MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 09 April 2018 09:08
Pertama di Indonesia, Konsep Dijamin Berbeda

Kolaborasi PT TBI-Pakuwon di Megaproyek Hotel Atlit

TUNGGU LEGALITAS: Direktur Utama PT TBI, Ridwan Kurniawan.

PROKAL.CO, class="ydpefd83105msonormal">HOTEL Atlit Sempaja Samarinda tampaknya akan memiliki masa depan cerah. Santer terdengar bahwa bangunan tersebut bakal disulap menjadi hotel bintang empat. PT Timur Borneo Indonesia (TBI) yang bertanggung jawab setelah memenangkan lelang. Tak hanya hotel, rencananya dibangun kawasan terpadu, meliputi pembangunan pusat perbelanjaan atau mal dengan konsep berbeda. Seperti apa perkembangannya? Berikut petikan wawancara dengan Ridwan Kurniawan, direktur utama PT TBI.

Mengapa PT TBI tertarik mengelola Hotel Atlit, aset eks PON Kaltim 2008? Mengajukan diri atau lelang?

Awalnya mengetahui hotel itu dilelang, lalu kami ikut. Ada tiga kandidat yang ikut lelang, saya kurang tahu dari mana saja. Sampai akhirnya kami diinformasikan bahwa hampir 100 persen menang lelang karena dua kandidat lain tidak masuk nominasi.

Gedung tersebut sudah berumur lebih dari 10 tahun. Kondisinya pun tak terurus. Apa yang akan dilakukan untuk merevitalisasi Hotel Atlit?

Konsep kami tidak hanya di hotel, tapi juga convention hall. Itu yang membuat kami tertarik ikut mengelola. Dua bangunan itu akan dirombak habis atau dipugar, tapi tidak 100 persen, lakukan perbaikan seperti mengukuhkan bangunan. Rencana hotelnya bintang empat.

Terkait kerja sama pengelolaan Hotel Atlit, Pemprov Kaltim punya pengalaman buruk ketika kerja sama dengan investor saat itu, Bakrie Grup. Padahal MoU sudah ditandatangani. Pendapat Anda?

Kami juga mendengar itu. Tapi sekarang kami serius. Kenapa? Sebab kami menggandeng Pakuwon Grup untuk ikut mengelola sekaligus partner, mereka punya track record bagus dalam hal pengembangan. PT TBI menyadari bahwa Pakuwon Grup lebih jago dalam hal pembangunan dan sistem, khususnya convention hall dan mal, kami lebih kepada pengelolaan hotel. PT TBI dan Pakuwon Grup sudah konsorsium pada 2017. Saat MoU kemarin, CEO Pakuwon Grup yang datang memimpin rapat di depan Pak Gubernur (Awang Faroek Ishak). Pakuwon Grup juga berhasil sebagai pengembang Gandaria City di Jakarta dan Tunjungan Plaza di Surabaya. Mungkin mirip seperti itu yang akan dibangun, tapi konsepnya tentu beda.

Konsep yang ditawarkan?

Kawasan terpadu, tidak hanya hotel dan convention hall, tapi juga mal. Rencana dibangun empat lantai di tanah seluas 5 hektare, jadi melebar bangunannya. Masing-masing lantai khusus, seperti arena olahraga yaitu golf mini, bowling, dan lain-lain. Kemudian fashion, tapi lebih kepada pakaian olahraga seperti baju sepak bola, gulat, dan lainnya. Lalu arena bermain anak serta food and beverage atau tempat makan. Yang jelas, konsepnya mal berbeda dengan mal kebanyakan. Menurut Pakuwon Grup, akan jadi yang pertama di Indonesia, di Senayan pun tidak seperti ini, tidak terhubung.

Berapa uang yang disiapkan investor?

Kalau tidak salah, nilai investasi yang digelontorkan Rp 250 miliar untuk satu kawasan seluruhnya, yaitu hotel, convention hall, dan mal.

Bagaimana skema pengelolaan yang ditawarkan dengan Pemprov Kaltim?

Pemprov sudah punya sistem sendiri. Ada dua kerja sama, pemanfaatan lahan yang sudah ada yaitu hotel dan convention hall. Lalu untuk mal, sistemnya build operate transfer (BOT) karena kami membangun di lahan kosong. Mengenai uang yang disetor ke pemprov, biar dari mereka yang berbicara.

Kapan rencana pembangunan?

Sampai saat ini belum, menunggu legalitas di pemprov lengkap. Berbagai berkas terkait, jangan sampai diinvestasikan dana dan kemudian hari bermasalah, kami tidak ingin. Baik PT TBI dan pemprov dalam posisi segera menyelesaikan persyaratan dari Pakuwon Grup. Rancangan untuk pembangunan mal akhir tahun ini. Nah, untuk convention hall dan hotel karena sudah ada bangunannya, semoga cepat. Harapan Pak Gubernur dan Pakuwon Grup sebelum pemilihan kepala daerah (pilkada) atau minimal setelah bulan puasa. Jika siap, tanda tangan MoU dan langsung groundbreaking. (tim kp)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 08:54

Mewaspadai Sisi Gelap Uang Digital

Oleh: Suharyono Soemarwoto, MM MENGGEMPARKAN! Itulah kata tepat menggambarkan kemajuan mata uang berbasis                                            …

Jumat, 10 Agustus 2018 08:57

Rita Pergi, Siapa Ganti Edi?

Tensi politik Kota Raja memanas. Edi Damansyah makin mulus mengisi kursi bupati yang ditinggalkan Rita…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:54

Kasak-kusuk Golkar, Gerindra, dan PKS

TAK adanya larangan yang terang bagi kader partai politik untuk mengisi kekosongan jabatan wakil bupati…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:33

Kesultanan Berharap Putra Daerah Jabat Bupati

KUTAI Kartanegara (Kukar) mencari pemimpin baru. Setelah putusan hukum Rita Widyasari inkrah, Edi Damansyah…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:32

Parlemen Meminta Pendamping

JALUR perseorangan ternyata tak bebas dari aturan. Jika menang pilkada kemudian salah satunya (kepala…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:27

Kutim Dua Kali Tak Pilih Wakil

KEKOSONGAN jabatan kepala daerah yang terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar), sebenarnya sudah terjadi…

Jumat, 10 Agustus 2018 08:24

“Saya Belum Memikirkan”

DALAM hitungan hari setelah Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari ditahan KPK dengan…

Rabu, 08 Agustus 2018 12:00

Target Sejuta Anak Divaksin

DINAS Kesehatan (Diskes) Kaltim mengaku tidak ingin berbicara soal halal atau tidaknya vaksin measles…

Rabu, 08 Agustus 2018 09:14

Label Halal Bikin Galau

Vaksin measles dan rubella (MR) mental. Belum mampu menembus urat nadi jutaan siswa sekolah dasar. Musababnya…

Rabu, 08 Agustus 2018 09:10

Boleh Imunisasi MR, asal…

SELEPAS salat Jumat (3/8), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Kesehatan akhirnya bertatap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .