MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 17 Maret 2018 09:56
Tergiur Rp 10 Juta, Oknum Polisi Jual Narkoba
AGAR TAK DISALAHGUNAKAN: BNN Kaltim memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu. Salah satu pelakunya, oknum polisi yang bertugas di Polres Kutim.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Terlibat dalam jaringan narkoba, hanya akan muncul penyesalan di akhir. Sebagian besar, mereka kepincut pendapatan yang menjanjikan. Namun, kenyataannya, itu adalah ilusi untuk berada di dalam “lingkaran setan”. Siapa pun bisa terlibat, termasuk aparat penegak hukum.

Dahinya mengerut, kepalanya mendongak menatap sinar mentari. Tubuhnya yang kurus menghirup udara segar. Langkah kakinya pelan kala memasuki ruang pemeriksaan. Dimas Dharmawan, oknum polisi angkatan 40 yang bertugas di Polres Kutai Timur (Kutim), harus menjalani waktu beberapa tahun di dalam “rumah pengasingan” alias penjara.

“Saya siap konsekuensinya, karena dengar kabar bakal dipecat, dan semuanya sedang diurus di Polda Kaltim,” ucapnya pelan, kemarin (16/3). Dia tahu, konsekuensinya berat jika “main-main” dengan narkoba. Dia mengakui, jauh sebelum berseragam sebagai polisi, sudah mengonsumsi kristal mematikan tersebut. “Ya, itu benar, memang sudah lama saya pakai (narkoba). Tapi tidak sering,” sambung Dimas. Terjebak dalam lembah hitam narkotika, diakuinya, lantaran kesalahan dalam bergaul.

Dimas tak sungkan membeberkan alasan terjun ke bisnis haram itu. Diceritakannya, beberapa hari sebelum penangkapan terhadap dirinya, Sabtu (27/1) silam, ada seseorang yang menghubunginya melalui telepon. Orang itu menanyakan ketersediaan barang. Akhirnya, dia pun menghubungi rekannya yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan Bontang –kebetulan juga pecatan Polri-. “Setelah itu, saya yang kendalikan,” ujarnya.

Dimas mengungkapkan, saat itu dia dijanjikan bakal diberi upah Rp 10 juta. “Dan itu bagi dua dengan yang lain,” sebut pria kelahiran Balikpapan, 22 tahun silam tersebut. Sejatinya, Dimas sempat berpikir risiko besar bermain sabu-sabu. “Tapi, dalam kepala saya, sudah telanjur basah, ya sekalian saja,” imbuhnya. Kemarin barang bukti yang disita dari tangannya berupa satu paket besar narkotika seberat 50,05 gram dimusnahkan. Dimas tampak malu, namun dia mengaku mendapatkan pelajaran berharga. “Saya semakin sadar,” terangnya.

Kabid Pemberantasan BNN Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon menjelaskan, pihaknya ingin masyarakat Kaltim bisa semakin sadar akan bahaya narkoba. “Bukan hanya Polri dan BNN yang perang. Masyarakat juga harus (memerangi narkoba),” sebut perwira melati dua tersebut. Dalam pemusnahan kemarin, barang bukti yang diblender dan dibuang sebanyak 81,34 gram dari empat lokasi penangkapan. (*/dra/iza/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 10:38

Momen Buktikan Kemampuan

SAMARINDA – Menjamu Madura United (27/4), Borneo FC tampil tanpa Lerby Eliandry. Dia jalani tugas…

Selasa, 24 April 2018 10:00

Tangkal Hoax dengan Jurnalisme

INTERNET sebagai new media, kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Termasuk…

Selasa, 24 April 2018 10:00

Beroperasi sebelum Lebaran

SAMARINDA –Pemprov Kaltim merencanakan penerbangan pertama di Bandara APT Pranoto pada 24 Mei.…

Senin, 23 April 2018 09:25

Mirasnya Satu Pintu, Ada Tamu Baru Diambil

Niat menghentikan kegiatan prostitusi rupanya jauh panggang dari api. Ya, faktanya bisnis esek-esek…

Senin, 23 April 2018 09:17

Hidupkan Gairah Kunjungi Citra Niaga

SAMARINDA – Pentas kesenian Sandiwara Mamanda (Sandima) yang diprakarsai Pemerintah Kota…

Senin, 23 April 2018 09:12

MTQ Samarinda, Kafilah Palaran Juara Umum

SAMARINDA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 tingkat Kota Samarinda resmi ditutup,…

Minggu, 22 April 2018 20:49

Mantan Sekkot Samarinda Calonkan Diri Jadi DPD

SAMARINDA - Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto ternyata berniat maju sebagai anggota…

Minggu, 22 April 2018 10:41

Pertengahan Mei Penjara Khusus Perempuan Dibangun

SAMARINDA - Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Samarinda direncanakan pertengahan Mei…

Minggu, 22 April 2018 10:41

13 Persen Melahirkan di Nonfasilitas Kesehatan

SAMARINDA - Nurul Ade (23) akhir tahun lalu baru saja melahirkan putri pertamanya. Bermukim di Kecamatan…

Minggu, 22 April 2018 10:40

Berharap Diakomodasi di APBD Perubahan

SAMARINDA – Meski sudah diuji Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .