MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Rabu, 11 April 2018 08:35
Profesionalisme Kepala Sekolah

PROKAL.CO, OLEH: NOOR AIDAWATI, M.PD.
(Guru SMK 1 Samarinda)

KEPALA sekolah adalah orang yang diberi wewenang dan diberi kepercayaan untuk memimpin dan mengembangkan salah satu sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta supaya sekolah tersebut maju, berkembang, berjalan sesuai dengan harapan orang tua murid, masyarakat, dan pemerintah. Sehingga tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dapat tercapai  dengan baik.

Untuk menjadi kepala sekolah yang baik, harus memiliki keikhlasan dalam memimpin, membina, dan mampu mengembangkan sekolah tersebut. Kepala sekolah yang memiliki keahlian akan memiliki kemampuan. Demikian juga kepala sekolah akan mampu merealisasikan semua program sekolah dalam kegiatan nyata melalui proses pendidikan baik bersifat intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

Kepala sekolah dikenal sebagai suatu pekerjaan profesional, artinya jabatan ini memerlukan suatu keahlian khusus. Kepala sekolah yang profesional memiliki dan menguasai tentang seluk beluk pendidikan dan pengajaran serta ilmu-ilmu lainnya. Pekerjaan sebagai kepala sekolah merupakan pekerjaan profesional sehingga tepat untuk dikatakan sebagai suatu profesi. Sebagai suatu profesi pengembangan kemampuan dan meningkatkan kompetensi merupakan hal penting yang dapat memberi kontribusi signifikan sebagai peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Kepala sekolah salah satu tugasnya adalah meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi, dan seni. Hal ini mengandung arti bahwa kinerja kepala sekolah sebagai pengembangan profesi menjadi gambaran pelaksanaan tugas yang berorientasi ke depan sebagai dasar menghadapi berbagai tantangan perubahan sebagai akibat dari globalisasi.

Tuntutan profesionalisme kepala sekolah memerlukan upaya untuk terus mengembangkan profesional melalui peningkatan kapasitas diri agar makin mampu mengembangkan profesinya dalam menjalankan tugas di sekolah. Hal tersebut sejalan dengan tuntutan upaya peningkatan pendidikan secara terus menerus.

Dengan demikian, peran kelapa sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan memerlukan sikap inovatif. Sikap inovatif dalam pendidikan memiliki pengaruh yang besar dan menentukan keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan inovasi pembelajaran. Dengan meningkatnya kualitas pembelajaran, harapan dan tujuan untuk dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap serta mampu menghadapi persaingan akan dapat terwujud.

Pengembangan kinerja kepala sekolah dilihat dari sudut manajemen kinerja dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan berbasis kompetensi dan pendekatan berbasis kinerja. Pendekatan berbasis kompetensi dapat dilakukan melalui peningkatan kemampuan kepala sekolah untuk melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan peran dan tugasnya, sedangkan pendekatan barbasis kinerja dapat dilakukan kepala sekolah melalui implementasi praktik-praktik terbaik dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan bidang tugasnya.

Jadi yang dimaksud dengan profesi adalah suatu keahlian atau kemampuan yang dimiliki seseorang dalam bidang pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan, sedangkan profesional adalah orang yang benar-benar memiliki keahlian atau kemampuan dalam bidang pekerjaan, sehingga hasil yang dicapai sangat memuaskan, efektif efisien, berhasil dan berguna untuk kepentingan umat manusia dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Pengembangan kepala sekolah dirasakan semakin penting manfaatnya karena tuntutan pekerjaan atau jabatan. Setiap kepala sekolah dituntut agar dapat bekerja efektif, efisien, kualitas, dan kuantitas pekerjaannya semakin baik sehingga memiliki daya saing semakin besar. Pengembangan ini dilakukan untuk tujuan nonkarier maupun karier kepala sekolah melalui latihan dan pendidikan.

Dalam mengembangkan kemampuan kepala sekolah digunakan metode-metode, misalnya pelaksanaan pengembangan (training and education) yang berdasarkan pada program pengembangan sekolah. Dalam program pengembangan kepala sekolah telah ditetapkan sarana, proses, waktu, dan metode pelaksanaannya. Sasaran yang ingin dicapai dalam metode ini adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan teknik mengerjakan pekerjaan atau technical skills bagi kepala sekolah dan meningkatkan keahlian dan kecakapan serta mengambil keputusan atau managerial skills dan conceptual skills bagi kepala sekolah.

Kompetensi kepala sekolah menjadi hal yang dapat mendorong dan mendasari keberhasilan sekolah dalam menjalankan perannya di masyarakat. Oleh karena itu, kepala sekolah harus berupaya untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan desain dan rencana pengembangan sekolah. Pengembangan kompetensi individu kepala sekolah harus dilakukan secara seimbang antara kompetensi intelektual, sosial, dan emosional. Kompetensi adalah karakteristik utama dan individu untuk menghasilkan kinerja superior dalam melakukan pekerjaan yang mencakup motif, sifat, konsep diri, pengetahuan, dan keahlian.

Ada lima karakteristik utama dan kompetensi yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja individu kepala sekolah, yaitu;

Motif, yaitu sesuatu yang dipikirkan dan diinginkan oleh kepala sekolah secara konsisten dan adanya dorongan untuk mewujudkannya dalam bentuk-bentuk tindakan-tindakan.

Watak, yaitu karakteristik mental dan konsistensi respons kepala sekolah terhadap rangsangan, tekanan, situasi, atau informasi.

Konsep diri, yaitu tata nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh kepala sekolah yang mencerminkan tentang bayang diri atau sikap terhadap masa depan.

Pengetahuan, yaitu informasi yang memiliki maka yang dimiliki kepala sekolah dalam bidang kajian tertentu.

Keterampilan, yaitu kemampuan kepala sekolah untuk melakukan sesuatu pekerjaan fisik atau mental.

Kompetensi pengetahuan dan keterampilan cenderung lebih nyata dan relatif mudah dikembangkan. Sedangkan watak dan motif cenderung lebih tersembunyi sehingga cukup sulit untuk dinilai dan dikembangkan. Kompetensi motif, watak, dan konsep diri diharapkan dapat memprediksi tindakan kepala sekolah sehingga akhirnya dapat memprediksi kinerja kepala sekolah.

Meskipun kompetensi sulit dipahami secara komprehensif, terutama berkaitan dengan aspek yang tersembunyi, namun dalam tataran praktis manifestasinya dalam bentuk kinerja dapat menjadi dasar untuk melihat kompetensi kepala sekolah. Untuk memahami konsep tersembunyi dari kompetensi, dapat dilihat dangan inferensi dari tataran praktis, sehingga tataran praktis kinerja dapat menilai tentang kompetensi yang dimiliki oleh kepala sekolah. (*/one/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:21

Memaknai 17 Agustus bagi Indonesia

Tanggal  17 Agustus 2018 masyarakat Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke-73 tahun dan sudah…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:18

Memaknai Kemerdekaan

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO MM(Pemerhati Ketenagakerjaan & Ekonomi Kerakyatan, Mahasiswa S-3–Doktor…

Rabu, 15 Agustus 2018 07:17

Karena Ayahku Seorang Veteran RI

OLEH: MUTHI' MASFU'AH(Koordinator Literasi DPW Kaltim dan Devisi Pengembangan Wilayah Literasi DPP Jakarta)…

Selasa, 14 Agustus 2018 07:14

Nilai Religius Membantu Kemajuan Peradaban

Oleh: RP Yohanes Antonius Lelaona, SVD(Rohaniwan Warga Tenggarong) DALAM  tulisan saya yang dimuat…

Senin, 13 Agustus 2018 08:39

Membangun Safety Leadership di Dunia Pendidikan

OLEH: HENDRAJATI, S.Pd  (Pendiri dan Ketua Umum HSE Indonesi) KENAPA perlu? Pernahkah terpikir…

Senin, 13 Agustus 2018 08:36

Tips Memilih Ternak Kurban yang Baik dan Sehat

Oleh: drh Dwi Suryadi (Dokter Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan) IDULADHA merupakan…

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:23

Mewujudkan Hemeroteca Nacional de Mexicodi Kaltim, Kenapa Tidak?

CONRADO SOL masuk ke sebuah gedung bangunan bergaya modern dengan nuansa warna cokelat kayu yang dominan.…

Kamis, 09 Agustus 2018 07:19

Jalan Spiritual Menuju Semangat Proklamasi

OLEH: RP YOHANES ANTONIUS LELAONA, SVD (Rohaniwan Warga Tenggarong)MENGAWALI tulisan ini, izinkan saya…

Selasa, 07 Agustus 2018 07:56

Kartesianisme

Oleh: Dr. Ir. Sunarto Sastrowardojo, M. Arch(Dosen Pascasarjana Perencanaan Wilayah, Unmul) KARTESIUS…

Jumat, 03 Agustus 2018 08:07

Dominasi Ketua Umum

Oleh:  Ariful Amin(Koordinator Komunitas Pemerhati Kota Balikpapan) DI dunia ini selalu diciptakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .