MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Rabu, 11 April 2018 08:35
Profesionalisme Kepala Sekolah

PROKAL.CO, OLEH: NOOR AIDAWATI, M.PD.
(Guru SMK 1 Samarinda)

KEPALA sekolah adalah orang yang diberi wewenang dan diberi kepercayaan untuk memimpin dan mengembangkan salah satu sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta supaya sekolah tersebut maju, berkembang, berjalan sesuai dengan harapan orang tua murid, masyarakat, dan pemerintah. Sehingga tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dapat tercapai  dengan baik.

Untuk menjadi kepala sekolah yang baik, harus memiliki keikhlasan dalam memimpin, membina, dan mampu mengembangkan sekolah tersebut. Kepala sekolah yang memiliki keahlian akan memiliki kemampuan. Demikian juga kepala sekolah akan mampu merealisasikan semua program sekolah dalam kegiatan nyata melalui proses pendidikan baik bersifat intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

Kepala sekolah dikenal sebagai suatu pekerjaan profesional, artinya jabatan ini memerlukan suatu keahlian khusus. Kepala sekolah yang profesional memiliki dan menguasai tentang seluk beluk pendidikan dan pengajaran serta ilmu-ilmu lainnya. Pekerjaan sebagai kepala sekolah merupakan pekerjaan profesional sehingga tepat untuk dikatakan sebagai suatu profesi. Sebagai suatu profesi pengembangan kemampuan dan meningkatkan kompetensi merupakan hal penting yang dapat memberi kontribusi signifikan sebagai peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Kepala sekolah salah satu tugasnya adalah meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi, dan seni. Hal ini mengandung arti bahwa kinerja kepala sekolah sebagai pengembangan profesi menjadi gambaran pelaksanaan tugas yang berorientasi ke depan sebagai dasar menghadapi berbagai tantangan perubahan sebagai akibat dari globalisasi.

Tuntutan profesionalisme kepala sekolah memerlukan upaya untuk terus mengembangkan profesional melalui peningkatan kapasitas diri agar makin mampu mengembangkan profesinya dalam menjalankan tugas di sekolah. Hal tersebut sejalan dengan tuntutan upaya peningkatan pendidikan secara terus menerus.

Dengan demikian, peran kelapa sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan memerlukan sikap inovatif. Sikap inovatif dalam pendidikan memiliki pengaruh yang besar dan menentukan keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan inovasi pembelajaran. Dengan meningkatnya kualitas pembelajaran, harapan dan tujuan untuk dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap serta mampu menghadapi persaingan akan dapat terwujud.

Pengembangan kinerja kepala sekolah dilihat dari sudut manajemen kinerja dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan berbasis kompetensi dan pendekatan berbasis kinerja. Pendekatan berbasis kompetensi dapat dilakukan melalui peningkatan kemampuan kepala sekolah untuk melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan peran dan tugasnya, sedangkan pendekatan barbasis kinerja dapat dilakukan kepala sekolah melalui implementasi praktik-praktik terbaik dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan bidang tugasnya.

Jadi yang dimaksud dengan profesi adalah suatu keahlian atau kemampuan yang dimiliki seseorang dalam bidang pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan, sedangkan profesional adalah orang yang benar-benar memiliki keahlian atau kemampuan dalam bidang pekerjaan, sehingga hasil yang dicapai sangat memuaskan, efektif efisien, berhasil dan berguna untuk kepentingan umat manusia dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Pengembangan kepala sekolah dirasakan semakin penting manfaatnya karena tuntutan pekerjaan atau jabatan. Setiap kepala sekolah dituntut agar dapat bekerja efektif, efisien, kualitas, dan kuantitas pekerjaannya semakin baik sehingga memiliki daya saing semakin besar. Pengembangan ini dilakukan untuk tujuan nonkarier maupun karier kepala sekolah melalui latihan dan pendidikan.

Dalam mengembangkan kemampuan kepala sekolah digunakan metode-metode, misalnya pelaksanaan pengembangan (training and education) yang berdasarkan pada program pengembangan sekolah. Dalam program pengembangan kepala sekolah telah ditetapkan sarana, proses, waktu, dan metode pelaksanaannya. Sasaran yang ingin dicapai dalam metode ini adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan teknik mengerjakan pekerjaan atau technical skills bagi kepala sekolah dan meningkatkan keahlian dan kecakapan serta mengambil keputusan atau managerial skills dan conceptual skills bagi kepala sekolah.

Kompetensi kepala sekolah menjadi hal yang dapat mendorong dan mendasari keberhasilan sekolah dalam menjalankan perannya di masyarakat. Oleh karena itu, kepala sekolah harus berupaya untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan desain dan rencana pengembangan sekolah. Pengembangan kompetensi individu kepala sekolah harus dilakukan secara seimbang antara kompetensi intelektual, sosial, dan emosional. Kompetensi adalah karakteristik utama dan individu untuk menghasilkan kinerja superior dalam melakukan pekerjaan yang mencakup motif, sifat, konsep diri, pengetahuan, dan keahlian.

Ada lima karakteristik utama dan kompetensi yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja individu kepala sekolah, yaitu;

Motif, yaitu sesuatu yang dipikirkan dan diinginkan oleh kepala sekolah secara konsisten dan adanya dorongan untuk mewujudkannya dalam bentuk-bentuk tindakan-tindakan.

Watak, yaitu karakteristik mental dan konsistensi respons kepala sekolah terhadap rangsangan, tekanan, situasi, atau informasi.

Konsep diri, yaitu tata nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh kepala sekolah yang mencerminkan tentang bayang diri atau sikap terhadap masa depan.

Pengetahuan, yaitu informasi yang memiliki maka yang dimiliki kepala sekolah dalam bidang kajian tertentu.

Keterampilan, yaitu kemampuan kepala sekolah untuk melakukan sesuatu pekerjaan fisik atau mental.

Kompetensi pengetahuan dan keterampilan cenderung lebih nyata dan relatif mudah dikembangkan. Sedangkan watak dan motif cenderung lebih tersembunyi sehingga cukup sulit untuk dinilai dan dikembangkan. Kompetensi motif, watak, dan konsep diri diharapkan dapat memprediksi tindakan kepala sekolah sehingga akhirnya dapat memprediksi kinerja kepala sekolah.

Meskipun kompetensi sulit dipahami secara komprehensif, terutama berkaitan dengan aspek yang tersembunyi, namun dalam tataran praktis manifestasinya dalam bentuk kinerja dapat menjadi dasar untuk melihat kompetensi kepala sekolah. Untuk memahami konsep tersembunyi dari kompetensi, dapat dilihat dangan inferensi dari tataran praktis, sehingga tataran praktis kinerja dapat menilai tentang kompetensi yang dimiliki oleh kepala sekolah. (*/one/k18)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 06:54

Persyaratan Bahasa Inggris bagi Pejabat Pemerintah: Yay or Nay?

Oleh: Veronika Hanna Naibaho[Widyaiswara di Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:51

Mitigasi Bencana melalui Pengenalan Bencana Geologi

Oleh: Muhammad Dahlan Balfas(Dosen Program Studi S-1 Teknik Geologi Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman)…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:11

Mana Tanah Rakyat? Refleksi Hari Tani Nasional

HARI Tani Nasional (HTN) yang diperingati setiap 24 September merupakan hari lahirnya Undang-Undang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:10

Masihkah Sepak Bola Menjadi Alat Pemersatu Bangsa?

SEPAK  BOLA Indonesia kembali memakan korban. Duel klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:13

Teknologi Bisa Mengubah Kita

Oleh: RP Yohanes Antonius Lelaona, SVD(Rohaniwan Warga Tenggarong) DALAM bulan September lalu, perusahaan…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:11

"Enggak Perlu Pakai Helm"

Oleh: Hendrajati(Pendiri HSE Indonesia & Mahasiswa S-2 MP UAD Jogjakarta.) Enggak perlu pakai helm,…

Rabu, 10 Oktober 2018 07:03

Pentingnya Bangun Ketahanan Mental sejak Dini

Oleh: dr Mariati Herlina Sitinjak Sp KJ(Dokter spesialis kedokteran jiwa dari Rumah Sakit Samarinda…

Rabu, 10 Oktober 2018 07:00

Menaruh Harapan pada Isran–Hadi untuk Kaltim Berdaulat

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO, MM(Pemerhati Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kerakyatan, Mahasiswa S3-Doktor…

Selasa, 09 Oktober 2018 07:00

Mari Jaga Martabat Peradilan

OLEH: USNUL KHOTIMAH(Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman) KESADARAN masyarakat untuk mewujudkan…

Selasa, 09 Oktober 2018 06:56

Gempa, Geological Hazard

OLEH: Dr SUNARTO SASTROWARDOJO(Dosen Sekolah Pascasarjana Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Universitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .