MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Kamis, 22 Maret 2018 09:03
Keluarga Mau Harmonis? Yuk...Lupakan Gadget saat di Rumah
-

PROKAL.CO,  TAK hanya kasih sayang. Komunikasi juga elemen penting yang menjadi kunci sukses dalam menjalin rumah tangga. Komunikasi akan menentukan gagal atau suksesnya suatu tujuan.

Dosen Jurusan Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Mularwaman (Unmul), Samarinda, Inda Fitryarini, mengibaratkan pernikahan seperti kapal yang berlayar di laut lepas. Ada banyak sekali gelombang, riak-riak air, dan angin kencang yang menjadi kendala. Pasangan sebagai pengemudi perahu membutuhkan jalinan komunikasi yang kuat. Dengan begitu, keduanya tahu harus membawa kapal ke arah yang tepat.

Dalam sebuah komunikasi, kata kuncinya yang dibutuhkan, yakni keterbukaan dan empati. Inda menjelaskan, keterbukaan berarti seperti istilah “Jangan ada dusta di antara kita”. Setiap suka-duka didiskusikan bersama untuk mencari solusi.

“Jangan hanya saat timbul masalah, baru berdiskusi. Ketika sedang bersukacita pun dilakukan. Komunikasi dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan dalam bahtera rumah tangga,” ucapnya.

Sedangkan empati yang dibutuhkan dalam komunikasi, yakni suami-istri harus dapat saling memahami kelebihan dan kekurangan. Hal apapun, baik suka atau tidak disukai dari pasangan harus melalui proses dialog dan diskusi. Dengan begitu, terjadi proses komunikasi kedua belah pihak.

“Sampai kiamat pun, tidak ada pasangan yang sempurna. Namun, untuk bisa saling memahami, ya keterbukaan tadi yang berperan. Paling tidak, dalam sehari harus ada diskusi,” katanya.

Menurutnya, meski kedua pasangan terpisah jarak, semua tak lagi menjadi kendala. Apalagi, saat ini tersedia berbagai bentuk media untuk berkomunikasi. Pola komunikasi sendiri terdiri dari berbagai macam. Pertama, komunikasi intrapersonal yang dibutuhkan sebagai bentuk evaluasi diri. Jadi, dapat menumbuhkan rasa empati kedua belah pihak.

Kedua, komunikasi interpersonal berupa dialog atau diskusi antarpasangan. Dalam pola komunikasi ini, sifat keterbukaan memiliki peran besar. Dalam proses komunikasi tersebut, kadang membutuhkan media seperti e-mail, media sosial, short message service (SMS), sampai telepon.

Namun, berdasarkan hasil penelitian, tetap saja komunikasi secara langsung lebih efektif dibandingkan media-media tersebut. “Dengan tatap muka, kita akan lebih memahami bahasa nonverbal pasangan,” ujarnya.

Inda mengungkapkan, munculnya beragam media sosial (medsos), wadah berkomunikasi di dunia maya justru menjadi salah satu penyebab terbesar perceraian. Walau seharusnya semua tetap bergantung dengan individu masing-masing. Bagaimana pengguna handphone seharusnya bijak dan mengatur diri dalam memanfaatkan media sosial.

Jika sudah berada di rumah, sebaiknya buang jauh-jauh medsos. Sesekali buka handphone tak masalah, tetapi jangan sampai di kala sedang berdua merasa jauh karena masing-masing sibuk dengan gadget.

“Tidak ada yang salah dengan hadirnya smartphone dan segala fasilitasnya. Tapi, kita bisa menilik bahwa hakikat media adalah sebagai saluran. Jangan sampai salah memanfaatkan saluran atau media tersebut,” imbuhnya.

Kesibukan dengan medsos dan gadget bisa menghancurkan jalinan komunikasi. Hubungan komunikasi yang buruk berakibat fatal, potensi berujung pada perceraian. Dampak kegagalan komunikasi antarpasangan membuat tujuan berumah tangga tidak dapat tercapai.

“Rumah tangga bisa berhenti di tengah jalan. Komitmen suci yang terucap di awal pernikahan akan berantakan. Semua bertahan dengan egonya. Keluarga dan anak yang jadi korban,” ujarnya.

Agar terhindar dari perceraian, Inda berbagi saran dalam menjalin komunikasi dengan pasangan. Ada tiga hal yang menjadi pegangan, yakni berdialog, terbuka, dan empati antarpasangan. Menurutnya, kiat seperti ini mudah diucapkan. Namun, dalam praktiknya, tetap tidak semudah teori.

Dia menyarankan, setiap diri perlu melalui proses pembelajaran terus-menerus, setiap hari, dan setiap saat. Semua masalah pasti akan ada solusinya jika saling terbuka. Berbeda untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perceraian mungkin sudah menjadi solusi terakhir karena salah satu pihak tertindas.

“Ingat komitmen awal bahwa menikah bukan hanya dengan pasangan akan tetapi pernikahan antara dua keluarga besar,” katanya. (tim kp)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 09:37

Huru-hara Huliwa

Sebuah pertaruhan terjadi di Huliwa. Pertaruhan mengenai masa depan ekosistem, ekonomi, dan degradasi…

Selasa, 24 April 2018 09:33

Memelihara Keanekaragaman

KALTIM memiliki satwa khas, orangutan (Pongopygmaeusmorio),yang punya keunikan dibanding tempat lain.…

Selasa, 24 April 2018 09:24

Rimba Adat yang Sakral

HUTAN Lindung Wehea yang dikelola secara adat oleh kelompok suku Dayak Wehea membuat kelangsungannya…

Selasa, 24 April 2018 09:22

Hitam dan Basah di Lom Plai

WEHEA tak hanya magis dengan hamparan hutannya yang hijau dan terjaga. Tradisi suku tertua di Wahau…

Selasa, 24 April 2018 09:18

Rayuan Insentif dan Potong Pajak

KAWASAN Ekosistem Esensial Bentang Alam Wehea-Kelay dirancang memiliki luas wilayah 520 ribu hektare.…

Selasa, 24 April 2018 09:15

Kemitraan Pengelolaan Habitat Populasi Liar Orangutan

Oleh: Edy Sudiono(Partnership Manager The Nature Conservancy Indonesia) DOKUMEN Strategi dan Rencana…

Jumat, 20 April 2018 09:32

BERJUDI DI PUSARAN RADIASI

Nuklir menjadi paradoks. Ia menimbulkan fobia, namun pada saat yang sama menumbuhkan asa. Bencana karena…

Jumat, 20 April 2018 09:26

Pasien Dibatasi Berinteraksi

PASIEN di hadapan Habusari Hapkido memandang heran. “Saya mau diapain, Dok? Kok namanya nuklir?”…

Jumat, 20 April 2018 09:16

Radiofarmaka, Teknologi Nuklir untuk Kesehatan

TEKNOLOGI nuklir terbukti memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Salah satunya di bidang kesehatan.…

Jumat, 20 April 2018 09:12

Anisa, Penyintas Kanker sejak Bocah

WIWIK Sulistyo sedikit gemetar saat membuka wadah timah yang diberikan dokter dan petugas Instalasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .