MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 Maret 2018 10:00
Geng Remaja Mulai Meresahkan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kenakalan remaja di Samarinda memang memprihatinkan. Sebelumnya, geng cilik yang bernama Pasukan Tunggur Buta (PTB) di Loa Janan diamankan. Namun, sejatinya, geng seperti ini masih banyak di Samarinda. Hasil penelusuran Kaltim Post, beberapa kelompok kerap berseteru di sekitar kota, hingga menimbulkan korban.

Di antaranya, geng Remaja Liar tapi Sopan (Realitas), Kami Anak Nakal Suatu Saat Akan Sadar (Kanssas), Antasari Community (ATC), serta Cendana Raja Tikam (CRT). Ada pula Pasukan Antasari (Pasantas) serta Lelaki Penuh Dosa (Lapendos). Kelompok-kelompok tersebut memang akhir-akhir ini sudah jarang lagi terdengar. Namun, satu kelompok yang terakhir membuat ulah adalah Tuyul Hitam Bersaudara (THB). Para pengikutnya pun tak sedikit, hingga ratusan orang.

THB yang menyebar di wilayah Samarinda Seberang itu kerap berbuat ulah. Mereka masih sering tawuran meski sudah berulang kali terjaring razia dan dibina polisi. Aksi premanisme geng tersebut terus berulang. Terakhir, kelompok THB yang diketuai remaja berinisial IB (16) menyerang serta mengeroyok remaja lain di Jalan Rell VI, RT 26, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, Februari lalu.

Dari penjelasan IB saat di Polsekta Samarinda Seberang, sebelum melakukan penyerangan, dia bersama rekannya menikmati minuman keras oplosan terlebih dulu. Alasannya, supaya lebih berani. Selain tawuran, kelompok ini kerap menghirup lem alias zat inhalan, narkoba, serta pesta miras.

Menurut psikolog klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati, yang diperbuat dalam kelompok tersebut, semata-mata untuk mencari perhatian. “Mereka itu sebenarnya rindu kasih sayang,” ungkapnya. Orang tua kadang melakukan pembiaran. Nah, ini adalah pola asuh yang salah dan pemikiran tersebut harus disingkirkan. Lebih jauh, pemerintah pun belum memiliki save house yang benar-benar fokus mengentaskan masalah anak.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menyebut, menyelesaikan masalah geng remaja memang tidak mudah. “Tindakan kepada mereka muncul dari hal yang paling terdekat, yakni keluarga,” tegas perwira melati tiga tersebut.

Vendra tak menampik, beberapa kawasan di Samarinda sudah jadi markas geng remaja tersebut. Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, dan Sungai Kunjang, adalah yang terbanyak penyebarannya. Dia meminta warga yang menemukan aktivitas mencurigakan dari remaja yang berkumpul agar melaporkan kepada kepolisian. Perlu kerja sama antara petugas dan masyarakat untuk memberantas gaya bergaul negatif itu.

“Sejauh ini, posisi berkumpul mereka selalu berpindah, tak pernah menetap di satu tempat,” sambungnya. Baginya, polisi harus menyikapi persoalan kenakalan remaja secara benar. Dia menyebut, tak ingin kejadian di Slamet Riyadi pada Ramadan 2016 silam, perkelahian menimbulkan korban jiwa terulang. (*/dra/iza/k16)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*