MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Senin, 02 April 2018 07:21
100 Hari Blok Mahakam

PROKAL.CO, CATATAN: SUHARYONO SOEMARWOTO

TANCAP Gas. Itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan 100 hari pertama alih kelola Blok Mahakam ke pangkuan Pertamina.

Sejak awal menangani sumber migas potensial tersebut, perusahaan pelat merah itu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga tingkat produksi. Baik melalui optimalisasi sumur existing, maupun pencarian sumber-sumber baru. Sepanjang semester kedua tahun lalu saja (sebelum resmi menjadi operator), ada puluhan sumur yang dibor.

Tak hanya soal produksi, alih kelola Blok Mahakam ke Pertamina juga diikuti upaya pewarisan bidaya safety. Dua hal itu pararel, dan mengimplementasikannya tak semudah membalikkan tangan. Cultural mixed perlu diharmonisasikan, sebagai kekuatan baru agar menjadi keunggulan komparatif yang lebih baik.

Dalam sudut pandang yang lain, kehadiran Pertamina di Mahakam juga harus menjadi momen untuk memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Bukan sebagai menara gading yang justru menjadi tabir pemisah dengan masyarakat.

Dampak postitif itu bisa tergambar pada pertumbuhan ekonomi. Lalu, perluasan jangkauan program corporate social responsibility (CSR) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

Di lain pihak, pemerintah daerah juga mendapat imbas dari pulangnya blok Mahakam ke pangkuan negeri. Yakni melalui participating interest (PI) 10 persen, yang dibagi untuk Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar.

Itu berarti, ada potensi penambahan pendapatan daerah secara langsung, tanpa harus benar-benar menunggu dana perimbangan dari pemerintah pusat. Deretan perubahan tersebut merupakan gambaran bahwa untuk berdaulat atas potensi negeri, memang diperlukan komitmen bersama.

PERSPEKTIF BARU HUBUNGAN INDUSTRIAL

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) hadir dengan perspektif baru. Hubungan industrial yang dibangun bersama serikat pekerja internal pun adalah terbentuk dengan posisi setara, dinamis dan progresif.

Hubungan industrial yang setara menempatkan para pihak pada posisi yang sejajar, bukan saling merendahkan. Selanjutnya, prinsip dinamis menuntut komitmen kebersamaan dalam mencapai target-target bersama secara dinamis. Sedangkan aspek progresif, menandakan bahwa para pihak harus bergerak maju bersama-sama.

Sinergi yang terwujud sejak beberapa tahun terakhir akan senantiasa dijaga. Komitmen juga terus ditingkatkan demi kemanfaatan yang lebih baik bagi perusahaan, pekerja/serikat perkerja, rakyat, daerah, serta negara tercinta.

Tantangan baru ke depan adalah membuktikan bahwa PHM mampu meningkatkan produksi dan safety sesuai terget yang ditetapkan pemerintah. Investasi untuk eksplorasi dan produksi pun harus ditingkatkan dengan mencari dan mengebor sumur-sumur baru, serta memelihara the winning team pekerja/serikat pekerja yang ada.

Implemetasi peraturan perusahaan beserta aturan turunannya yang telah disahkan pemerintah harus benar-benar dilaksanakan. Bersama itu, sambil membangun komunikasi untuk membahas berbagai hal melalui pertemuan berkala, workshop, dan lain-lain.

Hal tersebut sangat penting untuk persiapan perundingan perjanjian kerja bersama (PKB). Harapannya, akan terwujud sinergi andal untuk mencapai target dan tujuan yang ditetapkan bersama.

Dengan demikian, 100 hari yang telah terlewati dengan penuh dinamika ini dapat dijadikan momentum introspeksi menilai kekurangan maupun kelebihan masing-masing. Selanjutnya, perlu langkah-langkah progresif dan produktif.

Selamat berkarya insan-insan PHM. Semoga jaya dan Barokah. ([email protected]/man2/k18)

*Penulis adalah mahasiswa doktoral Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti, juga pengurus Satuan Pekerja Pertamina Hulu Mahakam


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 07:14

Bekal untuk Para Caleg 2019

Oleh: RP Yohanes Antonius Lelaona, SVD(Rohaniwan di Tenggarong) KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:07

Wujudkan Balikpapan Sebagai Kota Pariwisata Berbasis Islam

Oleh: Siti Subaidah(Pemerhati Lingkungan dan Generasi) KOTA Balikpapan di usia 121 tahun sudah menjadi…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:54

Persyaratan Bahasa Inggris bagi Pejabat Pemerintah: Yay or Nay?

Oleh: Veronika Hanna Naibaho[Widyaiswara di Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:51

Mitigasi Bencana melalui Pengenalan Bencana Geologi

Oleh: Muhammad Dahlan Balfas(Dosen Program Studi S-1 Teknik Geologi Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman)…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:11

Mana Tanah Rakyat? Refleksi Hari Tani Nasional

HARI Tani Nasional (HTN) yang diperingati setiap 24 September merupakan hari lahirnya Undang-Undang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:10

Masihkah Sepak Bola Menjadi Alat Pemersatu Bangsa?

SEPAK  BOLA Indonesia kembali memakan korban. Duel klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:13

Teknologi Bisa Mengubah Kita

Oleh: RP Yohanes Antonius Lelaona, SVD(Rohaniwan Warga Tenggarong) DALAM bulan September lalu, perusahaan…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:11

"Enggak Perlu Pakai Helm"

Oleh: Hendrajati(Pendiri HSE Indonesia & Mahasiswa S-2 MP UAD Jogjakarta.) Enggak perlu pakai helm,…

Rabu, 10 Oktober 2018 07:03

Pentingnya Bangun Ketahanan Mental sejak Dini

Oleh: dr Mariati Herlina Sitinjak Sp KJ(Dokter spesialis kedokteran jiwa dari Rumah Sakit Samarinda…

Rabu, 10 Oktober 2018 07:00

Menaruh Harapan pada Isran–Hadi untuk Kaltim Berdaulat

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO, MM(Pemerhati Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kerakyatan, Mahasiswa S3-Doktor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .