawasan

TIGA bakal calon wakil wali kota Samarinda meyakinkan publik jika tak sekadar jadi pemain pengganti.…

Senin, 20 Agustus 2018 08:35

Perda Anjal-Gepeng Masih Tumpul

SAMARINDA – Pemkot Samarinda sudah mendeklarasikan sebagai kota bebas anak jalanan dan gelandangan,…

Senin, 20 Agustus 2018 08:34

Direksi Dicopot jika Tak Sesuai Kontrak Kerja

SAMARINDA - Tiga direksi baru PDAM Tirta Kencana periode 2018-2023 terancam mengakhiri karier lebih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .