MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 11 April 2018 11:35
Tujuh Titik Tambang Ilegal

Kelik: Di Sini, Negara Kalah dengan Penguasa

BELUM DITUTUP: Tumpukan batu bara masih terlihat di area Pesona Mahakam hingga menjelang petang kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Praktik jahat pengerukan “emas hitam” semakin dibendung. Khusus di Kelurahan Harapan Baru, terdapat beberapa titik lubang tambang. Banjir lumpur, tanah longsor, dan musibah lainnya adalah dampak dari kegiatan tersebut.

Hal tersebut kian dicemaskan warga di Pesona Mahakam, Cluster Luwai, RT 28. Sampai kemarin (10/4), tumpukan batu bara masih dibiarkan begitu saja, tanpa ada tindakan jelas. Lurah Harapan Baru Heriwati Andi Zainuddin menuturkan, praktik tambang illegal di wilayahnya sudah berlangsung lama. “Sudah hampir dua tahun,” ungkapnya.

Dia menyayangkan ada kegiatan pertambangan secara sembunyi-sembunyi. Dia berkisah, pada 2016, sempat ada seseorang bertemu dengannya dan meminta izin untuk melakukan aktivitas tambang. Beberapa alat berat seperti dozer dan ekskavator pun sudah siap beroperasi.

“Saya bilang sama orang tersebut, tarik semua alat berat, Anda belum kantongi izin dari dinas terkait,” sebut perempuan yang merupakan istri seorang aparat penegak hukum itu. Dia juga pernah mengadukan adanya aktivitas tambang ke pihak yang berwajib. RT 42, Loa Hui, dan RT 22, sebagian telah dikeruk secara ilegal.

Perempuan yang akrab disapa Bu Andi itu menyebutkan, lebih tujuh titik tambang ilegal beroperasi di Harapan Baru. “Mereka kalau diburu pada hilangan, beberapa bulan kemudian kembali lagi dengan orang yang baru,” ujarnya.

Media ini mengecek kembali ke lokasi tambang yang cukup dekat dengan rumah warga di Pesona Mahakam. Menurut Kelik Ismunandar, warga di perumahan tersebut menjelaskan, jarak antara tambang dengan rumah warga terdekat kurang dari 30 meter.

“Bagaimana kalau rumah kami di sini juga terkena longsor karena timbunan tanah yang mereka uruk diletakkan tepat di belakang rumah warga sini,” ujar Kelik.

Meski kemarin dua alat berat yang sebelumnya beraktivitas di area tambang tersebut tak lagi terlihat, Kelik menjelaskan, dirinya bakal tetap mengadukan hal tersebut ke polisi. “Yang mereka jadikan lahan itu masih milik pengembang dari Pesona Mahakam, tentu sudah menyalahi aturan,” imbuhnya.

Apalagi jarak lokasi tambang dengan permukiman sangat dekat. Pria yang akrab dengan kacamata bening itu turut menyoal tentang jalur perlintasan truk pengangkut batu bara tersebut. “Di sini, negara (pemerintah) kalah dengan penguasa. Seperti tak ada tindakan tegas bagi mereka,” sebutnya.  (*/dra/*/fch/kri/k11)


BACA JUGA

Minggu, 23 September 2018 12:00

Anggota DPRD Pelaku Persekusi Itu Ngga Mau Minta Maaf

PUBLIK tampaknya sudah telanjur kecewa dengan tindakan tiga oknum anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan.…

Sabtu, 22 September 2018 01:30

Pelaku Persekusi Itu Curhat ke MUI, Ini Kata Ketua MUI

SAMARINDA  -  Videopersekusi yang melibatkan tiga kader PDI Perjuangan di Samarinda sudah…

Sabtu, 22 September 2018 01:27

SPG Gagal Menikah karena Pesta Sabu

SAMARINDA  –   Malam telah larut pada Kamis (21/9). Perempuan berambut sepinggang berjalan…

Sabtu, 22 September 2018 01:25

Korban Persekusi Akan Diperiksa

SEMENTARA itu, meski belum ada kejelasan terkait laporan korban persekusi, Polresta Samarinda tak tinggal…

Sabtu, 22 September 2018 01:24

Anggota DPRD Lakukan Persekusi, BK Jamin Bertindak Tegas

BADAN  Kehormatan (BK) DPRD Samarinda memastikan akan melibatkan kepolisian dalam menyikapi dugaan…

Sabtu, 22 September 2018 01:23

Tak Ada Penyambungan Baru Tahun Ini

SAMARINDA  –  Hingga akhir tahun ini, direksi PDAM Balikpapan memastikan tak akan menambah…

Sabtu, 22 September 2018 01:19

Henna Tema Kaltim Mencuri Perhatian

HENNA merupakan bagian dari tradisi pernikahan. Memperindah tangan dengan desain nan cantik. Meski begitu,…

Jumat, 21 September 2018 08:48

Kriminlog: Aparat Jangan Terkesan Berpihak

KASUS dugaan persekusi yang menyeret tiga anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDI Perjuangan memasuki…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Polemik Data Janda dan Duda Tak Valid

SAMARINDA – Sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp (WA) membuat Pengadilan Agama Klas II Samarinda…

Jumat, 21 September 2018 08:45

KPU Segera Umumkan DCT

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menggelar proses penandatanganan rancangan daftar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .