MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 16 Maret 2018 11:14
Pelaut Abal-Abal (Masih) Bertebaran
JADI PERHATIAN: Unsur pimpinan dari pihak terkait yang membidangi pelayaran membahas banyaknya pelaut menggunakan dokumen palsu.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Membongkar praktik penggunaan dokumen palsu memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Meski masalah ini terus digaungkan, nyatanya masih saja ditemukan pelaut belum memenuhi syarat. Sebanyak 44 pelaut dengan dokumen palsu ditemukan.

Kemarin (15/3), Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda mengajak unsur-unsur terkait dalam bidang pelayaran untuk mencari solusi masalah tersebut. Totok Mukarto, kepala KSOP Samarinda, menyebut, dari KSOP yang tersebar di Indonesia, baru di Kota Tepian yang pengawasannya ketat. “Karena tujuan kami jelas, demi keselamatan pelaut,” sebutnya.

Pasalnya, bukan hanya personal bahariwan yang nantinya bisa tersandung masalah, melainkan kerugian terhadap perusahaan.

Pertemuan kemarin, disebut Totok adalah bentuk tindak lanjut dari penegakan terhadap temuan dokumen pelaut palsu yang sebelumnya dibeberkan kepada media massa. “Sebab itu, kita hadirkan semua perwakilan perusahaan pelayaran,” tegas Totok.

Dalam agenda coffee morning, beberapa perusahaan pelayaran belum mengetahui adanya penggunaan dokumen palsu tersebut. Menurut dia, cita-cita Indonesia sebagai poros maritim tak bisa terwujud jika masih banyak pelaut abal-abal yang menggunakan dokumen tidak sah.

Kini para pembuat dokumen palsu belum terendus keberadaannya. Bahkan, antara yang asli dan palsu, ijazah atau sertifikat keahlian nyaris tak ada bedanya dari segi fisik. “Kalau dulu hologram pada dokumen palsu bisa dilepas, sekarang tidak. Artinya, mereka (pembuat dokumen palsu) sudah semakin canggih,” terangnya.

Namun, ada kunci yang tak bisa diketahui para pelaku pembuat dokumen palsu tersebut. “Biasanya, pejabat yang bertanda tangan dalam dokumen tersebut memberikan kode khusus,” sambungnya. Selain itu, jika diberi sinar ultraviolet, ijazah atau sertifikat palsu tak terlihat gambar garudanya. Sedangkan yang asli pasti tampak dan garisnya terlihat jelas.

Mirisnya, setelah ada penindakan dan pemusnahan terhadap 974 dokumen pelaut yang palsu, ternyata masih ada pelaut menggunakan dokumen palsu. Selama 2018, sudah 44 dokumen disita. “Kalau kami masih sebatas sanksi administrasi, tapi proses hukum nantinya akan berjalan di ranah polisi,” tegasnya.

Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Samarinda Agus Sakhlan menuturkan, dia sudah berkirim surat ke seluruh perusahaan pelayaran yang ada di Samarinda. “Sebanyak 100 perusahaan sudah kami edarkan pemberitahuan untuk lebih jeli menggunakan jasa pelaut,” ujarnya.

Dia berharap, untuk membongkar kasus tersebut, polisi benar-benar bekerja maksimal. Tentunya dengan kerja sama antara KSOP, polisi, INSA, dan perusahaan pelayaran lainnya.  Agus tak ingin orang yang tak mengetahui seluk-beluk tentang kapal, malah mengoperasikannya. Terlebih ketika ada masalah, tentunya mereka yang menggunakan dokumen palsu tidak tahu yang harus diperbuat. (*/dra/kri/k8)

 


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 10:13

Presiden Tunjuk Sani Jabat Sekda Kaltim

SAMARINDA - Kementerian Dalam Negeri menunjuk Abdullah Sani sebagai Sekretaris…

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*