MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 10 April 2018 08:07
Terancam Gembos karena Lahoz
-

PROKAL.CO, PEP GUARDIOLA dan Mateu Lahoz sama-sama orang Spanyol. Namun, bukan berarti Pep punya relasi bagus dengan wasit 41 tahun itu. Sebaliknya, Pep sering dibuat kesal oleh Lahoz. Terutama musim lalu saat Pep dan Manchester City gagal menembus perempatfinal  Liga Champions.

Lahoz punya andil atas kegagalan tersebut. Tepatnya, saat memimpin leg pertama 16 Besar Liga Champions melawan AS Monaco. Laganya pun juga berlangsung di Etihad,  tempat Lahoz memimpin laga dini hari nanti. ''Sampai sekarang saya masih tetap mengingatnya (keputusan Lahoz),'' ungkap Pep, dikutip Marca.

Saat itu, City merugi karena pada leg pertama di Etihad sudah kebobolan tiga gol. City akhirnya memang menang 5-3. Namun, gara-gara sudah kebobolan tiga gol, City pada leg kedua terbebani dan takluk 1-3 di Stade Louis II, kandang Monaco. Kesalnya Pep itu diawali dengan keputusan Lahoz yang tak memberi penalti saat Sergio Aguero dijatuhkan kiper Danijel Subasic kotak penalti.

Padahal, dengan kondisi yang masih imbang 1-1 penalti dapat jadi motivasi The Citizens  menang lebih besar lagi. ”Dia (Lahoz) malah menyebut Aguero diving dan memberi kartu kuning. Sementara, tak ada kartu merah (bagi Suba),'' klaim Pep yang debut sebagai entrenador Barcelona bersamaan dengan debut Lahoz di La Liga itu.

''Harusnya, kami bisa memimpin 2-1, bukan ketinggalan terlebih dulu 1-2 di rumah kami sendiri. Dia (Lahoz) sudah jadi penentu situasi-situasi penting seperti ini,'' tambah Pep. Nah, dari situlah relasi antara Pep dengan Lahoz merenggang. Berbeda saat sebelum Sang Filsuf menangani The Citizens.

Karena, sebelum Pep berada di City, persentase menang klub-klub yang dipegang Pep di semua ajang hampir 100 persen. Mulai dari saat dia masih di Barcelona, hingga menjadi pelatih Bayern Muenchen. Delapan kali laga klub-klub Pep dipimpin Lahoz sebelum di City, enam kali di antaranya berakhir dengan kemenangan.

Hanya dua kali yang berakhir dengan skor imbang. Selain itu, Lahoz pernah memberikan hadiah penalti bagi Barca-nya Pep saat mengalahkan Athletic Bilbao di La Liga 2011-2012. (ren/bas/jpg/tom/k15)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 07:59

Mental Bisa Bikin Terpental

BAKAL menjalani partai tandang pada pekan pembuka Liga 2, pemain Persiba diwajibkan berada dalam kondisi…

Sabtu, 21 April 2018 19:24

Iannone Tercepat, Rossi Tercecer di Belakang Marquez

Andrea Iannone jadi yang tercepat di latihan bebas kedua jelang GP Amerika Serikat. Bertempat di Sirkuit…

Sabtu, 21 April 2018 10:21

Runtuhkan Kuasa Mandala

TENGGARONG – Perlahan tapi pasti Mitra Kukar mulai menemukan sentuhan terbaik. Sempat terseok-seok…

Sabtu, 21 April 2018 10:20

LUPAKAN NOSTALGIA

BANDUNG – Upaya Borneo FC memanaskan persaingan papan atas klasemen Liga 1 2018 masih terbuka…

Sabtu, 21 April 2018 10:18

Merci, Arsene

LONDON – Arsene Wenger Out. Gooners, sebutan fans Arsenal, tak perlu menuliskannya lagi musim…

Sabtu, 21 April 2018 10:18

Enam Bulan Dilarang Bertarung

NEVADA – Duel revans Saul “Canelo” Alvarez kontra Gennady Golovkin terpaksa diundur.…

Sabtu, 21 April 2018 10:16

Menawar Luka

BERTANDANG ke markas Persib Bandung, Borneo FC berburu poin. Dari dua laga away yang telah dilalui,…

Sabtu, 21 April 2018 10:15

Berat Lepas Lerby

DARI 24 nama pemain yang dipersiapkan Timnas Indonesia jelang tampil di PSSI Anniversary Cup, terdapat…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Sokong Spirit dari Segiri

MENGHADAPI Persib Bandung nanti malam, skuat Borneo FC harus berjuang sendirian. Suporter Pusamania…

Sabtu, 21 April 2018 07:15

Motivasi Pemain Muda Terbaik

JAYAPURA –  Septian David Maulana terpilih menjadi pemain muda terbaik di Liga 1 pekan keempat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .