MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 10 April 2018 11:00
RASAKAN..!! Andi dan Amin Divonis Mati..!!

PROKAL.CO, TARAKAN- Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Kaltara, menjatuhkan vonis mati terhadap dua terdakwa kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 11,4 kilogram, Senin (9/4). Majelis hakim PN Tarakan yang diketuai Cirsto E.N Sitorus dan anggota hakim masing-masing Hendra Yudha Utama dan Yudhi Kusuma menganggap para terdakwa terbukti memiliki sabu seberat 11.4 kg untuk diedarkan.

Dua terdakwa yang dihukum mati itu adalah Amin dan Andi alias Hendra (32). Mereka diadili bersama tiga terdakwa lain yang juga dihukum berat. Ary Permadi, Haryanto dan Roniansyah, ketiganya dipidana seumur hidup. Ketiga terdakwa yang divonis seumur hidup ini masing-masing mengajukan banding melalui penasihat hukum (PH) mereka Nunung SH.

Vonis Amin dan Andi dibacakan kemudian. Keduanya dinyatakan terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1 ) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Amin tertunduk lesu di kursi pesakitan, pasrah mendengar putusan hakim. Sementara, Andi yang mendapatkan giliran pembacaan terakhir sangat emosional ketika mengetahui dirinya divonis mati oleh hakim. Saat hakim menanyakan akankah melakukan upaya banding, dengan tegas Andi mengatakan upaya itu ditempuh setelah berdiskusi dengan dua penasihat hukumnya Agustan dan Andika.

Ketua PN Tarakan Wahyu Iman Santoso mengungkapkan, putusan hakim menunjukkan komitmen penegak hukum terhadap upaya pemberantasan narkotika.  “Ini menunjukkan komitmen kita, bahwa pengadilan sangat kuat. Apalagi Tarakan ini menjadi salah satu pintu gerbang masuknya narkotika dan menjadi ukuran buat para penyelundup narkotika. Oleh karena itu saya berpesan para pelaku tindak pidana narkotika berhentilah, PN akan menjadi kuburan bagi mereka,” ungkap Wahyu.

Donny Tri Istiqomah, S.H, M.H, selaku Ketua Tim Penasihat Hukum Andi akan melakukan upaya banding. Dia menilai hakim telah sewenang-wenang menggunakan kekuasaan dan kebebasan yang dimilikinya dengan mempidana seseorang tanpa didasarkan bukti.

 “Menyikapi putusan hakim yang memvonis klien kami Andi pidana mati sebagaimana yang juga menjadi tuntutan Jaksa Penuntut Umum, maka kami perlu menyampaikan keberatan. Di mana, putusan hakim tidak berpijak kepada kebenaran materil sebagaimana yang terungkap dan menjadi fakta persidangan,” ungkap Donny. (eru/lim)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 09:43

Bosnas Triwulan I Sudah Cair

JAKARTA–Dana bantuan operasional sekolah nasional (bosnas) triwulan I 2019 sudah…

Kamis, 21 Maret 2019 09:42

Rp 7 Miliar untuk Pembebasan Lahan

TANJUNG SELOR–Pemprov Kaltara melalui Dinas Perhubungan (Dishub), tahun ini mengucurkan…

Kamis, 21 Maret 2019 09:40

Delineasi KIPI Rampung Bulan Depan

TANJUNG SELOR–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, delineasi Kawasan Industri Pelabuhan…

Selasa, 19 Maret 2019 09:17

Masyarakat Wajib Peduli Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengajak seluruh pihak…

Selasa, 19 Maret 2019 09:15

Gubernur Ingatkan PNS tentang Sumpah

TANJUNG SELOR – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun (PNS)…

Kamis, 14 Maret 2019 09:22

Bulan Ini, SOA Penerbangan Dimulai

 TANJUNG SELOR – Masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan…

Kamis, 14 Maret 2019 09:20

Pemprov Fokus Bangun Jalan Baru

 TANJUNG SELOR – Sebagai pendukung infrastruktur pada Kawasan Industri dan…

Kamis, 14 Maret 2019 09:17

Jaksa Kirim Memori Banding

TANJUNG SELOR – Perkara dugaan pelanggaran pemilu oleh calon DPD…

Kamis, 14 Maret 2019 09:15

Investasi PLTSa Capai Rp 1,3 Triliun

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…

Selasa, 12 Maret 2019 09:16

Bendungan PLTA Digarap Mulai Mei

JAKARTA - Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*