MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 12 April 2018 09:08
Pelajaran dari Pantai Karangsong
Begini Cara Warga Mengubah Musibah Jadi Berkah
BERAWAL DARI MUSIBAH: Kawasan Ekowisata Mangrove Karangsong kini jadi destinasi wisata utama di Kabupaten Indramayu. Wilayah ini pernah terdampak ceceran minyak pada 2008.

PROKAL.CO, Wajah Rustam, petani kepiting, tampak gundah saat ditemui di kantor Kelurahan Kariangau, Balikpapan, Rabu (11/4). Masalahnya, tambak kepiting yang dikelolanya terdampak ceceran minyak yang menyebar dari Teluk Balikpapan.

SELEPAS tumpahan minyak dua pekan lalu, banyak kepiting peliharaan yang akan diekspor terpapar minyak sehingga tidak dapat dijual. Padahal, tambak tersebut merupakan sumber penghasilan utamanya bersama 31 rekannya.

Kegundahan yang dia alami menguap seketika saat menyaksikan relawan dan satgas menanggulangi musibah yang terjadi 31 Maret lalu itu terus bergerak.

Tetapi dalam benaknya masih mempertanyakan apakah usaha tambak kepitingnya bisa kembali seperti sedia kala? Apa yang harus dilakukannya untuk kembali bangkit?

Melihat kasus tumpahan minyak ini, sejatinya pernah terjadi di Kilang RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu. Namun, kala itu penyebabnya berbeda.

Ali Sadikin, warga yang juga ketua Kelompok Tani Mangrove Pantai Lestari, Kecamatan Karangsong, Indramayu, berkisah. Pada 2008, ceceran minyak juga menutupi sebagian Pantai Karangsong karena musibah kebocoran pipa dari Kilang Balongan. “Banyak ikan-ikan mati di sekitar ceceran minyak tersebut. Biota laut yang lainnya pun mengkhawatirkan kondisinya,” ujar Ali.

Namun, Ali bersyukur, Pertamina menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan besar dan peduli pada lingkungan. Perlahan, Pertamina merangkul masyarakat Karangsong untuk bahu-membahu memulihkan ekosistem pesisir Karangsong yang terdampak ceceran minyak dari Kilang Balongan.

“Dibantu Pertamina, kami menanam mangrove dari nol. Karena sebelum terjadi musibah, memang di sini sudah sedikit hutan mangrove yang tersisa karena banyak nelayan yang tergiur membuat tambak sehingga mengubah hutan mangrove yang ada menjadi tambak. Alhamdulillah, setelah lima tahun proses pemulihan, semua biota laut kembali seperti semula. Bahkan sekarang Pantai Karangsong tidak terkena abrasi. Kawasan ini malah berkembang menjadi destinasi wisata untuk masyarakat sekitar bahkan turis domestik lainnya,” urai pria yang pernah menerima penghargaan Indonesia Green Award 2015 sebagai inspirator di bidang lingkungan.

Dari pengalaman tersebut, Ali memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar kilang Balikpapan untuk tidak khawatir dengan pemulihan karena musibah yang terjadi saat ini.

“Asal masyarakat sekitar mau berjuang bersama-sama dengan Pertamina dan didukung pemerintah daerah, insyaallah, semua akan kembali seperti semula,” tuturnya menggebu.

Ali juga yakin, di mana pun Pertamina beroperasi, badan usaha milik negara (BUMN) itu berkomitmen penuh pada lingkungan. Seperti yang ditunjukkan di Pantai Karangsong, Indramayu. “Setahu saya, Pertamina tidak pernah setengah-setengah membantu masyarakat. Bisa saja daerah yang sekarang terdampak bisa dikembangkan lebih baik seperti yang kami alami di Pantai Karangsong,” ungkapnya. (sos/aji/far/k8)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 08:35

TOP DAH..!! Isran-Hadi Siap Atasi Banjir di Tiga Kota

SAMARINDA – Sudah 23 hari, Isran Noor dan Hadi Mulyadi resmi menjadi gubernur dan wakil gubernur…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:51

MENGEJUTKAN..!! Ternyata Kabupaten Ini Potensi Teknologi Nuklir

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Kamis (18/10) menghadiri rapat presentasi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:51

Waspadai Pergerakan Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Pemerintah kota maupun Provinsi Kaltim tampaknya harus mewaspadai risiko tingginya inflasi…

Selasa, 23 Oktober 2018 06:49

UMP Harus Punya Klasifikasi

SAMARINDA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, upah minimum provinsi (UMP) Kaltim tahun ini bakal mengalami…

Senin, 22 Oktober 2018 06:47

Ribuan Anak Putus Sekolah, Pendidikan Kaltim Jadi Atensi

SAMARINDA – Pemprov Kaltim tampaknya harus bekerja keras dalam meningkatkan kualitas sumber daya…

Minggu, 21 Oktober 2018 11:19

Penyelundupan Narkotika Didominasi Melalui Malaysia

JAKARTA— Kasus narkotika seakan tiada hentinya. Dari awal Oktober hingga pertengahan Oktober kasus…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:16

Garansi Polder Tak Ada Buaya

SANGATTA – Kian dekat dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim 2018 di Kutai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Ekspor CPO Bantu Selamatkan Rupiah

SAMARINDA  -   Kinerja ekspor Kaltim pada Agustus mengalami penurunan 14,03 persen dibandingkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .