MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Selasa, 10 April 2018 11:14
Wow, Ada Rental Orang di Jepang
Digunakan untuk Antre sampai Bikin Cemburu Pasangan
Megumi Furukawa

PROKAL.CO, Ossan Rental memang pelopor bisnis rental orang di Jepang, tapi bukan satu-satunya. Kini layanan serupa cukup banyak di Jepang. Salah satunya adalah Support One yang menyediakan para perempuan dengan usia 20-an sampai 70-an tahun.

Rental itu berdiri pada 2013. Para pegawainya bisa disewa untuk kepentingan apa saja. Mulai nonton bioskop, jalan-jalan, menemani makan, membersihkan rumah, menjadi tamu di pesta pernikahan, pura-pura menjadi keluarga, menemani ke kencan buta, atau minta maaf atas nama si klien.

Mereka juga kerap disewa untuk antre tengah malam atau membuat cemburu pasangan. ”Banyak orang menyewa kami untuk membereskan masalah yang mereka buat. Ini hanya pekerjaan. Jadi, kami mengabaikan perasaan pribadi,” tegas Megumi Furukawa, pendiri Support One. Karena 80 persen anak buahnya perempuan, Furukawa harus ekstrahati-hati saat ada klien yang menyewa. Dia menerapkan aturan yang sangat ketat.

BACA JUGA Cerita Rental Orang di Jepang,Berawal dari Sakit Hati, Klien Pertama Nenek-Nenek 88 Tahun

Diberitakan JPNN.com, salah satunya, pegawai dan klien tidak boleh berkomunikasi langsung, harus lewat dia. Data klien juga harus lengkap untuk memastikan bahwa mereka bukan orang yang pernah terlibat tindak kriminal. Klien juga dilarang membawa perempuan yang disewa ke tempat tertutup. Misalnya, ke rumah dan tempat karaoke. Jika ingin menyewa untuk membersihkan rumah atau memasak, klien harus menyewa dua orang sekaligus. ”Keselamatan staf kami sangat penting,” tegasnya.

Perempuan 34 tahun itu mengaku juga sangat selektif memilih pegawai. Per bulan dia hanya mengambil satu pegawai baru untuk usaha rental orang yang dikelolanya. Padahal, lamaran yang masuk setiap bulan mencapai ratusan.

Saat ini dia hanya punya 39 anak buah. Dia ingin memiliki anak buah yang bisa dipercaya sepenuhnya. Dengan begitu, klien mereka bisa merasa aman saat menggunakan jasa Support One. Profesor bidang sosiologi keluarga di Chuo University Masahiro Yamada mengungkapkan bahwa membangun dan menjaga hubungan di Jepang sangat sulit. Sebab, ada budaya saling memberi dan menerima alias tidak ada yang gratis.

Misalnya, saat menerima hadiah pernikahan dan kado untuk bayi, mereka harus mengirimkan sesuatu sebagai tanda terima kasih. Saat Valentine’s Day, para perempuan memberikan cokelat kepada laki-laki. Sebagai gantinya, sebulan kemudian atau yang disebut dengan White Day, pria yang menerima wajib memberikan cokelat kepada para gadis. Semua kebaikan ibarat utang yang harus dibayar kembali.

”Kadang lebih mudah membayar saja untuk hal-hal kecil daripada meminta tolong teman,” tagas Yamada. (sha/c10/dos)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Juli 2018 21:40

Gara-Gara Ini, Saham Facebook Anjlok

NEW YORK – Kamis (26/7) menjadi hari terburuk buat Facebook. Untuk kali pertama sejak melantai…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:38

Tiga Bocah Meninggal karena Lapar

NEW DELHI – Kemiskinan memakan korban jiwa di India. Mansi, Sikha, dan Parul menemui ajal pada…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:37

Korut Pulangkan 55 Prajurit AS dalam Peti Mati

SEOUL – Korea Utara (Korut) memenuhi janjinya. Kemarin (27/7) pemerintahan Kim Jong-un memulangkan…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:35

Thailand Bikin Komite untuk Bocah-Bocah Gua, Ini Alasannya

BANGKOK – Pemerintah Thailand tidak main-main dengan peringatannya untuk tidak mengeksploitasi…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:33

Lawan Khan Akui Kekalahan

ISLAMABAD – Imran Khan dan Partai Pakistan Tehreek-i-Insaf (PTI) akan punya kesibukan baru. Yakni,…

Minggu, 22 Juli 2018 21:34

Soal Pertemuan di Helsinki, Trump Makin Terpojok

WASHINGTON - Posisi Donald Trump di kursi pimpinan Amerika Serikat (AS) makin terancam setelah pertemuan…

Minggu, 22 Juli 2018 21:32

Malaysia Buru Mantan Petinggi IMDB

KUALA LUMPUR – Dugaan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad atau IMDB terus diusut penegak…

Minggu, 22 Juli 2018 21:31

Publik Amerika Penasaran, Minta Kesaksian Penerjemah

PUBLIK Amerika Serikat (AS) dibuat penasaran dengan isi pembicaraan dalam pertemuan Helsinki lalu. Apa…

Minggu, 22 Juli 2018 21:29

Empat Hari Kerja Lebih Efektif

AUCKLAND – Manajemen Perpetual Guardian menerapkan kebijakan empat hari kerja sejak awal Maret…

Minggu, 22 Juli 2018 21:27

Aniaya Demonstran, Ajudan Presiden Dipecat

PARIS – Tindakan brutal Alexandre Benalla harus dibayar mahal. Pada Jumat (20/7) waktu Prancis,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .