MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Selasa, 10 April 2018 11:49
Makan Berlemak, Hiperplasia Sebasea Semakin Banyak
PENCEGAHAN DINI: Belum ada obat yang menjamin hiperplasia sebasea akan sembuh. Untuk mencegahnya agar tak tumbuh semakin banyak, Anda harus mengubah pola hidup lebih sehat. Hindari makanan berlemak, perbanyak makan buah dan sayur, serta rajinlah berolahraga.

PROKAL.CO, WAJAH ditumbuhi bintil putih kekuningan bak jerawat yang sudah matang, bintil tersebut berada di dalam kulit dan tidak bisa dikeluarkan meski sudah dipijit atau dioles obat jerawat. Kelainan kulit tersebut bernama hiperplasia sebasea. Meski tidak membuat badan risi karena keberadaannya, tetapi hiperplasia sebasea bisa membuat kepercayaan diri seseorang menurun. Sebab, sering muncul di area wajah, pangkal dagu, dada, sampai punggung.

“Hiperplasia bukan masalah kulit, tetapi kelainan. Nah, terjadinya bisa faktor genetik atau karena produksi minyak dalam tubuh penderitanya cukup banyak,” ujar dr Daulat Sinambela SpKK.

Dokter yang berpraktik di Klinik Kellyn Medika Samarinda itu mengatakan, penyebab hiperplasia sebasea tersebut tak hanya disebabkan gaya hidup yang buruk. Sebab, produksi minyak berlebih juga bisa karena faktor keturunan. Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan berminyak bisa semakin mendukung munculnya kelainan tersebut, dan minyak semakin menumpuk di bawah jaringan kulit.

"Untuk mengobati hiperplasia sebasea belum ada obat resmi atau pasti yang menjamin bisa menyembuhkan. Tapi, setidaknya pasien bisa disarankan menjalani bedah listrik atau laser,” katanya.

Hiperplasia sebasea, lanjut Daulat, merupakan kelainan kulit yang tidak bisa disembuhkan. Sebab, penderitanya akan terus-menerus memproduksi lemak dan perkembangan kelenjar lemak di kulit itu terus muncul. “Bahkan akan semakin banyak seiring bertambahnya usia si penderita,” terangnya.

Daulat menyarankan untuk segera melakukan tindakan preventif berupa bedah listrik atau laser sebelum muncul semakin banyak dan menuanya seseorang. “Karena tidak cukup nyaman dilihat kalau semakin banyak,” tutur pria berkulit putih itu.

Seturut itu, kontrol pula jumlah makanan berlemak yang dikonsumsi. Jadi, lemak dalam tubuh tidak terus bertambah. “Dan pastinya gaya hidup harus lebih sehat dengan rutin berolahraga dan konsumsi makanan sehat,” tutup dia. (*/day/*/ni/k8)

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Desember 2018 10:07

Anak Ngambek, Bunda Jangan Stress, Lakukan Ini

Ketika mengajak anak ke mal atau ketika mereka menginginkan sesuatu,…

Minggu, 02 Desember 2018 10:06

Percaya Diri dengan Tubuh Mini

TIDAK sedikit dari kaum hawa harus menghadapi berbagai tekanan yang…

Minggu, 02 Desember 2018 06:26

Terinspirasi Pernikahan Sendiri

Tangan kanan Widy berhati-hati tatkala melukis di punggung tangan kliennya.…

Minggu, 02 Desember 2018 06:22

17 Jam Melayani Satu Keluarga

PENGALAMAN adalah guru terbaik, hal itu diyakini Widyasari yang sudah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:18

Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Orang Besar

NYARIS seluruh daerah terpencil di Kalimantan pernah disambangi Widyasari untuk…

Minggu, 02 Desember 2018 06:16

Inovasi Kue Tradisional

BANYAK orang berlomba-lomba mengembangkan kreativitas demi menciptakan menu terbaru. Salah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:13

Terang Bulan Cake

HENNY Chandra tertarik membuat keik dengan konsep dari terang bulan…

Selasa, 27 November 2018 11:35

Cantik dengan Tomat, Begini Caranya...

Tomat kaya akan beta-karoten, vitamin C dan lycopene, ini yang membuat…

Minggu, 25 November 2018 10:03

Inspirasi dari Luar Negeri

BUNGA memang selalu identik dengan keindahan. Umumnya, objek yang satu…

Minggu, 25 November 2018 06:16

Ciptakan Keunikan

KEINGINAN menjadi pengusaha memang sudah tumbuh pada diri Yuliana Hendra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .