MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 12 April 2018 07:17
BELUM Digarap Maksimal, Petani Belum Surplus
-

PROKAL.CO, UPAYA memfasilitasi pembiayaan dengan bunga rendah kepada usaha pertanian tak sekadar memacu kinerja sektoral. Lebih lanjut, kebijakan tersebut juga bakal mendongkrak kesejahteraan para petani. Di Kaltim, hal itu belum tercapai.

Kondisi tersebut tergambar dari indeks nilai tukar petani (NTP) yang disurvei oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Lembaga tersebut mencatat, NTP Kaltim pada Maret lalu masih di posisi 97,06. Angka di bawah 100 menunjukkan bahwa petani di Benua Etam masih defisit. Artinya, pengeluaran untuk produksi pertanian dan konsumsi harian, masih lebih besar ketimbang pendapatan dari menjual produk.

Maret lalu, NTP Kaltim turun 0,70 poin dari bulan sebelumnya. Pengamat Pertanian Universitas Mulawarman Bernatal Saragih menyebut, penurunan itu masih tergolong wajar dan cukup beralasan. Terang dia, itu bisa jadi disebabkan sudah lewatnya masa panen raya yang berlangsung Februari lalu.

Terlepas dari itu, ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan NTP di Kaltim. “Faktor kedua, bisa jadi karena daya beli petani memang menurun karena ada hasil yang belum dijual, jadi pendapatan mereka berkurang,” tuturnya kepada Kaltim Post, Selasa (10/4). Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman itu menyebut, penurunan produksi pada Maret lalu, otomatis membuat dana tunai para petani berkurang.

Mengupas data BPS Maret lalu, posisi defisit NTP dipicu dua sisi. Pertama, karena pendapatan yang berkurang, sementara di sisi lain pengeluaran mereka meningkat.

Jika diperinci per subsektor, hanya petani di bidang perikanan dan peternakan yang mengalami surplus nilai tukar. Maret lalu, masing-masing indeksnya berada di posisi 103,39 dan 106,39. Sementara tiga subsektor lain, yakni perkebunan, tanaman pangan, dan hortikultura, masih di bawah 100.

Berbanding terbalik dengan para petani, indeks NTP untuk usaha pertanian masih bertahan di level surplus, dengan 108,26 poin. Turun tipis dari posisi Februari yang masih 108,66 poin. (*/ctr/man/k8)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…

Senin, 22 Oktober 2018 06:43

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

JAKARTA – Transaksi sistem perdagangan alternatif (SPA) mengalami peningkatan signifikan. Hal…

Senin, 22 Oktober 2018 06:42

Pangkas Impor Komponen Industri Elektronik

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian berharap…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:46

Tempat Cukur Idola Pesepak Bola

WALAU terkesan sepele, bisnis tempat cukur khusus pria alias barbershop ternyata tak semudah yang dibayangkan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .