MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 18 Maret 2018 11:15
Gelar Mini Kontes Dua Bulan Sekali
TARIK MINAT PENGUNJUNG: Bentuknya yang unik dan cantik membuat masyarakat tertarik untuk berinteraksi dengan louhan. Namun, ada risiko besar yang dihadapi SLL, karena ikan louhan bisa terkejut dan mati.

PROKAL.CO, RATUSAN akuarium tersusun rapi dan membentuk letter U di salah satu pusat perbelanjaan di Samarinda. Di dalam akuarium tersebut, berbagai jenis louhan siap kontes dengan ragam warna menarik mata setiap pengunjung. Mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa, baik pria maupun perempuan tak segan menyentuh akuarium, mengajak si ikan berkepala khas itu berinteraksi.

Setiap dua bulan sekali, Samarinda Louhan Lovers (SLL) selalu menggelar mini kontes sekaligus pameran di tempat yang cukup banyak pengunjungnya. Saat komunitas ini mulai aktif pada 2002 lalu, mereka memulai kegiatan latihan bersama (latber). Kegiatan tersebut bertujuan memberi edukasi kepada setiap pencinta louhan soal perawatan, cara agar ikan bisa kompetitif, hingga memberi pakan yang baik.

“Setelah mengetahui cara merawat ikan yang benar, tentunya saat ada kompetisi atau pameran, louhan sudah tampak cantik,” ungkap Helminata, ketua SLL kala ditemui Kaltim Post di tempat kerjanya, Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, Rabu (21/2) lalu.

Setelah itu, sambung dia, barulah mini kontes louhan digelar. Bukan hanya untuk masyarakat Samarinda, kontes ini mengundang komunitas louhan di beberapa kota besar di Kaltim. “Balikpapan, Bontang, dan Kukar yang rutin ikut kontes,” terang dia.

Kompetisi tersebut, menurut pria yang akrab disapa Nata itu, disambut baik dan selalu diikuti. Nantinya, ada pemberian sertifikat, piala, dan uang pembinaan yang diberikan kepada pemilik louhan jenis zenzhu, kamfa, free marking, ching hwa, dan flowerhorn yang berhasil memenuhi kriteria juri.

“Penilaian juri cukup detail. Mulai sirip, ekor, mutiara atau sisik, dan yang utama adalah benjolan kepalanya. Jika ingin menang, pastikan bentuk dan posisi sirip seimbang, warna mutiaranya berkilau, dan benjolan kepala tidak kempes. Semua itu bisa didapat dari pakan yang baik dan sesuai,” lanjut pria bertubuh tinggi itu.

Untuk menggelar kontes ini dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun, SLL rela menyisihkan uang demi mengembangkan komunitas yang dinaungi semakin besar. Dulu, sumber dana sempat dibantu Dinas Perikanan Kaltim untuk akuarium serta pembinaan. Namun, seiring waktu berjalan, komunitas ini mandiri dengan sumbangan masing-masing anggota.

“Kami urunan. Untuk sekali kontes itu nyaris menghabiskan Rp 10 juta,” katanya.

Mulai penyewaan tempat, penyediaan akuarium, perlengkapan lainnya, hingga hadiah yang disediakan. Beruntungnya, urunan mereka bisa terbantu dari uang pendaftaran setiap pelomba. Biasanya mereka menggelar kontes itu selama tiga hari. Dua hari pameran, sehari untuk penjurian.

Bahagia karena acara sukses itu pasti, tetapi hambatan dan kerugian terkadang menghampiri. “Kadang ada ikan yang mati saat pameran atau kontes. Ya, harus terima konsekuensi,” sebut dia.

Louhan bisa mati jika terkena benturan atau terkejut. Nah, beberapa pengunjung yang cukup bersemangat saat berinteraksi dengan louhan terkadang tidak mengetahui hal itu. Setiap sentuhan atau guncangan, membuat louhan mati.

"Setiap menggelar kontes kami sudah kasih tahu setiap pemilik soal risiko itu. Tapi, untuk mengurangi risiko, kami pasang garis pembatas antara pengunjung dan akuarium,” pungkasnya. (*/day/*/ni/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:28

Wajib Belajar dari Kegagalan

Sejak 1992 hingga kini, usaha amplang Taufik Rahmani semakin eksis.…

Minggu, 06 Januari 2019 08:34

Penting..!! Cek Kolesterol Usai Liburan

Liburan bisa membuat Anda relaks dan mengisi ulang energi dan…

Minggu, 30 Desember 2018 11:02

Maratua Istimewa

Komunitas gowes Kaltim Post, Samarinda Blue Bike Community (SBBC), kembali…

Minggu, 30 Desember 2018 10:47

Tubuh Ideal dan Pertahanan Diri

SALAH satu olahraga bela diri yang cukup populer berasal dari…

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*