MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM DAHLAN ISKAN

Sabtu, 31 Maret 2018 07:36
Pramugari Cathay dan Sopir Truk

Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

PROKAL.CO, INILAH perjuangan panjang seorang pramugari: agar diperbolehkan mengenakan celana. Berhasil. Pramugari Cathay Pacific pun senangnya bukan main. Seragamnya yang akan datang sudah tidak sama lagi.

Perusahaan penerbangan Hong Kong itu memang tergolong yang paling konservatif: terus mempertahankan nilai-nilai lama. Seorang pramugari harus mencerminkan citra perusahaan. Harus cantik, anggun, dan disiplin. Badannya harus tinggi. Wajahnya harus cantik. Penampilannya harus menarik. Roknya harus sampai di bawah lutut.

Belahan dadanya tidak boleh rendah. Yang kalau membungkuk tidak boleh sampai memperlihatkan lekuk payudaranya. Makeup-nya pun harus sempurna. Tapi tidak boleh menor.

Senyumnya harus selalu mengembang tapi tidak boleh mengarah ke genit. Begitu banyak standar yang harus dipenuhi. Tidak seperti pramugara. Padahal tugasnya sama. Padahal zaman sudah berubah. Padahal seragam pramugari perusahaan penerbangan lain sudah tidak diatur seketat itu. Padahal nilai-nilai dan ukuran kecantikan sudah tidak sama lagi.

Terutama sejak mulai ada perempuan berkulit gelap terpilih sebagai ratu kecantikan. Seperti Leila Lopes dari Angola yang tahun 2011 terpilih jadi Miss Universe. Menyusul empat perempuan kulit hitam lain yang terpilih sebelumnya. Dan sejak dunia modeling dikuasai oleh model seperti Naomi Campbell.

Saya pernah minta manajemen Garuda Indonesia untuk menambah pramugari asli Papua. Saat saya masih bisa meminta. Dulu. Saya jelaskan bahwa cantik itu bisa dibuat. Luar dalam.

Lihatlah sekarang ini. Saat pertama penyanyi Papua Barat asal Kabupaten Kaimana ini tampil: Joan. Di Indonesian Idol. Beberapa bulan lalu. Bandingkan dengan penampilannya saat sudah masuk lima besar. Sekarang ini. Berubah total. Seperti bumi dan mendung.

Pramugari Cathay Pacific pun gembira ria. Sudah boleh pakai celana. Berita itu menjadi trending topic di Hong Kong, Kamis kemarin. Sayangnya, perusahaan penerbangan terbesar di Asia itu lagi merugi. Dua tahun terakhir. Terus menerus. Sampai HKD 1,2 miliar. Atau sebesar hampir Rp 5 triliun tahun lalu. Kerugian terbesar sejak 20 tahun terakhir.

Naiknya harga minyak dunia belakangan ini sangat memukul semua perusahaan penerbangan. Maka tuntutan lain para pramugari itu pun hanya dikabulkan sedikit: kenaikan gaji. Hanya satu persen.

Dengan trending topic perubahan seragam itu benteng pertahanan terakhir konservatisme pun sudah jebol. Sebelum Cathay Pacific, perusahaan penerbangan India pun sudah berubah. Pramugarinya tidak harus pakai sari lagi. Yang ribet itu. Bayangkan kalau sampai ada Jogja Airlines yang pramugarinya pakai jarit berstagen dan rambutnya bergelung di belakang kepala. Dan yang pramugaranya pakai beskap dengan belangkon dan kerisnya.

Perubahan besar itu terjadi bersamaan dengan lahirnya penerbangan low cost. Ada pramugarinya yang hanya berseragam kaus.  Dengan celana jeans. Pantas-pantas saja. Yang penting jadwalnya tidak delay melulu.

Perjuangan ternyata sangat luas. Tidak hanya melulu untuk perubahan sebuah Undang-Undang Dasar. Atau untuk sebuah protes luasnya penguasaan tanah oleh segelintir perusahaan raksasa. Perjuangan panjang juga sampai ke soal seragam pramugari.

Bahkan ada perjuangan yang unik. Yang dilakukan perorangan. Seorang suami. Sekadar untuk meyakinkan istri. Agar kalau dia kerja keras dengan jam kerja yang panjang itu harus dimaklumi.

Misalnya seperti yang dilakukan sopir truk ini. Sampai-sampai dia harus menuliskan petisi. Atau puisi esai. Di bagian belakang bak truknya. Bunyinya: Aku kudu kerja keras. Soalnya pensil alis dan bedakmu tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Lalu disertakan foto wajah istrinya. Yang menor.

Saya tertawa ngakak melihat truk itu yang mampir mengangkut barang saya. Beberapa hari lalu. Masih terus membuat saya tersenyum-senyum sendiri sampai malam. Sampai saya tiba-tiba sedih: Ayu, dari Jogja, yang saya idolakan itu tersisih dari Indonesian Idol. (dis/rom/k11)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 08:56

Alexa si Seksi dari Amerika

OLEH: DAHLAN ISKAN DUA hari ini saya punya teman baru: Alexa. Panggil: Aleeksa. Saya tidak tahu umurnya.…

Sabtu, 07 April 2018 07:17

Pemilu Big Data dalam Humor

SAYA kebanjiran pertanyaan soal tulisan big data dan algoritma. (Disway edisi 2 April 2018). Khususnya…

Jumat, 06 April 2018 08:55

Lumbung Itu Tidak untuk Ayam

OLEH: DAHLAN ISKAN BERITA ini kurang baik. Kilang kebanggaan anak bangsa ini tutup. Tidak terlalu menarik…

Minggu, 01 April 2018 08:03

Nasionalisme Sayur Salju

OLEH: DAHLAN ISKAN SUDAH tidak terlihat lagi salju. Puncak musim dingin baru saja lewat. Saya naik kereta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .