MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 Maret 2018 10:00
Geng Remaja Mulai Meresahkan
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kenakalan remaja di Samarinda memang memprihatinkan. Sebelumnya, geng cilik yang bernama Pasukan Tunggur Buta (PTB) di Loa Janan diamankan. Namun, sejatinya, geng seperti ini masih banyak di Samarinda. Hasil penelusuran Kaltim Post, beberapa kelompok kerap berseteru di sekitar kota, hingga menimbulkan korban.

Di antaranya, geng Remaja Liar tapi Sopan (Realitas), Kami Anak Nakal Suatu Saat Akan Sadar (Kanssas), Antasari Community (ATC), serta Cendana Raja Tikam (CRT). Ada pula Pasukan Antasari (Pasantas) serta Lelaki Penuh Dosa (Lapendos). Kelompok-kelompok tersebut memang akhir-akhir ini sudah jarang lagi terdengar. Namun, satu kelompok yang terakhir membuat ulah adalah Tuyul Hitam Bersaudara (THB). Para pengikutnya pun tak sedikit, hingga ratusan orang.

THB yang menyebar di wilayah Samarinda Seberang itu kerap berbuat ulah. Mereka masih sering tawuran meski sudah berulang kali terjaring razia dan dibina polisi. Aksi premanisme geng tersebut terus berulang. Terakhir, kelompok THB yang diketuai remaja berinisial IB (16) menyerang serta mengeroyok remaja lain di Jalan Rell VI, RT 26, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, Februari lalu.

Dari penjelasan IB saat di Polsekta Samarinda Seberang, sebelum melakukan penyerangan, dia bersama rekannya menikmati minuman keras oplosan terlebih dulu. Alasannya, supaya lebih berani. Selain tawuran, kelompok ini kerap menghirup lem alias zat inhalan, narkoba, serta pesta miras.

Menurut psikolog klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati, yang diperbuat dalam kelompok tersebut, semata-mata untuk mencari perhatian. “Mereka itu sebenarnya rindu kasih sayang,” ungkapnya. Orang tua kadang melakukan pembiaran. Nah, ini adalah pola asuh yang salah dan pemikiran tersebut harus disingkirkan. Lebih jauh, pemerintah pun belum memiliki save house yang benar-benar fokus mengentaskan masalah anak.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto menyebut, menyelesaikan masalah geng remaja memang tidak mudah. “Tindakan kepada mereka muncul dari hal yang paling terdekat, yakni keluarga,” tegas perwira melati tiga tersebut.

Vendra tak menampik, beberapa kawasan di Samarinda sudah jadi markas geng remaja tersebut. Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, dan Sungai Kunjang, adalah yang terbanyak penyebarannya. Dia meminta warga yang menemukan aktivitas mencurigakan dari remaja yang berkumpul agar melaporkan kepada kepolisian. Perlu kerja sama antara petugas dan masyarakat untuk memberantas gaya bergaul negatif itu.

“Sejauh ini, posisi berkumpul mereka selalu berpindah, tak pernah menetap di satu tempat,” sambungnya. Baginya, polisi harus menyikapi persoalan kenakalan remaja secara benar. Dia menyebut, tak ingin kejadian di Slamet Riyadi pada Ramadan 2016 silam, perkelahian menimbulkan korban jiwa terulang. (*/dra/iza/k16)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:52

Lakukan Percepatan Pembangunan 2019

UJOH BILANG - Pada 2019 pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:50

Penyusunan RZWP3K Tak Libatkan Nelayan

SAMARINDA - Hidup nelayan bakal lebih susah. Inilah yang dikhawatirkan para aktivis lingkungan, jika…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:12

Kutim dan Samarinda Wakili Kaltim di Pemilihan Duta dan Putri Pariwisata

SAMARINDA- Muhammad Siddiq Ar Rozaq La Side yang berpasangan dengan Uci Zahra Fani, dari Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .