MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 09:08
Pelajaran dari Pantai Karangsong
Begini Cara Warga Mengubah Musibah Jadi Berkah
BERAWAL DARI MUSIBAH: Kawasan Ekowisata Mangrove Karangsong kini jadi destinasi wisata utama di Kabupaten Indramayu. Wilayah ini pernah terdampak ceceran minyak pada 2008.

PROKAL.CO, Wajah Rustam, petani kepiting, tampak gundah saat ditemui di kantor Kelurahan Kariangau, Balikpapan, Rabu (11/4). Masalahnya, tambak kepiting yang dikelolanya terdampak ceceran minyak yang menyebar dari Teluk Balikpapan.

SELEPAS tumpahan minyak dua pekan lalu, banyak kepiting peliharaan yang akan diekspor terpapar minyak sehingga tidak dapat dijual. Padahal, tambak tersebut merupakan sumber penghasilan utamanya bersama 31 rekannya.

Kegundahan yang dia alami menguap seketika saat menyaksikan relawan dan satgas menanggulangi musibah yang terjadi 31 Maret lalu itu terus bergerak.

Tetapi dalam benaknya masih mempertanyakan apakah usaha tambak kepitingnya bisa kembali seperti sedia kala? Apa yang harus dilakukannya untuk kembali bangkit?

Melihat kasus tumpahan minyak ini, sejatinya pernah terjadi di Kilang RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu. Namun, kala itu penyebabnya berbeda.

Ali Sadikin, warga yang juga ketua Kelompok Tani Mangrove Pantai Lestari, Kecamatan Karangsong, Indramayu, berkisah. Pada 2008, ceceran minyak juga menutupi sebagian Pantai Karangsong karena musibah kebocoran pipa dari Kilang Balongan. “Banyak ikan-ikan mati di sekitar ceceran minyak tersebut. Biota laut yang lainnya pun mengkhawatirkan kondisinya,” ujar Ali.

Namun, Ali bersyukur, Pertamina menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan besar dan peduli pada lingkungan. Perlahan, Pertamina merangkul masyarakat Karangsong untuk bahu-membahu memulihkan ekosistem pesisir Karangsong yang terdampak ceceran minyak dari Kilang Balongan.

“Dibantu Pertamina, kami menanam mangrove dari nol. Karena sebelum terjadi musibah, memang di sini sudah sedikit hutan mangrove yang tersisa karena banyak nelayan yang tergiur membuat tambak sehingga mengubah hutan mangrove yang ada menjadi tambak. Alhamdulillah, setelah lima tahun proses pemulihan, semua biota laut kembali seperti semula. Bahkan sekarang Pantai Karangsong tidak terkena abrasi. Kawasan ini malah berkembang menjadi destinasi wisata untuk masyarakat sekitar bahkan turis domestik lainnya,” urai pria yang pernah menerima penghargaan Indonesia Green Award 2015 sebagai inspirator di bidang lingkungan.

Dari pengalaman tersebut, Ali memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar kilang Balikpapan untuk tidak khawatir dengan pemulihan karena musibah yang terjadi saat ini.

“Asal masyarakat sekitar mau berjuang bersama-sama dengan Pertamina dan didukung pemerintah daerah, insyaallah, semua akan kembali seperti semula,” tuturnya menggebu.

Ali juga yakin, di mana pun Pertamina beroperasi, badan usaha milik negara (BUMN) itu berkomitmen penuh pada lingkungan. Seperti yang ditunjukkan di Pantai Karangsong, Indramayu. “Setahu saya, Pertamina tidak pernah setengah-setengah membantu masyarakat. Bisa saja daerah yang sekarang terdampak bisa dikembangkan lebih baik seperti yang kami alami di Pantai Karangsong,” ungkapnya. (sos/aji/far/k8)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 09:59

PARAH..!! Lihat Nih, Sekolah Dikepung Tambang

SAMARINDA – Penambangan batu bara berdampingan dengan fasilitas umum (fasum) terus mengancam.…

Rabu, 25 April 2018 09:09
Menjaga Kelangsungan Keanekaragaman Hayati di Bentang Alam Wehea-Kelay

Sulit untuk Mandiri, Lepaskan Lahan demi Konservasi

SAMARINDA – Menjaga kelangsungan keanekaragaman hayati di bentang alam Wehea-Kelay sulit untuk…

Rabu, 25 April 2018 09:07

AKHIRNYA..!! Kapal MV Ever Judger Disita

BALIKPAPAN - Penyidikan kasus putusnya pipa minyak Pertamina mengarah ke kapal MV Ever Judger. Kemarin…

Rabu, 25 April 2018 09:04

Tarik Fee Proyek 15 Persen tiap OPD

JAKARTA – Pejabat di Kutai Kartanegara (Kukar) disebut sudah tutup mata dengan aksi korupsi di…

Rabu, 25 April 2018 08:59
Mengikuti Upacara Adat Rambu Solo’ Mendiang Luther Kombong (1)

Sudah Turun-temurun, Keluarga Persembahkan 27 Kerbau

Upacara adat pemakaman jenazah, Rambu Solo’, pada masyarakat Toraja tak pernah kehilangan daya…

Selasa, 24 April 2018 09:31

Sangat Layak Jadi Daerah Otonomi Penuh

TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai, Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 24 April 2018 09:29

“Selamat Jalan sang Petarung, Perjuanganmu Selalu Dikenang”

Mulai hari ini (24/4) sampai Sabtu (28/4) akan dilaksanakan adat Rambu Solo’ pemakaman almarhum…

Senin, 23 April 2018 10:19

Kaltim Tak Khawatir Dosen Asing, INI ALASANNYA....

SAMARINDA – Kebijakan pemerintah pusat membuka keran impor dosen asing memang menuai pro dan kontra.…

Senin, 23 April 2018 10:12
Dua Hari Polisi Olah TKP

Periksa Potongan Pipa Minyak yang Putus di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN – Seluruh potongan pipa minyak milik Pertamina yang menjadi barang bukti akhirnya berhasil…

Senin, 23 April 2018 10:05
Imigran Disarankan Tetap Tinggal di Rudenim

Penolakan Community House Menguat

BALIKPAPAN – Keinginan imigran menjadikan Balikpapan sebagai community house terus mendapat penolakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .