MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 Maret 2018 09:59
Kurang Personel, Panwaslu Libatkan Masyarakat
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Keberadaan panitia pengawasan pemilu (panwaslu) di kabupaten/kota pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 menjadi harapan kenduri demokrasi lima tahunan Bumi Etam minim pelanggaran. Meski begitu, jumlah personel menjadi masalah. Tidak berbanding lurus dengan yang mesti diawasi.

Panwaslu Samarinda pada Rabu (14/3) lalu menggelar focus group discussion (FGD) di sebuah ruang pertemuan di hotel berbintang di Samarinda. FGD tersebut diikuti mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Panwaslu Samarinda berharap diskusi tersebut bisa membuka mata para mahasiswa tersebut turut membantu panwaslu mengawasi berjalannya pemilihan kepala daerah (pilkada).

Komisioner Panwaslu Samarinda Imam Sutanto menuturkan, tak dimungkiri, keberadaan mereka menjadi pihak yang tidak diinginkan oleh beberapa pihak. Pasalnya, panwaslu memiliki kewenangan baru, yakni melakukan penindakan. “Bahkan bila diteruskan, penindakan yang kami lakukan bisa berujung pembatalan pasangan calon (paslon),” ujarnya.

Imam mengatakan, masa kampanye masuk Ramadan pada Mei hingga Juni mendatang. “Bulan suci yang bertepatan dengan masa kampanye menjadi rawan tindakan money politic,” tuturnya. Imam mengatakan, pada bulan tersebut, agak susah membedakan yang mana santunan berupa sedekah dan tindakan money politic dari paslon. “Jadi sumir,” tuturnya. Untuk masalah tersebut, dia berharap Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) segera mengatur soal politik uang tersebut.

Dia berharap, partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengawasi proses pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Kembali kepada masalah yang kami alami, personel tak berbanding lurus dengan yang harus kami awasi,” tuturnya.

Ketua Panwaslu Samarinda Abdul Muin mengungkapkan, dalam FGD tersebut, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara Panwaslu Samarinda dan organisasi kemahasiswaan. “Selanjutnya mereka akan diberikan pembekalan terkait aturan-aturan pemilu,” ujarnya.

Sebab, pihak yang bisa melakukan penindakan hanya panwaslu, tugas masyarakat adalah melaporkan dugaan pelanggaran. “Tentu dengan bukti, minimal foto atau video,” terangnya. Selain itu, si pelapor mesti bersedia menjadi saksi.

Disinggung soal pelanggaran yang sudah ditangani Panwaslu Samarinda, Muin mengatakan, selama 2018, sudah ada dua penindakan. Pertama, soal dugaan sosialisasi salah satu paslon di luar masa kampanye, kedua ditemukannya dugaan aparatur sipil negara (ASN) tidak netral. “Untuk kasus pertama sudah selesai dengan penindakan berupa teguran,” ujarnya. Sementara itu, untuk temuan kedua, Panwaslu Samarinda sudah melayangkan rekomendasi ke pusat. “Biar pusat yang melanjutkan,” pungkasnya. (*/fch/iza/k16)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 12:34
Pekerja BPU Cukup Bayar Rp 16.800 Per Bulan

Tingkatkan Peran PKH di Masyarakat

SAMARINDA–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, terus berupaya…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

Kerusakan Flyover Harus Diseriusi

SAMARINDA – Pengamat konstruksi Kaltim Haryoto angkat bicara, terkait kerusakan jalan layang (flyover)…

Minggu, 15 Juli 2018 09:46

Pemakaman Pun Terancam Tambang

SAMARINDA – Terik matahari begitu menyengat, namun semangat mencari keadilan tak luntur. Warga…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:45

RSI Dibutuhkan, Diminta Negosiasi Ulang

SAMARINDA – Wacana pengosongan aset Rumah Sakit Islam (RSI) tidak berjalan mulus. Ya, kedatangan…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:43

Baru Satu Parpol Daftar Pileg

SAMARINDA – Masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Samarinda sudah berjalan sembilan…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:43

Dominasi 4C Bikin “Pening”

SAMARINDA – Menjamurnya kriminal di ibu kota Kaltim membuat masyarakat yang beraktivitas tentunya…

Jumat, 13 Juli 2018 11:21

Pemprov Gagal Kosongkan Aset RSI

SAMARINDA - Ratusan warga yang tergabung dengan pegawai Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda, memadati…

Jumat, 13 Juli 2018 11:20
Calo PDAM Dibekuk

Diduga Ada Orang Dalam Perusahaan Terlibat

SAMARINDA - Bagi Anda yang hendak mengurus baru pengadaan air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…

Jumat, 13 Juli 2018 11:19

Gagal Nonton Kroasia vs Inggris

ALBERT Lasut Wollah alias Berty (40) diamankan polisi sesaat setelah melakukan transaksi barang haram.…

Jumat, 13 Juli 2018 11:19

Dua Karyawan Hilang

SAMARINDA - Dua pria hilang di perairan Sungai Mahakam, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran. Septiono…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .