MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 11 April 2018 11:35
Tujuh Titik Tambang Ilegal

Kelik: Di Sini, Negara Kalah dengan Penguasa

BELUM DITUTUP: Tumpukan batu bara masih terlihat di area Pesona Mahakam hingga menjelang petang kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Praktik jahat pengerukan “emas hitam” semakin dibendung. Khusus di Kelurahan Harapan Baru, terdapat beberapa titik lubang tambang. Banjir lumpur, tanah longsor, dan musibah lainnya adalah dampak dari kegiatan tersebut.

Hal tersebut kian dicemaskan warga di Pesona Mahakam, Cluster Luwai, RT 28. Sampai kemarin (10/4), tumpukan batu bara masih dibiarkan begitu saja, tanpa ada tindakan jelas. Lurah Harapan Baru Heriwati Andi Zainuddin menuturkan, praktik tambang illegal di wilayahnya sudah berlangsung lama. “Sudah hampir dua tahun,” ungkapnya.

Dia menyayangkan ada kegiatan pertambangan secara sembunyi-sembunyi. Dia berkisah, pada 2016, sempat ada seseorang bertemu dengannya dan meminta izin untuk melakukan aktivitas tambang. Beberapa alat berat seperti dozer dan ekskavator pun sudah siap beroperasi.

“Saya bilang sama orang tersebut, tarik semua alat berat, Anda belum kantongi izin dari dinas terkait,” sebut perempuan yang merupakan istri seorang aparat penegak hukum itu. Dia juga pernah mengadukan adanya aktivitas tambang ke pihak yang berwajib. RT 42, Loa Hui, dan RT 22, sebagian telah dikeruk secara ilegal.

Perempuan yang akrab disapa Bu Andi itu menyebutkan, lebih tujuh titik tambang ilegal beroperasi di Harapan Baru. “Mereka kalau diburu pada hilangan, beberapa bulan kemudian kembali lagi dengan orang yang baru,” ujarnya.

Media ini mengecek kembali ke lokasi tambang yang cukup dekat dengan rumah warga di Pesona Mahakam. Menurut Kelik Ismunandar, warga di perumahan tersebut menjelaskan, jarak antara tambang dengan rumah warga terdekat kurang dari 30 meter.

“Bagaimana kalau rumah kami di sini juga terkena longsor karena timbunan tanah yang mereka uruk diletakkan tepat di belakang rumah warga sini,” ujar Kelik.

Meski kemarin dua alat berat yang sebelumnya beraktivitas di area tambang tersebut tak lagi terlihat, Kelik menjelaskan, dirinya bakal tetap mengadukan hal tersebut ke polisi. “Yang mereka jadikan lahan itu masih milik pengembang dari Pesona Mahakam, tentu sudah menyalahi aturan,” imbuhnya.

Apalagi jarak lokasi tambang dengan permukiman sangat dekat. Pria yang akrab dengan kacamata bening itu turut menyoal tentang jalur perlintasan truk pengangkut batu bara tersebut. “Di sini, negara (pemerintah) kalah dengan penguasa. Seperti tak ada tindakan tegas bagi mereka,” sebutnya.  (*/dra/*/fch/kri/k11)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 10:06

Kebakaran Kedua Ramadan, Tujuh Bangunan Ludes

SAMARINDA - Si jago merah memecah keheningan malam di Jalan Dr Soetomo, RT 40, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan…

Minggu, 20 Mei 2018 10:05

Sekkot Bakal Panggil Dewan Pengawas PDAM

SAMARINDA – Surat rekomendasi terhadap hasil evaluasi terhadap kinerja direksi PDAM Tirta Kencana…

Minggu, 20 Mei 2018 10:04

Sirkuit Dadakan di Dekat Perumahan Elite

SALAT sunah Tarawih belum usai, motor-motor sekumpulan anak muda sudah berjejer di jalan selebar sekitar…

Sabtu, 19 Mei 2018 11:36

Dua Hari Berturut-turut Api Mengamuk saat Ramadan

SAMARINDA - Sirine mobil pemadam kebakaran kembali memecah keheningan malam. Belasan mobil penjinak…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:13

Jabatan Direksi PDAM Diperpanjang?

SAMARINDA – Posisi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Alimuddin…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:12

Gakkum LHK Mulai Petakan Daerah Rawan

SAMARINDA – Taman hutan raya (Tahura) kini benar-benar dalam pengawasan. Bukan hanya institusi…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:12

Guru yang Mesum dengan Siswinya Itu Serahkan Duit Rp 20 Juta di Dalam Mobil

SAMARINDA - Kasus yang menimpa Sukiman, oknum guru yang tersandung kasus cabul akhirnya dilaporkan kepada…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:11

Pembunuh Mahasiswi Dituntut 15 Tahun

Kasus pembunuhan terhadap mahasiswi Debby Auliani pada 28 Oktober 2017 silam memasuki babak baru. Jaksa…

Jumat, 18 Mei 2018 10:24

Dalang Tambang Tahura Belum Terungkap

SAMARINDA - Perjalanan panjang dari markas Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum…

Jumat, 18 Mei 2018 10:20

Staf Unmul Klaim Bukan “Pengantin”

SAMARINDA – Penyerangan kelompok teroris tak bisa diketahui kapan waktunya, di mana lokasi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .