MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 09 April 2018 11:32
Tudingan Pungli Tak Terbukti

Kapolresta Pertemukan Anggotanya dengan Pelapor

Vendra Rivianto

PROKAL.CO, SAMARINDA - Seorang oknum anggota Sabhara Polresta Samarinda dituding melakukan pungutan liar (pungli) terhadap anak di bawah umur. Pihak yang mengaku sebagai korban menyebut dimintai uang Rp 3 juta untuk menebus kesalahannya yang masih di bawah umur mengendarai sepeda motor.

Remaja yang tak disebutkan namanya itu tertangkap di sekitar Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center, Samarinda, beberapa hari lalu. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengaku menerima pesan singkat melalui WhatsApp. Pesan itu menyebut oknum anggota Sabhara melakukan pungli.

“Saya bilang kepada yang bersangkutan, lebih baik datang ke kantor (Polresta Samarinda) biar jelas masalahnya,” ujar Vendra saat ditemui menjelang tengah malam (7/4) lalu, saat memimpin apel operasi cipta kondisi (cipkon) di GOR Segiri Samarinda.

Namun, bukan si anak langsung yang datang, melainkan orangtuanya. “Itu tidak benar, saya sudah temukan langsung anak buah saya dengan yang bersangkutan, ternyata itu hanya dalih,” sambung alumnus Akpol 1995 tersebut.

Ditegaskan Vendra, tak akan segan menindak dan memidanakan anggotanya bila memang terbukti benar melakukan pungli. “Saya totalitas untuk warga Samarinda,” jelasnya.

Menurut perwira yang suka bermain motor trail itu, khusus kepada orang yang sudah menyebut polisi melakukan pungli, tidak ditindak. Bagi dia, itu merupakan bentuk kontrol kepolisian untuk memberikan pelayanan. “Sejauh mana pelayanannya kepada masyarakat,” imbuhnya.

Diutarakan Vendra, mengingat ada anggota lalu lintas Palembang yang terbukti melakukan pungli dan direkam oleh seorang warga, perwira menengah itu tak ingin kejadian serupa dialami anak buahnya. “Kurang apalagi anggota itu sudah dapat gaji dan tunjangan yang maksimal, cari rezeki itu, ya enggak usah sampai seperti itu,” ucapnya.

Mengambil langkah pasti, Vendra menyebut, jajarannya untuk maksimal saat menjalankan tugas. “Ingat, banyak mata dan teknologi yang kini memperhatikan. Jadi, jangan sesekali main-main,” pungkasnya. (*/dra/kri/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…

Kamis, 17 Januari 2019 12:21

Tak Ada Wawali, Wali Kota Samarinda Ngakunya Begini...

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang semenjak ditinggal almarhum Wakil…

Kamis, 17 Januari 2019 10:13

Tak Boleh Lagi Kantong Plastik, Pemkot Bagikan 2 Ribu Tas

SAMARINDA – Di tahun 2019 panitia pelaksana HUT Kota Samarinda…

Kamis, 17 Januari 2019 10:00

Hari Ini, SPS Kaltim Adakan Muscab

SAMARINDA – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim melaksanakan musyawarah cabang…

Rabu, 16 Januari 2019 13:00

Bayar Buat SIM di Polres Samarinda, Kini Bisa Pakai Go Pay

SAMARINDA - Gojek, penyedia layanan berbasis aplikasi menjalin koloborasi dengan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:43

Pengaruhi Nilai Adipura

SAMARINDA–Beralasan bila kalangan legislatif khawatir pemkot tak tegas menjalankan Peraturan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:41

All Out Lindungi SK Gubernur

PARA pemohon intervensi itu menilai, posisi kelima dewan yang mencengkeram…

Rabu, 16 Januari 2019 10:40

PTUN Beri Kejelasan Pekan Depan

SAMARINDA–Sengketa Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim tentang pemberhentian lima legislator…

Rabu, 16 Januari 2019 09:06

Bankaltimtara Klaim Kuasai 19,27% DPK se Kaltim

SAMARINDA  - Bankaltimtara mengklaim telah menguasai 19,27% total Dana Pihak…

Selasa, 15 Januari 2019 10:38

Ramai-Ramai Ajukan Intervensi

SAMARINDA–Tensi tinggi masih menaungi kisruh pergantian antarwaktu (PAW) lima anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*