MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 19 Maret 2018 19:26
Mahyudin Ogah Mundur dari Wakil Ketua MPR

PROKAL.CO, Partai Golongan Karya (Golkar) terus memproses perombakan representasi pimpinan MPR. Rencananya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto akan menarik Mahyudin dari kursi wakil ketua MPR. Siti Hediati Heryadi alias Titiek Soeharto akan mengisi kursi Mahyudin sekarang.

Menurut Mahyudin, pergantian itu merupakan hal biasa dalam partai politik. "Ya saya kira biasa ya di dalam partai ada aspirasi, keputusan rotasi pimpinan seperti itu," katanya di gedung parlemen, Jakarta, Senin (19/3). 

Namun demikian, kata Mahyudin, yang jadi pertanyaan apakah keputusan itu bisa ditindaklanjuti. Sebab, lanjutnya, merujuk Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) maka pimpinan MPR bisa diganti jika mengundurkan diri, meninggal dunia atau berhalangan tetap.

"Itu tidak ada klausul lain pergantian itu. Nah, saya sih menyikapinya dengan dingin saja bahwa mungkin karena saya ada perbedaan gaya politik dengan ketua umum," ujar Mahyudin

Dia menegaskan, tidak ada agendanya untuk mengundurkan diri dari posisi pimpinan MPR. Karena itu, Mahyudin juga masih menunggu apakah surat dari DPP Partai Golkar akan disampaikan di MPR. "Kalau masuk ke MPR akan kami bahas di pimpinan," tegasnya. 

Menurut dia, pergantian ini bisa jadi karena masalah suka dan tidak. Sejak Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar beberapa waktu lalu, katanya, sudah terdengar gaung pergantian itu.

"Karena memang ada kesepakatan Mbak Titiek tidak maju calon ketua umum, dipromosikan jadi wakil ketua MPR. Dalam politik itu biasa," tambah Mahyudin

Dia yakin para pimpinan MPR akan taat asas, hukum dan undang-undang. Mantan bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, itu sangat percaya MPR tidak akan melanggar undang-undang.

Karena itu, Mahyudin yakin pula bahwa surat dari DPP Partai Golkar tidak akan ditindaklanjuti dengan pergantian pimpinan MPR. "Tidak ada ditindaklanjuti," tegasnya. 

Dia juga mengatakan, pimpinan MPR tidak bisa dipaksa-paksa untuk membahas pergantiannya. "Yang dipaksakan siapa? Memang Pak Zul (Ketua MPR Zulkifli Hasan) dan kawan-kawan bisa dipaksa?" kata Mahyudin.(boy/jpnn)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 11:47

AWAS..!! Cuaca Ekstrem Hingga Kamis

CUACA ekstrem yang melanda Sulsel, paling parah berdampak di Makassar,…

Rabu, 23 Januari 2019 11:13

Wacanakan Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

JAKARTA – Pemilu serentak ternyata bukan pilihan terbaik. Lima surat…

Rabu, 23 Januari 2019 11:07
Menikmati Mi Ongklok di Kumandang, Pasar tanpa Rupiah dan Wajib Berbahasa Jawa

Dijawab Sekawan, Dibalas Berapa Bu, Sekewan?

Di tengah hutan dan hanya buka sepekan sekali, Pasar Kumandang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:00

Presiden Kesampingkan Aturan Menteri

JAKARTA – Pemberian pembebasan bersyarat (PB) untuk terpidana kasus terorisme…

Minggu, 20 Januari 2019 10:59

Segera Tuntaskan 15 Kasus Umrah

JAKARTA – Regulasi acuan harga minimal paket Rp 20 juta…

Minggu, 20 Januari 2019 10:58

Tol Trans Jawa Tak Gratis Lagi

JAKARTA – Setelah sebulan lebih digratiskan untuk mendukung kelancaran arus…

Minggu, 20 Januari 2019 10:40

HOT BANGET..!! Rekaman Panas Itu Bener-Bener ...Uhhhhh.....

Adegan demi adegan dalam video panas pria dan wanita asal…

Minggu, 20 Januari 2019 10:23

TEGAS..!! Warga Kesal, Tolak Jablay Masuk Kampung

Warga Kampung Tegallega Palasari, Kecamatan Cipanas, Cianjur mengambil sikap tegas…

Jumat, 18 Januari 2019 10:44

Debat Pertama Ngga Seru, Ini Saran dari JK

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi masukan dalam Debat Pilpres…

Kamis, 17 Januari 2019 11:32

Aturan Kenaikan Gaji Tuntas Bulan Ini

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*