MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 10 April 2018 11:00
RASAKAN..!! Andi dan Amin Divonis Mati..!!

PROKAL.CO, TARAKAN- Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Kaltara, menjatuhkan vonis mati terhadap dua terdakwa kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 11,4 kilogram, Senin (9/4). Majelis hakim PN Tarakan yang diketuai Cirsto E.N Sitorus dan anggota hakim masing-masing Hendra Yudha Utama dan Yudhi Kusuma menganggap para terdakwa terbukti memiliki sabu seberat 11.4 kg untuk diedarkan.

Dua terdakwa yang dihukum mati itu adalah Amin dan Andi alias Hendra (32). Mereka diadili bersama tiga terdakwa lain yang juga dihukum berat. Ary Permadi, Haryanto dan Roniansyah, ketiganya dipidana seumur hidup. Ketiga terdakwa yang divonis seumur hidup ini masing-masing mengajukan banding melalui penasihat hukum (PH) mereka Nunung SH.

Vonis Amin dan Andi dibacakan kemudian. Keduanya dinyatakan terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1 ) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Amin tertunduk lesu di kursi pesakitan, pasrah mendengar putusan hakim. Sementara, Andi yang mendapatkan giliran pembacaan terakhir sangat emosional ketika mengetahui dirinya divonis mati oleh hakim. Saat hakim menanyakan akankah melakukan upaya banding, dengan tegas Andi mengatakan upaya itu ditempuh setelah berdiskusi dengan dua penasihat hukumnya Agustan dan Andika.

Ketua PN Tarakan Wahyu Iman Santoso mengungkapkan, putusan hakim menunjukkan komitmen penegak hukum terhadap upaya pemberantasan narkotika.  “Ini menunjukkan komitmen kita, bahwa pengadilan sangat kuat. Apalagi Tarakan ini menjadi salah satu pintu gerbang masuknya narkotika dan menjadi ukuran buat para penyelundup narkotika. Oleh karena itu saya berpesan para pelaku tindak pidana narkotika berhentilah, PN akan menjadi kuburan bagi mereka,” ungkap Wahyu.

Donny Tri Istiqomah, S.H, M.H, selaku Ketua Tim Penasihat Hukum Andi akan melakukan upaya banding. Dia menilai hakim telah sewenang-wenang menggunakan kekuasaan dan kebebasan yang dimilikinya dengan mempidana seseorang tanpa didasarkan bukti.

 “Menyikapi putusan hakim yang memvonis klien kami Andi pidana mati sebagaimana yang juga menjadi tuntutan Jaksa Penuntut Umum, maka kami perlu menyampaikan keberatan. Di mana, putusan hakim tidak berpijak kepada kebenaran materil sebagaimana yang terungkap dan menjadi fakta persidangan,” ungkap Donny. (eru/lim)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 07:10

Bocah 4 Tahun Tewas Terseret Arus

TANJUNG SELOR – Suasana di kamar jenazah RSD dr H…

Rabu, 12 Desember 2018 07:28

Bongkar Paksa Algaka

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban alat…

Rabu, 12 Desember 2018 07:23

Distan Akan Tingkatkan Produksi Kedelai

TANJUNG SELOR – Kebutuhan kedelai masyarakat Kabupaten Bulungan sebagai bahan…

Selasa, 11 Desember 2018 13:15

SUSAH HALO-HALO..!! 59 Desa di Kalimantan Utara tak Memiliki Sinyal Telepon Seluler

SAMARINDA - Sebanyak 59 desa yang tersebar di Kalimantan Utara…

Selasa, 11 Desember 2018 07:40

Menangkan Persaingan

JAKARTA – Perencanaan penanaman modal yang konsisten dalam jangka panjang,…

Selasa, 11 Desember 2018 07:37

PDAM Tuntut Kerugian

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga banyak mendapat…

Selasa, 11 Desember 2018 07:34

Harga Sembako Mulai Merangkak Naik

TARAKAN – Harga sejumlah bahan pokok di pasaran mulai merangkak…

Selasa, 11 Desember 2018 07:32

Angka Korban Meninggal Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) hingga menyebabkan pengendara…

Minggu, 09 Desember 2018 07:05

Kaltara Ditarget 14 Desember

TANJUNG SELOR – Pembahasan APBD Kaltara 2019 difasilitasi Direktorat Jenderal…

Minggu, 09 Desember 2018 07:04

Sembilan Peserta SKB Tak Hadir

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemprov…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .