MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 11 April 2018 07:28
Kawasan Karst Jadi Potensi Investasi Unggulan
BI: Kaltim Butuh Pabrik Semen
UNTUK JANGKA PANJANG: Progres jalan tol Balikpapan-Samarinda. Kaltim butuh investasi pabrik semen untuk mengejar kebutuhan infrastruktur. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemerintah telah menetapkan potensi investasi unggulan Kaltim, yang masuk program Regional Investment Relation Unit (RIRU) tahun ini. Salah satunya, kawasan karst Mangkalihat yang terhampar di wilayah Berau dan Kutai Timur. Hingga kini, belum tampak langkah konkret untuk merealisasikannya, di samping memang terkendala masalah kelestarian lingkungan.

Selain karst di Mangkalihat, Pemprov Kaltim bersama Bank Indonesia juga menetapkan dua proyek pembangunan sebagai potensi investasi unggulan tahun ini. Yakni, proyek coastal road di Balikpapan dan pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang. Ketiga potensi tersebut diprioritaskan promosi ke pemodal asing dengan skema joint venture.

Berdasarkan catatan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan, Kaltim memiliki potensi karst terbesar di Tanah Borneo, dengan luasan mencapai 3,64 juta hektare. Sekitar 59 persen atau 2,14 juta di antaranya berlokasi di kawasan Mangkalihat.

Luasan karst itu, disebut bisa memenuhi kebutuhan mineral gamping untuk industri semen 8,2 miliar ton atau 74 miliar meter kubik, yang disebut cukup untuk memenuhi pembangunan jangka panjang. Adapun perusahaan yang sudah mengambil langkah untuk memberdayakannya, sementara ini adalah Berau Cement Factory, dengan nilai investasi Rp 5,1 triliun.

Manajer Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Christian menilai, pemilihan karst sebagai potensi investasi unggulan sudah strategis. Hal itu telah dipelajari bank sentral, dalam beberapa kali pertemuan dengan pemprov, untuk membahas upaya pengembangan investasi di daerah ini.

“Potensi karst itu sangat besar. Apalagi Kaltim belum punya pabrik semen. Kalau ada itu, efeknya sangat besar,” ungkapnya kepada Kaltim Post, Jumat (6/4).

Dia menyebut, sebagai daerah yang masih butuh banyak pembangunan infrastruktur, sudah sepatutnya Kaltim mempertimbangkan keberadaan pabrik semen. Tersedianya bahan baku, menjadi penguat pertimbangan tersebut.

“Infrastruktur kita pasti butuh banyak semen. Jadi, kita tidak lagi bergantung pasokan lain, Bosowa ataupun Tonasa,” tuturnya.

Namun, lanjut Christian, potensi investasi karst di Mangkalihat jadi yang paling berisiko di antara tiga potensi unggulan Kaltim tahun ini. Salah satunya, terkait peluang pencemaran lingkungan yang paling kontroversial adalah perbukitan kapur untuk bahan semen tersebut.

 “Bagi para pelaku industri, potensi ini tentu sangat menggiurkan. Pasti banyak investor yang mau,” katanya.

Sayangnya, peluang itu harus berhadapan dengan isu lingkungan. Sebab, sekitar 70 persen cadangan mineral gamping di Kaltim berada di bentang alam karst yang dilindungi. Eksploitasi dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan ekosistem, khususnya di dalam gua-gua dan perairan tertutup yang merupakan habitat berbagai spesies endemis.

“Saat ini sudah ada beberapa titik yang disebut tidak akan dieksploitasi, agar tidak merusak alam. Salah satunya, daerah Gua Mengkuris yang memiliki lukisan tapak tangan berusia ribuan tahun. Di beberapa daerah lain juga harus dilindungi, dan tidak akan dirusak untuk kepentingan pabrik semen,” tutupnya. (*/ctr/man/k8)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 06:31

Permintaan Aneh Pelanggan Menggali Kreativitas

SETELAH lulus dari Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia pada 2014, Sherli Sukangto…

Minggu, 20 Mei 2018 06:28

Jaga Komunikasi, Kualitas, dan Kecepatan Kerja

MENGELOlA bisnis di bidang desain sejak 2014, Sherli Sukangto mengaku telah banyak menghadapi persaingan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

Hypermart Mulai Geber Diskon dan Promo

BALIKPAPAN  -  Meski indeks tendensi konsumen (ITK) turun, retailer di Kota Minyak optimistis…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:13

Waspada Bibit Kelapa Sawit Ilegal

SAMARINDA  -  Para petani kembali diminta mewaspadai peredaran benih kelapa sawit ilegal.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:12
Masih Didominasi Pajak

Triwulan Pertama, PAD Kaltim Capai 16,85 Persen

SAMARINDA  -  Kinerja Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:11

Sering Terbentur Aturan

BALIKPAPAN  - Perusahaan di Kaltim belum maksimal dalam memanfaatkan keuntungan melantai di Bursa…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:37

Perusahaan Lokal Masih Enggan Go Public

BALIKPAPAN - Minat perusahaan lokal untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .