MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 12 April 2018 07:17
BELUM Digarap Maksimal, Petani Belum Surplus
-

PROKAL.CO, UPAYA memfasilitasi pembiayaan dengan bunga rendah kepada usaha pertanian tak sekadar memacu kinerja sektoral. Lebih lanjut, kebijakan tersebut juga bakal mendongkrak kesejahteraan para petani. Di Kaltim, hal itu belum tercapai.

Kondisi tersebut tergambar dari indeks nilai tukar petani (NTP) yang disurvei oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Lembaga tersebut mencatat, NTP Kaltim pada Maret lalu masih di posisi 97,06. Angka di bawah 100 menunjukkan bahwa petani di Benua Etam masih defisit. Artinya, pengeluaran untuk produksi pertanian dan konsumsi harian, masih lebih besar ketimbang pendapatan dari menjual produk.

Maret lalu, NTP Kaltim turun 0,70 poin dari bulan sebelumnya. Pengamat Pertanian Universitas Mulawarman Bernatal Saragih menyebut, penurunan itu masih tergolong wajar dan cukup beralasan. Terang dia, itu bisa jadi disebabkan sudah lewatnya masa panen raya yang berlangsung Februari lalu.

Terlepas dari itu, ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan NTP di Kaltim. “Faktor kedua, bisa jadi karena daya beli petani memang menurun karena ada hasil yang belum dijual, jadi pendapatan mereka berkurang,” tuturnya kepada Kaltim Post, Selasa (10/4). Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman itu menyebut, penurunan produksi pada Maret lalu, otomatis membuat dana tunai para petani berkurang.

Mengupas data BPS Maret lalu, posisi defisit NTP dipicu dua sisi. Pertama, karena pendapatan yang berkurang, sementara di sisi lain pengeluaran mereka meningkat.

Jika diperinci per subsektor, hanya petani di bidang perikanan dan peternakan yang mengalami surplus nilai tukar. Maret lalu, masing-masing indeksnya berada di posisi 103,39 dan 106,39. Sementara tiga subsektor lain, yakni perkebunan, tanaman pangan, dan hortikultura, masih di bawah 100.

Berbanding terbalik dengan para petani, indeks NTP untuk usaha pertanian masih bertahan di level surplus, dengan 108,26 poin. Turun tipis dari posisi Februari yang masih 108,66 poin. (*/ctr/man/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 06:19

Cuti Panjang Lebaran Tak Sepenuhnya Buruk

JAKARTA  –   Langkah pemerintah menambah cuti bersama untuk libur Lebaran dinilai bisa…

Sabtu, 21 April 2018 06:17

Pajak Rp 230 Miliar Berpotensi Menguap

JAKARTA   -   Hasil risetCenter of Reform on Economics (CORE) menyebutkan, industri makanan…

Sabtu, 21 April 2018 06:13

Laba Kimia Farma Tumbuh 22 Persen

JAKARTA  -  Perusahaan industri farmasi PT Kimia Farma memastikan akan membagikan dividen…

Jumat, 20 April 2018 06:38

Penjualan Turun, Astra Masih Kuasai Pasar Otomotif

JAKARTA - Angka penjualan mobil dari pabrikan di bawah naungan Astra Group pada triwulan I tahun ini…

Jumat, 20 April 2018 06:37

Selanjutnya, Pertemukan Bank dengan Peternak Sapi

Berbagai langkah diupayakan pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan populasi sapi. Meski banyak yang…

Jumat, 20 April 2018 06:34

Maskapai Diminta Waspadai Cuaca Buruk

JAKARTA - Maskapai penerbangan diimbau untuk mewaspadai cuaca. Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi…

Jumat, 20 April 2018 06:34

Angka Konsumsi Dua Kali Lipat Temuan Cadangan

JAKARTA - Cadangan minyak yang makin menipis menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemerintah. Menurut…

Jumat, 20 April 2018 06:33

Sebaran Kualitas Pekerja Jadi Perhatian

BEKASI – Tantangan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja semakin kompleks. Bersama pemerintah, dunia…

Jumat, 20 April 2018 06:32

Baru 22 Persen WP Badan Melapor

JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, sudah lebih dari 325 ribu…

Kamis, 19 April 2018 06:53

Perbankan Fokus Perbaiki NPL

SAMARINDA - Naiknya nilai pembentukan modal tetap bruto (PMTB) di Kaltim sepanjang tahun lalu tak diikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .