MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 Maret 2018 09:56
Tergiur Rp 10 Juta, Oknum Polisi Jual Narkoba
AGAR TAK DISALAHGUNAKAN: BNN Kaltim memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu. Salah satu pelakunya, oknum polisi yang bertugas di Polres Kutim.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Terlibat dalam jaringan narkoba, hanya akan muncul penyesalan di akhir. Sebagian besar, mereka kepincut pendapatan yang menjanjikan. Namun, kenyataannya, itu adalah ilusi untuk berada di dalam “lingkaran setan”. Siapa pun bisa terlibat, termasuk aparat penegak hukum.

Dahinya mengerut, kepalanya mendongak menatap sinar mentari. Tubuhnya yang kurus menghirup udara segar. Langkah kakinya pelan kala memasuki ruang pemeriksaan. Dimas Dharmawan, oknum polisi angkatan 40 yang bertugas di Polres Kutai Timur (Kutim), harus menjalani waktu beberapa tahun di dalam “rumah pengasingan” alias penjara.

“Saya siap konsekuensinya, karena dengar kabar bakal dipecat, dan semuanya sedang diurus di Polda Kaltim,” ucapnya pelan, kemarin (16/3). Dia tahu, konsekuensinya berat jika “main-main” dengan narkoba. Dia mengakui, jauh sebelum berseragam sebagai polisi, sudah mengonsumsi kristal mematikan tersebut. “Ya, itu benar, memang sudah lama saya pakai (narkoba). Tapi tidak sering,” sambung Dimas. Terjebak dalam lembah hitam narkotika, diakuinya, lantaran kesalahan dalam bergaul.

Dimas tak sungkan membeberkan alasan terjun ke bisnis haram itu. Diceritakannya, beberapa hari sebelum penangkapan terhadap dirinya, Sabtu (27/1) silam, ada seseorang yang menghubunginya melalui telepon. Orang itu menanyakan ketersediaan barang. Akhirnya, dia pun menghubungi rekannya yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan Bontang –kebetulan juga pecatan Polri-. “Setelah itu, saya yang kendalikan,” ujarnya.

Dimas mengungkapkan, saat itu dia dijanjikan bakal diberi upah Rp 10 juta. “Dan itu bagi dua dengan yang lain,” sebut pria kelahiran Balikpapan, 22 tahun silam tersebut. Sejatinya, Dimas sempat berpikir risiko besar bermain sabu-sabu. “Tapi, dalam kepala saya, sudah telanjur basah, ya sekalian saja,” imbuhnya. Kemarin barang bukti yang disita dari tangannya berupa satu paket besar narkotika seberat 50,05 gram dimusnahkan. Dimas tampak malu, namun dia mengaku mendapatkan pelajaran berharga. “Saya semakin sadar,” terangnya.

Kabid Pemberantasan BNN Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon menjelaskan, pihaknya ingin masyarakat Kaltim bisa semakin sadar akan bahaya narkoba. “Bukan hanya Polri dan BNN yang perang. Masyarakat juga harus (memerangi narkoba),” sebut perwira melati dua tersebut. Dalam pemusnahan kemarin, barang bukti yang diblender dan dibuang sebanyak 81,34 gram dari empat lokasi penangkapan. (*/dra/iza/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…

Minggu, 20 Januari 2019 09:39

Kerjakan Laporan Dinas Pendidikan Kukar Pakai Sabu, Gini Dah Jadinya...

SAMARINDA - Entah apa di pikiran Akhmad Fauzi (34). Meski…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:42

Light Runway Bandara APT Pranoto Kebutuhan Mendesak

SAMARINDA–Sudah tiga kali pesawat batal landing di Bandara Aji Pangeran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:37

Merasa Dapat Keluarga Baru

LANGKAH kaki berderap dari rombongan anggota Polri terdengar jelas ketika…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:34

Demokrat Ngotot Punya Hak Rebut Kursi Wawali Samarinda

SAMARINDA - Partai Demokrat masih menginginkan kursi Wakil Walikota (Wawali)…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:33

Jalani Hukuman, Gaffar Tunjuk Pria Ini Sebagai Penggantinya di DPRD

SAMARINDA - Jafar Abdul Gaffar yang harus menjalani hukuman penjara…

Jumat, 18 Januari 2019 09:49
Hukuman ASN Terlibat Narkoba

Isran : Beda Hukumannya Bawa Selinting dengan Dua Kilo

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai dalam menerapkan hukuman…

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*