MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 17 Maret 2018 12:37
Langganan Dihantam Banjir, Warga Desa Jone Harapkan Ini...
LANGGANAN BANJIR: Rumah warga Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, tergenang banjir setelah hujan deras mengguyur.Niken/kp

PROKAL.CO, TANA PASER - Hujan lebat yang tak sampai semalam melanda wilayah Tanah Grogot ternyata sudah menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot. Banjir yang terjadi kali ini, menurut warga, masih rendah karena hanya setinggi mata kaki orang dewasa.

Ahmid, warga RT 10, Desa Jone, mengaku bersyukur karena acara hajatan pernikahan putrinya sempat terlaksana sebelum banjir menggenangi halaman rumah. Setelah hajatan berakhir pukul 17.00 Wita, hujan deras mulai melanda dan air kiriman naik. Dia bersyukur, barang-barang yang digunakan sempat diselamatkan ke tempat yang lebih tinggi.

“Sebelum acara, hujan deras sempat turun tapi tidak mengakibatkan banjir. Saat malam, hujan kembali mengguyur dan banjir pun datang. Kalau hujan sekali lagi, air bisa masuk rumah saya,” ungkap Ahmid, Jumat (16/3).

Pria yang telah lama bermukim di daerah tersebut mengungkapkan sudah biasa dengan banjir. Penyebabnya, menurut Ahmid, lantaran saluran air yang berfungsi hanya di bagian kiri jalan. Di bagian kanan jalan tidak ada saluran yang dapat menampung air hujan, sehingga banjir kerap datang.

Upaya pembersihan saluran air yang tersumbat oleh warga setempat sudah berulang kali  dilakukan. Secara gotong royong, warga melakukan pembersihan agar dapat meminimalkan terjadinya banjir. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kami sering gotong royong tapi air yang datang sepertinya lebih besar. Tampaknya upaya pembersihan tidak cukup,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ahmid yang didampingi warga lainnya berharap ada perhatian khusus dari pemerintah untuk menanggulangi banjir di permukiman mereka. Menurutnya, proyek normalisasi akan sangat membantu mengurangi bencana banjir di wilayah Jone dan sekitarnya.

“Kami harap ada perhatian dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini. Sebab, dari tahun ke tahun banjir yang menjadi langganan ini semakin parah. Apabila tidak segera ditanggulangi, dikhawatirkan bakal lebih meluas,” ungkapnya. (*/ns/san/k16)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:32

Ada yang Harus Skedul Ulang

SANGATTA - Kebijakan Pemkab Kutai Timur  (Kutim) yang menginginkan anggaran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:30

Proyek 2015 Belum Dibayar Disdik?

SANGATTA - Surat perintah kerja (SPK) proyek di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:29

Pembangunan Maratua Sangat Pesat

TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dalam…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:25

Gaji Guru Honorer dan PTT Disamakan

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi guru honorer yang mengabdi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:24

Dicabuli Ayah Tiri, Mencoba Bunuh Diri

SANGATTA – Kasus pencabulan yang dilakukan terhadap anak tiri, terjadi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:21

Sawah Jadi Tempat Buang Tanah

KUKAR–Kekecewaan terlihat dari wajah Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:20

Jalan Dua Desa Bakal Disemen

TENGGARONG–Di tengah defisit keuangan daerah, dua desa di Tenggarong Seberang,…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:17

Polri Ancang-Ancang Songsong Pemilu 2019

SENDAWAR–Seluruh personel Polres Kutai Barat (Kubar) punya tanggung jawab besar.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:14

Perlu Evaluasi Menyeluruh

PENAJAM - Pembenahan bakal dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:12

Sepuluh Calon Tunggu Uji Kepatutan

TANA PASER – Penentuan siapa yang akan terpilih menjadi anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*