MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 10 April 2018 09:50
Utang Belum Dibayar, Kontraktor Menjerit

PROKAL.CO, SANGATTA - Para kontraktor di Kutai Timur (Kutim) masih terseok-seok menjalankan bisnisnya. Ini tak lain karena Pemkab Kutim tak kunjung membayar utang. Kontraktor asal Sangatta yang namanya enggan dikorankan mengaku semakin dipersulit dalam pencairan. Padahal, proyeknya sudah dikerjakan dan tuntas sejak 2016. Namun, kata defisit terus menjadi benteng alasan dari pemkab.

Dia menyebut telah berusaha agar piutang yang tertahan selama dua tahun lebih itu segera dibayarkan. “Saya sudah disarankan untuk melakukan hal macam-macam. Namun, ketika sudah saya lakukan, tetap tak kunjung terbayarkan proyek saya itu," ujarnya.

Sebagai informasi, nilai proyek tersebut sebesar Rp 100 juta lebih. Pengerjaan proyek dilakukan di Sangatta berupa peningkatan infrastruktur fisik. Terbaru, papar lelaki itu, dirinya diminta oleh petugas Dinas PU untuk mengurus pencairan uang proyek langsung ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim.

Dituturkannya, petugas di BPKAD tak mudah ditemui. “Terakhir, saya sudah ke BPKAD, namun petugasnya juga sulit ditemui,” imbuhnya. Kontraktor asal Sangatta lainnya, Rusdi, mengatakan hal senada. Proyeknya senilai sekira Rp 2 miliar yang pengerjaannya telah lama selesai pun tak kunjung dibayar. “Inilah sulitnya kontraktor saat ini. Kami dibuat bolak-balik ke pemkab, namun tak ada prioritas dari pemkab,” ujarnya.

Dia meminta kepala daerah tidak menambah proyek baru sebelum menyelesaikan pembayaran proyek lama. “Kalau tidak, utang akan semakin menumpuk, makin sulit terbayar,” ujarnya saat ditemui di kantor bupati belum lama ini.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang menjelaskan, pemkab pasti melakukan pembayaran utang proyek, tapi dilakukan secara bertahap. Yakni, diprioritaskan untuk bidang kesehatan, pendidikan, dan pengerjaan di kecamatan-kecamatan. "Semua nanti pasti kami bayar. Namun, keadaan saat ini sedang sulit, pemerintah masih defisit. Jadi, akan kami tuntaskan berdasarkan skala prioritas," ungkapnya belum lama ini. (mon/iza/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:10

Kinerja Oke, Miliaran Rupiah Selamat

SENDAWAR - Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar), sangat…

Selasa, 22 Januari 2019 08:07

Pekerjaan Melambat, Termin II Tak Cair

TENGGARONG - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdik Kukar HM Marsandi…

Selasa, 22 Januari 2019 08:00

Ribuan Siswa Baru, Seragam Ditanggung Pemkab, Habiskan Duit Segini...

PENAJAM - Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, orangtua siswa tak…

Senin, 21 Januari 2019 11:44

Pencuri Motor di Bawah Umur

TANA PASER – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 11:32

“Data BPJS Kesehatan Enggak Benar”

PENAJAM – Ribuan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…

Senin, 21 Januari 2019 11:20

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA–Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang paling lambat…

Senin, 21 Januari 2019 11:18

Tetap Gunakan Desain Sebelumnya

TANJUNG REDEB–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau…

Senin, 21 Januari 2019 11:17

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB–Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan tersangka oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:22

Jembatan Tering 17 Tahun Mangkrak

SENDAWAR - Dua proyek jembatan menyeberangi Sungai Mahakam di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Tumpuk Tanah, Izin Belakangan

TENGGARONG - Manajemen PT Gerbang Daya Mandiri (GDM) mengklaim belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*