MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Selasa, 10 April 2018 11:14
Wow, Ada Rental Orang di Jepang
Digunakan untuk Antre sampai Bikin Cemburu Pasangan
Megumi Furukawa

PROKAL.CO, Ossan Rental memang pelopor bisnis rental orang di Jepang, tapi bukan satu-satunya. Kini layanan serupa cukup banyak di Jepang. Salah satunya adalah Support One yang menyediakan para perempuan dengan usia 20-an sampai 70-an tahun.

Rental itu berdiri pada 2013. Para pegawainya bisa disewa untuk kepentingan apa saja. Mulai nonton bioskop, jalan-jalan, menemani makan, membersihkan rumah, menjadi tamu di pesta pernikahan, pura-pura menjadi keluarga, menemani ke kencan buta, atau minta maaf atas nama si klien.

Mereka juga kerap disewa untuk antre tengah malam atau membuat cemburu pasangan. ”Banyak orang menyewa kami untuk membereskan masalah yang mereka buat. Ini hanya pekerjaan. Jadi, kami mengabaikan perasaan pribadi,” tegas Megumi Furukawa, pendiri Support One. Karena 80 persen anak buahnya perempuan, Furukawa harus ekstrahati-hati saat ada klien yang menyewa. Dia menerapkan aturan yang sangat ketat.

BACA JUGA Cerita Rental Orang di Jepang,Berawal dari Sakit Hati, Klien Pertama Nenek-Nenek 88 Tahun

Diberitakan JPNN.com, salah satunya, pegawai dan klien tidak boleh berkomunikasi langsung, harus lewat dia. Data klien juga harus lengkap untuk memastikan bahwa mereka bukan orang yang pernah terlibat tindak kriminal. Klien juga dilarang membawa perempuan yang disewa ke tempat tertutup. Misalnya, ke rumah dan tempat karaoke. Jika ingin menyewa untuk membersihkan rumah atau memasak, klien harus menyewa dua orang sekaligus. ”Keselamatan staf kami sangat penting,” tegasnya.

Perempuan 34 tahun itu mengaku juga sangat selektif memilih pegawai. Per bulan dia hanya mengambil satu pegawai baru untuk usaha rental orang yang dikelolanya. Padahal, lamaran yang masuk setiap bulan mencapai ratusan.

Saat ini dia hanya punya 39 anak buah. Dia ingin memiliki anak buah yang bisa dipercaya sepenuhnya. Dengan begitu, klien mereka bisa merasa aman saat menggunakan jasa Support One. Profesor bidang sosiologi keluarga di Chuo University Masahiro Yamada mengungkapkan bahwa membangun dan menjaga hubungan di Jepang sangat sulit. Sebab, ada budaya saling memberi dan menerima alias tidak ada yang gratis.

Misalnya, saat menerima hadiah pernikahan dan kado untuk bayi, mereka harus mengirimkan sesuatu sebagai tanda terima kasih. Saat Valentine’s Day, para perempuan memberikan cokelat kepada laki-laki. Sebagai gantinya, sebulan kemudian atau yang disebut dengan White Day, pria yang menerima wajib memberikan cokelat kepada para gadis. Semua kebaikan ibarat utang yang harus dibayar kembali.

”Kadang lebih mudah membayar saja untuk hal-hal kecil daripada meminta tolong teman,” tagas Yamada. (sha/c10/dos)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 12:57

Dilarang, Gadis Ini Tetap Ngotot Masuk Israel

TEL AVIV – Wajah Lara Alqasem kembali menghiasi media Israel. Kemarin (17/10) gadis 22 tahun tersebut…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:52
Temuan Tim Turki soal Khashoggi

Nyawa Melayang Tujuh Menit Kemudian

ANKARA – Kabar tidak sedap menyambut kedatangan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Turki kemarin…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:42

Skandal Seksnya Dibongkar, Presiden AS Bilang Bintang Film Porno Ini Mukanya Mirip Kuda

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membuat geger dengan ejekannya. Kali ini orang nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:38

Parah Nih, Pejabat Palsukan Kematian, Ternyata Hidup Mewah di Kastil

Polisi Prancis telah menangkap seorang "pejabat tinggi" Ukraina yang namanyan masih dirahasiakan. Pasalnya,…

Senin, 15 Oktober 2018 11:33

Opisisi Rusia Bebas, Langsung Kritik Pemerintah

MOSKOW – Alexei Navalny bisa menghirup udara bebas. Pemimpin oposisi Rusia itu kemarin (14/10)…

Senin, 15 Oktober 2018 11:31

Anwar Ibrahim Menangi Pemilu Sela di Port Dickson

KUALA LUMPUR – Kian dekat jalan Anwar Ibrahim menjadi perdana menteri (PM) Malaysia. Presiden…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:08
Jamal Khashoggi yang Lenyap di Konsulat Saudi

Tak Sempat Rayakan Ultah, Mungkin Batal Menikah

Nama Jamal Khashoggi menghiasi seluruh media massa sejak 2 Oktober. Selama lebih dari 10 hari terakhir,…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:00

Rakyat Protes, Pesta Tetap Meriah

LONDON – Kerajaan Inggris telah melangsungkan pernikahan Putri Eugenie dengan Jack Brooksbank…

Minggu, 14 Oktober 2018 12:01

Pastor Amerika Diduga Jadi Mahar

KASUS hilangnya Jamal Khashoggi rupanya membawa efek samping yang lain. Salah satunya, hubungan AS dan…

Minggu, 14 Oktober 2018 12:00
Drama Khashoggi Lebih dari Pembunuhan Jurnalis

Tiga Teori Menguat

ISTANBUL - Selama sepekan, media di berbagai belahan dunia menuliskan kekhawatiran tentang Jamal Khashoggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .