MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 17 Maret 2018 12:44
Pemkab Diminta Mendata Lokasi Genangan di Sangatta
TERUS MENGANCAM: Air yang menggenangi jalan rusak dan berlubang di kawasan Kota Sangatta, dinilai membahayakan dan rawan kasus kecelakaan lalu lintas.

PROKAL.CO, SANGATTA – Hingga kini, Sangatta selaku ibu kota Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih dihadapkan pada persoalan rawan banjir. Mengingat curah hujan semakin banyak, Pemkab Kutim diminta mendata semua lokasi genangan, terutama di wilayah yang ramai.

Belum lama ini, Satlantas Polres Kutim turun menambal lubang di Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara. Hal itu dilakukan dengan biaya sendiri. Padahal, itu adalah tugas Dinas Pekerjaan Umum Kutim, bukan kepolisian.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Lantas AKP Eko Budiyatno mengatakan, penambalan jalan itu dilakukan karena kondisinya sudah mengkhawatirkan dan rawan. Jika hujan, lubang jalan itu akan terisi air. Kalau genangan semakin tinggi, pengendara tak bakal melihat lubang yang dalam.

“Lubang jalan itu ukurannya cukup besar, sehingga sangat membahayakan pengendara yang lewat. Terutama setelah hujan. Jadi, sangat rawan kecelakaan,” ungkapnya.

Dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) terakhir di Kantor Kecamatan Sangatta Utara, pembangunan drainase untuk mengatasi banjir diusulkan banyak kepala desa. Penambalan jalan berlubang juga diharapkan jadi perhatian.

Ketua G20 Mei Kutim Irwan mengatakan, saat ini banyak sekali lokasi genangan di kawasan Kota Sangatta. Hal itu perlu ditangani dengan cermat, meski anggaran daerah defisit.

“Jajaran Pemkab Kutim harusnya bisa mencoba dengan menyusuri tiap jalan. Coba saja di Sangatta dulu. Biayanya murah. Saat menyusuri jalan, hitung jumlah lubang yang ada, lalu catat lokasinya di mana. Berikut hitung berapa besar ukuran dan kedalamannya," ungkap Irwan.

Dia menerangkan, hasil pendataan lubang genangan tersebut nantinya dikumpulkan, lalu dijadikan bahan untuk dibicarakan melalui rapat bersama. Yakni, antara Dinas PU, pihak kecamatan, pemerintah desa, RT, hingga mengundang pihak swasta.

"Dengan demikian, bisa dilihat mana lubang yang terparah, sehingga diprioritaskan untuk ditindaklanjuti. Perlu diingat, saat ini musim hujan. Kalau tidak diatasi segera, genangan semakin banyak," tambahnya.

 Irwan menekankan, sebaiknya Pemkab  Kutim fokus dalam penyelesaian masalah. "Kalau mau menangani genangan, urusi itu sampai tuntas. Jangan nanti belum selesai, malah mengurus yang lain yang tidak jelas. Sebaiknya  kerjakan yang jelas saja," pungkas Irwan.

Berdasarkan pantauan Kaltim Post, beberapa kawasan yang kerap tergenang air di Sangatta Utara adalah Jalan Soekarno Hatta, Jalan APT Pranoto sampai Kampung Kajang, Jalan Karya Etam, Jalan Dayung, Jalan Yos Sudarso III-IV sampai Simpang Telkom. Lantas di Sangatta Selatan hampir setiap tempat kerap tergenang banjir. (mon/san/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 11:26

Usul Pemekaran Desa Makin Ramai

PENAJAM - Guyuran dana dari pemerintah pusat untuk desa, membuat usulan pemekaran desa terus bertambah…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Caleg Jangan Terlalu Bernafsu Kampanye

TANA PASER – Tiga hari setelah ditetapkan daftar caleg tetap (DCT) pada 20 September, masa kampanye…

Selasa, 25 September 2018 11:24

Sasar Guru TK dan Kelompok Bermain

Pada 31 Juli 2018, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) genap 15 tahun. Sejumlah kegiatan digelar untuk…

Selasa, 25 September 2018 11:22

Honorer K2 Dapat Satu Formasi CPNS

TANJUNG REDEB - Jelang dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, Kabupaten Berau…

Selasa, 25 September 2018 11:21

Ancaman Karhutla Makin Serius

SANGATTA - Musim kemarau mulai menunjukkan mara bahaya di Kutai Timur (Kutim) dan sekitarnya. Kebakaran…

Selasa, 25 September 2018 11:20

Tugboat Bintang Setiawan 98 Diduga Lalai

TANJUNG REDEB – PT Pelindo IV menyebut tugboat Bintang Setiawan 98 tak menggunakan jasa pandu…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Mahasiswa Tuntut Transparansi BME

BONTANG – Area lobi Balai Kota Bontang kemarin (24/9) siang lebih riuh. Belasan aktivis Himpunan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Sangatta Belum Punya Ikon Kota

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim)hampir genap berusia 19 tahun. Namun, ternyata dianggap…

Selasa, 25 September 2018 11:18

Badak LNG Sertifikasi 40 Juru Las Migas

BONTANG – Sebagai upaya memberikan kesempatan kepada masyarakat Bontang, khususnya praktisi juru…

Senin, 24 September 2018 12:48

Warga Kampung Ongko Asa Minta Aparat Tangkap Pelaku Ilegal Mining di Kampung Mereka

BARONG TONGKOK- Kasus illegal mining yang terjadi di Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .