MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 08 April 2018 11:02
Fanatik Louhan, Habiskan Gaji demi Hobi
TELATEN: Nicko Haryono tampak asyik bermain dengan louhan peliharaannya. Tak ada kata bosan, dia menjaga ikan-ikannya dengan baik dan penuh kasih sayang.

PROKAL.CO, Unik dan memiliki seni tinggi adalah alasan utama Nicko Haryono memilih louhan untuk dipelihara, bahkan diternak. Dia sempat berpindah hati dengan mencoba pelihara ikan jenis lain, tapi pada akhirnya dia tinggalkan dan kembali fokus pelihara ikan berkepala besar itu. Nicko sudah 14 tahun bersama louhan dan belum ada kata bosan.

DAYANARA SIMAMORA, Samarinda.

RATUSAN louhan dalam tangki dia perhatikan dengan seksama. Setelah cukup lama menilik dengan detail setiap ekor, akhirnya Nicko memilih louhan jenis Chencu. Dalam memilih ikan, Nicko mengutamakan bentuk badan ikan. Warna dan garis di tubuh louhan tak jadi masalah.

“Jadi, saya perhatikan detail, saya pilih yang kira-kira nanti kalau sudah besar bisa bagus dan cantik ikannya,” ujarnya.

Dunia ikan hias sudah cukup lama dia gemari. Sedari kecil, pria berkumis ini sudah rajin memelihara ikan. Beranjak remaja, Nicko mulai mengerti estetika dan asyiknya pelihara ikan. Lantas, saat 16 tahun Nicko jatuh hati dengan louhan.

“Tepatnya 2004, waktu itu saya menabung uang jajan dan minta sedikit uang kepada orangtua untuk membeli louhan. Harganya dulu Rp 850 ribu,” ungkapnya. Pada tahun tersebut, louhan sedang naik daun. Bahkan ketika itu, louhan hanya bisa dipelihara oleh masyarakat menengah ke atas karena harganya yang mahal.

Namun, karena keinginan hati harus terkabul, dia rela menabung demi ikan impian. “Tapi saat setahun atau dua tahun pelihara louhan, ternyata eksistensi ikan tersebut merosot. Jadi saya coba pelihara ikan lain,” sambungnya.

Ayah satu anak ini mencoba pelihara arwana dan ikan koki. Satu tahun memelihara kedua ikan tersebut, Nicko tak mendapatkan semangat atau gairah yang sama ketika memelihara louhan.

“Rasanya enggak asyik, dari kecil sampai ikan besar bentuknya tetap sama dan enggak ada tantangan. Biaya makannya juga cukup banyak,” seru dia. Akhirnya dia kembali memelihara louhan meski saat itu animo ikan asal Taiwan itu sedikit.

Duduk di bangku kuliah, Nicko membeli louhan yang dia inginkan secara perlahan. Setelah lulus dan mendapat pekerjaan di salah satu perusahaan swasta, Nicko langsung menghabiskan gajinya untuk beli louhan cukup banyak. “Ya, karena masih bujang dan belum ada tanggungan, saya habiskan saja buat perlengkapan dan jenis louhan lainnya,” sebut dia.

Terhitung 14 tahun bersama louhan, Nicko tak pernah bosan bahkan diakui oleh teman-teman sekomunitasnya kalau Nicko sangat ulet dan telaten dalam memelihara louhan. “Seterusnya akan terus louhan. Saya memang fanatik louhan,” tutupnya. (*/day/*/ni/k8)


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 09:04

BARK, Komunitas Pencinta Anjing di Kalimantan

KECINTAAN terhadap sesama makhluk hidup tak terbatas hanya pada manusia, tapi juga ke hewan. Hobi memelihara…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Jalin Relasi guna Menolong Sesama

SALAH satu visi dibangunnya Bubuhan Anjing Ras Kalimantan (BARK) adalahuntuk menyatukan para pencinta…

Minggu, 08 Juli 2018 12:13

Rumah Baru bagi Pengguna BMW

DUNIA otomotif selalu menarik untuk diulas, bermula dari hobi yang sama, tak jarang sekelompok masyarakat…

Minggu, 08 Juli 2018 12:12

Segera Resmikan Bengkel untuk Pencinta BMW

SULIT mendapatkan suku cadang dan bengkel yang jarang ada, menjadi salah satu kendala bagi pengguna…

Minggu, 08 Juli 2018 12:11

Jalin Komunikasi Hangat dan Kekeluargaan

DIBENTUK sekitar Mei lalu, Bimmers Samarinda telah menjaring 22 anggota. Suasana kekeluargaan dan komunikasi…

Minggu, 01 Juli 2018 09:23

Kenyamanan Nomor Satu, meski Bukan Barang Baru

TATAPAN Wisnu Prasetya terlihat serius, sedangkan tangannya sibuk bekerja, mengaduk-aduk pakaian bekas…

Minggu, 01 Juli 2018 09:22

Tips Membedakan Barang Asli dan Palsu

HAMPIR semua orang menyukai barang bermerek. Brand mahal nan terkenal memang mampu membuat pemakainya…

Minggu, 01 Juli 2018 09:20

Raup Jutaan Untung dari Barang Seken

BERAWAL dari kegemaran membeli dan mengoleksi barang bekas orisinal, mengantarkan Wisnu Prasetya mengelola…

Minggu, 01 Juli 2018 09:15

Tim Kompak Bagai Keluarga

TEAM Kecil dari Gudang Catering merupakan moto alias semboyan Nurhasanah Catering Racing Team (NCRT)…

Minggu, 01 Juli 2018 09:14

Saling Bagi Pengalaman agar Mantap di Lapangan

BERJALAN kurang lebih dua tahun, klub balap yang digagas Harna Rizki Wisesa mulai menuai banyak prestasi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .