MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 31 Maret 2018 06:28
Bekali Tenaga Pendidik, Karyawan Bergiliran Ikut Mengajar

Menata Fondasi Generasi ala PT TCM di Kubar

CETAK PENERUS BERKUALITAS: Program pendidikan dari PT TCM di Kutai Barat diharap dapat membantu para guru dan orangtua dalam mengidentifikasi potensi, perkembangan kepribadian, serta minat setiap anak demi masa depannya.

PROKAL.CO, Upaya menciptakan generasi berkualitas tak hanya dibutuhkan di wilayah perkotaan. Hak untuk memiliki penerus juga milik mereka yang hidup di daerah pedalaman.

PERSEPSI itulah yang mendasari PT Trubaindo Coal Mining (TCM), jaringan perusahaan tambang batu bara dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk. Sejak 2011, perusahaan yang beroperasi di sekitar Muara Banyut, Kecamatan Melak, dan Damai Kota, Kecamatan Damai itu memfasilitasi pemugaran lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk warga sekitar.

Bernama PAUD Tiara Bunda, satuan pendidikan itu merupakan garapan dari Community Development (Pengembangan Masyarakat) PT TCM. Lokasinya pun masih di atas lahan perusahaan. Setahun setelah dibangun ulang, prasarana itu mulai digunakan untuk proses belajar-mengajar.

Yang menarik dari program ini adalah sistem Employee Voluntary. Yakni, dengan merutinkan para karyawan dari berbagai departemen PT TCM berkunjung ke PAUD tersebut untuk berbagai kegiatan edukatif bersama anak-anak. Seperti mengampanyekan penanaman pohon bersama, kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, hingga berdiskusi dan memotivasi mereka agar terus meningkatkan kualitas kegiatan belajar-mengajar.

“Kami juga ada program lain seperti ITM Untuk Pendidikan. Di situ, karyawan TCM juga terjun ke sekolah-sekolah dasar dalam mengampanyekan kesadaran lingkungan kepada anak. Di desa Muara Bunyut dan Damai Kota, anak diajak untuk akrab dengan prinsip-prinsip pemilahan, pengelolaan, dan pemanfaatan limbah rumah tangga. Mereka diajari membuat alat penyaring air sederhana, serta mengolah limbah menjadi kerajinan unik atau mainan yang menyenangkan,” jelas Mine Head PT TCM, Deddy Sugiharto.

Tak hanya itu, kata Deddy, program lain seperti Pengenalan Potensi Anak di setiap siswa-siswi PAUD Tiara Bunda juga mendapat perhatian penting. Program tersebut untuk membantu para guru dan orangtua dalam mengidentifikasi potensi, perkembangan kepribadian, serta minat setiap anak demi masa depannya.

Proses tersebut menggunakan metode Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, Instinct (STIFIN).Para guru PAUD pun tak luput dari sasaran pengembangan kapasitas, melalui program CSR bernama ITM Untuk Pendidikan itu.

“Tak hanya TCM, kami juga bekerja sama dengan anak perusahaan dari ITM lain yang beroperasi di Kubar. Seperti bersama PT Bharinto Ekatama (BEK), untuk memberi pelatihan kepada guru-guru PAUD di Kutai Barat. Atau pada tahun lalu, ada lokakarya Pendidikan Holistik Berbasis Karakter yang menghadirkan 84 peserta dari 38 sekolah. Pelatihan itu mendatangkan pakar pendidikan usia dini dari Indonesia Heritage Foundation (IHF),” ulas dia.

Deddymenyebut, sebagai pelaksana bisnis jangka panjang, pihaknya tak mau main-main dalam menjalankan program tanggung jawab sosial. Termasuk untuk pendidikan ini. Sebab, kata dia, jenjang tersebut merupakan tahap terpenting dalam pembentukan karakter dan keberhasilan masa depan generasi penerus bangsa.

Kehadiran lembaga pendidikan seperti PAUD pun menjadi langkah strategis dalam merealisasikannya. Terlebih untuk wilayah seperti Kutai Barat.

Melalui rangsangan positif tersebut, diupayakan untuk membantu perkembangan jasmani dan rohani secara optimal, anak-anak Kubar akan dapat tumbuh memiliki kesiapan terbaik dalam memasuki tahapan pengembangan berikutnya. Baik jalur pendidikan dasar, lanjutan formal, nonformal maupun informal.

PAUD Tiara Bunda yang berlokasi Desa Muara Bunyut, Kecamatan Melak, menitikberatkan pada peletakan dasar tumbuh kembang anak secara fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, moral, agama, dan seni. Itu sejalan dengan tahap pengembangan kelompok anak usia dini. Sebagaimana digariskan pemerintah melalui Permendikbud Nomor 137/2014 tentang Standar Nasional PAUD.

Sebelum dibangun kembali oleh PT TCM pada 2011, PAUD Tiara Bunda sebenarnya sudah ada sejak 2005 silam. Namun, operasionalnya masih terbatas karena menggunakan material bekas di rumah salah satu guru sekolah dasar Desa Muara Bunyut. Kini, dengan pemugaran dari berbagai sisi, satuan pendidikan tersebut sudah dikelola secara profesional, dengan satu sekolah, empat bunda pengajar, dan menangani sekitar 30 anak usia dini di setiap angkatan. (*/snd/man/k11)


BACA JUGA

Sabtu, 15 September 2018 01:57

Pangan Masih Bergantung, kalau Gelombang Harga Ikut Bergoyang

Di sejumlah media ramai "diskusi" tentang Rp 100 ribu bisa belanja apa zaman now? Wartawan Kaltim Post…

Sabtu, 08 September 2018 06:55

Wajib Perawan, Tes Kejiwaan yang Menentukan

Join the navy to see the world. Kalimat tersebut membakar semangat mereka yang ingin bergabung ke TNI…

Senin, 03 September 2018 08:10

Maju Terus Srikandi-Srikandi Bangsa

Oleh: Kompol Yolanda E. Sebayang SIK MM(Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kaltim)SATU September lalu merupakan…

Sabtu, 01 September 2018 02:05

Orangtua Ngajar Bimbel, Berangkat ke AS setelah Dapat Sponsor

Rebecca Alexandria Hadibroto menjadi pebalet Indonesia pertama yang meraih first place kompetisi balet…

Kamis, 30 Agustus 2018 11:25

Perjuangan Berakhir di Sawah Lunto

Pada 7 April 1906 terjadi penyerahan kekuasaan Kesultanan Paser oleh Sultan Ibrahim Khaliluddin (Sultan…

Senin, 27 Agustus 2018 11:11
Rekam Jejak Perjuangan Pahlawan Suku Paser; Panglima Sentik

Dapat Gelar setelah Penggal Kepala Bajak Laut

Cukup banyak literasi yang terhimpun untuk mengisahkan perjalanan hidup Panglima Sentik. Karena keterbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .