MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 24 Maret 2018 06:34
“Yang Penting Jelas Uangnya untuk Apa"

Belajar Sadar Pajak dari Pebisnis di Kaltim; Sarulin (3)

KONTRIBUSI PERANTAU: Ketaatan Sarulin membayar pajak harusnya membuat malu pengusaha-pengusaha besar yang selama ini lari dari kewajiban.

PROKAL.CO, Pajak bukanlah hambatan bagi berkembangnya sebuah bisnis. Pengusaha akan dengan sukarela menyetor, selama manfaatnya jelas bagi negara.

AJIE CANDRA, Balikpapan

DIBANDING  pengusaha lain di Balikpapan, nama Sarulin mungkin kalah kesohor. Tapi brand Bakso Lek Min yang dibangunnya sejak zaman Presiden Soeharto, berhasil menjadi salah satu ikon di Balikpapan, untuk penganan sejenisnya.

Pengalaman Sarulin bergelut di dunia kuliner membuatnya banyak belajar. Tak hanya seputar kiat mengembangkan sayap usaha, namun juga dalam menaati kewajiban sebagai warga negara, yakni membayar pajak.

Jika bicara omzet, usaha kuliner rumahan seperti Bakso Lek Min tentu kalah dibanding bisnis tambang batu bara atau perkebunan, yang memang menjadi penopang perekonomian di Kaltim. Fakta itu justru menjadi tamparan bagi pengusaha-pengusaha besar, yang masih tak taat atas kewajiban membayar pajak.

Meski berstatus pendatang, pria asli Solo, Jawa Tengah itu menyadari pentingnya berkontribusi terhadap pembangunan di daerah tempatnya berbisnis. Membayar pajak, kata dia, adalah salah satu cara paling sederhana untuk merealisasikan dukungan itu.

“Kalau saya yang usahanya kecil ini saja taat pajak, masa perusahaan-perusahaan besar itu tidak bisa. Harusnya mereka malu,” tuturnya saat ditemui Kaltim Post di salah satu gerainya, Jumat (23/3).

Sarulin mengakui, dia tak langsung intens mengurus pajak saat usahanya baru dirintis. Datang ke Kota Minyak pada 1997 lalu, dia memulai usaha baksonya dengan berjualan berkeliling dengan gerobak.

“Waktu itu tinggal di wilayah Balikpapan Permai. Jalur keliling saya sampai Gunung Malang,” terangnya.

Usaha kuliner ayah dua anak ini baru memiliki tempat tetap tiga tahun setelahnya. Dengan dukungan modal dari orangtua dan mertua, dia akhirnya membuka outlet bakso pertamanya di sebuah ruko di Jalan Jenderal Sudirman. Tidak jauh dari Kantor Samsatdi kawasan Markoni.

“Tapi karena ramai, area parkir tak cukup. Lima tahun berikutnya, saya mencicil ruko di seberang ruko pertama. Dari situ, sampai sekarang saya menjalankan usaha,” tuturnya.

Sarulin mulai sadar membayar pajak ketika dia menyadari, setiap tahun penghasilannya terus naik. Berbisnis pun relatif semakin mudah dibanding awal merintis. Dari situ, dia berpikir, sudah semestinya usaha bakso tersebut balik berkontribusi untuk daerah, untuk negara.

“Saya hanya berharap, keseriusan pemerintah mengejar pajak ini diberlakukan adil dan merata. Dan yang penting, uangnya jelas untuk apa,” pungkasnya. (**/man/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 10 November 2018 06:56

Banyak Ingin Mengadopsi, Segudang Harapan untuk Abidah Nur Ghania

Nasib bayi yang terbuang selalu banyak yang menginginkan. Seperti itu pula pada buah hati yang ditemukan…

Sabtu, 10 November 2018 06:43

Enam Generasi Terisolasi, Kini Berkah Bertubi

Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, warga Desa Melintang, Kecamatan Kota…

Sabtu, 10 November 2018 06:11

Ingin Kenalkan Paser lewat Batik

Bermodal kegigihan, pembatik Paser Suliono berhasil menjadikan batik Paser sebagai suvenir khas daerah…

Sabtu, 03 November 2018 06:57

Sangat Nyaman Dilintasi, Teringat Jembatan Balikpapan-Penajam

Jembatan yang menghubungkan Hong Kong, Zhuhai, dan Makau, sudah diresmikan Presiden Tiongkok Xi Jinping,…

Kamis, 01 November 2018 10:11

Stop Makan Nasi, Kopi Jadi Sumber Energi

Tren minum kopi hitam tanpa gula semakin menjamur di Indonesia. Di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), seorang…

Sabtu, 27 Oktober 2018 02:07

Awalnya 16 Kapal yang Melayani, Kini Tersisa Tiga

Tanpa digratiskan pun, Jembatan Suramadu sudah menggerus habis kejayaan penyeberangan Ujung (Surabaya)-Kamal…

Sabtu, 27 Oktober 2018 01:51

Media Efektif Tangkal Hoax di Sosmed

Kaltim Post menjadi salah satu media yang memiliki rubrik khusus meluruskan berita-berita hoax yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:46

Syaratnya, Jangan Berisik, Jangan Menatap, Jangan Mendongak

Bisa bertemu orangutan dari jarak dekat adalah “kemewahan” yang ditawarkan Taman Nasional…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:30

Setiap Hari, Ajak Anak Membaca selama 15 Menit

Denah pengelolaan kelas yang masih monoton seperti pekerja kantoran. Guru menyampaikan ceramah di depan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Berangkat dari Kampung Baru, Berkeinginan Sejahterakan Nelayan

Tumbuh di daerah pesisir membuat Utari Octavianty tak lagi asing melihat aktivitas nelayan. Sedari kecil,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .