MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 16 Maret 2018 11:14
Pelaut Abal-Abal (Masih) Bertebaran
JADI PERHATIAN: Unsur pimpinan dari pihak terkait yang membidangi pelayaran membahas banyaknya pelaut menggunakan dokumen palsu.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Membongkar praktik penggunaan dokumen palsu memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Meski masalah ini terus digaungkan, nyatanya masih saja ditemukan pelaut belum memenuhi syarat. Sebanyak 44 pelaut dengan dokumen palsu ditemukan.

Kemarin (15/3), Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda mengajak unsur-unsur terkait dalam bidang pelayaran untuk mencari solusi masalah tersebut. Totok Mukarto, kepala KSOP Samarinda, menyebut, dari KSOP yang tersebar di Indonesia, baru di Kota Tepian yang pengawasannya ketat. “Karena tujuan kami jelas, demi keselamatan pelaut,” sebutnya.

Pasalnya, bukan hanya personal bahariwan yang nantinya bisa tersandung masalah, melainkan kerugian terhadap perusahaan.

Pertemuan kemarin, disebut Totok adalah bentuk tindak lanjut dari penegakan terhadap temuan dokumen pelaut palsu yang sebelumnya dibeberkan kepada media massa. “Sebab itu, kita hadirkan semua perwakilan perusahaan pelayaran,” tegas Totok.

Dalam agenda coffee morning, beberapa perusahaan pelayaran belum mengetahui adanya penggunaan dokumen palsu tersebut. Menurut dia, cita-cita Indonesia sebagai poros maritim tak bisa terwujud jika masih banyak pelaut abal-abal yang menggunakan dokumen tidak sah.

Kini para pembuat dokumen palsu belum terendus keberadaannya. Bahkan, antara yang asli dan palsu, ijazah atau sertifikat keahlian nyaris tak ada bedanya dari segi fisik. “Kalau dulu hologram pada dokumen palsu bisa dilepas, sekarang tidak. Artinya, mereka (pembuat dokumen palsu) sudah semakin canggih,” terangnya.

Namun, ada kunci yang tak bisa diketahui para pelaku pembuat dokumen palsu tersebut. “Biasanya, pejabat yang bertanda tangan dalam dokumen tersebut memberikan kode khusus,” sambungnya. Selain itu, jika diberi sinar ultraviolet, ijazah atau sertifikat palsu tak terlihat gambar garudanya. Sedangkan yang asli pasti tampak dan garisnya terlihat jelas.

Mirisnya, setelah ada penindakan dan pemusnahan terhadap 974 dokumen pelaut yang palsu, ternyata masih ada pelaut menggunakan dokumen palsu. Selama 2018, sudah 44 dokumen disita. “Kalau kami masih sebatas sanksi administrasi, tapi proses hukum nantinya akan berjalan di ranah polisi,” tegasnya.

Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Samarinda Agus Sakhlan menuturkan, dia sudah berkirim surat ke seluruh perusahaan pelayaran yang ada di Samarinda. “Sebanyak 100 perusahaan sudah kami edarkan pemberitahuan untuk lebih jeli menggunakan jasa pelaut,” ujarnya.

Dia berharap, untuk membongkar kasus tersebut, polisi benar-benar bekerja maksimal. Tentunya dengan kerja sama antara KSOP, polisi, INSA, dan perusahaan pelayaran lainnya.  Agus tak ingin orang yang tak mengetahui seluk-beluk tentang kapal, malah mengoperasikannya. Terlebih ketika ada masalah, tentunya mereka yang menggunakan dokumen palsu tidak tahu yang harus diperbuat. (*/dra/kri/k8)

 


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 10:38

Momen Buktikan Kemampuan

SAMARINDA – Menjamu Madura United (27/4), Borneo FC tampil tanpa Lerby Eliandry. Dia jalani tugas…

Selasa, 24 April 2018 10:00

Tangkal Hoax dengan Jurnalisme

INTERNET sebagai new media, kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Termasuk…

Selasa, 24 April 2018 10:00

Beroperasi sebelum Lebaran

SAMARINDA –Pemprov Kaltim merencanakan penerbangan pertama di Bandara APT Pranoto pada 24 Mei.…

Senin, 23 April 2018 09:12

MTQ Samarinda, Kafilah Palaran Juara Umum

SAMARINDA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 tingkat Kota Samarinda resmi ditutup,…

Minggu, 22 April 2018 20:49

Mantan Sekkot Samarinda Calonkan Diri Jadi DPD

SAMARINDA - Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto ternyata berniat maju sebagai anggota…

Minggu, 22 April 2018 10:41

Pertengahan Mei Penjara Khusus Perempuan Dibangun

SAMARINDA - Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Samarinda direncanakan pertengahan Mei…

Minggu, 22 April 2018 10:41

13 Persen Melahirkan di Nonfasilitas Kesehatan

SAMARINDA - Nurul Ade (23) akhir tahun lalu baru saja melahirkan putri pertamanya. Bermukim di Kecamatan…

Minggu, 22 April 2018 10:40

Berharap Diakomodasi di APBD Perubahan

SAMARINDA – Meski sudah diuji Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ)…

Minggu, 22 April 2018 10:39

TAKSI ONLINE Dibatasi Cuma 200 Unit

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim mengadakan rapat koordinasi Dishub se-Kaltim…

Minggu, 22 April 2018 10:38

Masing-Masing Memiliki Keterampilan Khusus

Matanya awas terhadap setiap informasi yang ditampilkan di layar. Mengamati perpindahan sel tumor primer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .