MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 15 Maret 2018 11:25
Saksi Hibah LPK Dikonfrontasi
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Keterangan saksi dalam sidang dugaan korupsi hibah di LPK Jmicron dikonfrontasi majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda kemarin (14/3). Tiga saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Doni, yakni Dodi Novianda (ketua LPK Prima Jaya), Abdillah Yanuari (bendahara LPK Prima Jaya), dan Abdullah, pegawai honorer di DPRD Kaltim.

Konfrontasi itu diambil karena ada perbedaan kesaksian antara Dodi dan Abdullah. Di depan majelis hakim yang diketuai Joni Kondolele didampingi Fery Haryanta dan Anggraeni, Dodi menegaskan, LPK Prima Jaya yang diketuainya bersama LPK Jmicron mendapat tawaran dari Abdullah, saat mengajukan permohonan bantuan medio 2013 lalu.

Saat itu, kata dia, permohonan hibah sudah diajukannya ke Biro Sosial Pemprov Kaltim. "Saat itu, dia (Abdullah) menawarkan bantuan lewat dewan (DPRD Kaltim). Karena permohonan begini biasanya untung-untungan, makanya saya pikir kenapa enggak dicoba saja,” katanya.

Sebagai informasi, Dodi dan Abdillah merupakan terdakwa dalam dugaan hibah di LPK Prima Jaya. Sedangkan terdakwa dalam dugaan hibah LPK Jmicron adalah Ednand AD, bendahara LPK Jmicron.

Penawaran bantuan itu pun dipilih dengan memasukkan kembali permohonan bantuan ke DPRD Kaltim. Namun, bantuan itu perlu pamrih dengan perjanjian tak tertulis untuk bantuan itu. “Dia minta 30 persen dari total hibah yang disetujui,” akunya.

Jadi, LPK Jmicron harus menyetor Rp 435 juta dari Rp 1,4 miliar yang didapat. Dodi menyerahkan jatah Rp 570 juta dari hibah senilai Rp 1,9 miliar yang diterima LPK Prima Jaya. “Tapi, kami enggak kasih langsung. Dua kali, majelis,” terangnya.

Pemberian itu dilakukannya selepas mengetahui kedua LPK tersebut menerima bantuan dari Pemprov Kaltim. “Saya lupa tanggalnya, majelis. Yang pasti pada Januari 2014. Saat hibah itu cair,” lanjut Dodi.

Duit segar untuk staf honorer DPRD Kaltim itu, diakui Dodi dan Ednand, diselipkan dalam kotak minuman kemasan. Itu dilakukan keduanya atas permintaan Abdullah. “Saat menyerahkan, kami hanya tunggu di mobil di parkiran Sekretariat DPRD Kaltim,” ungkapnya.

Sementara itu, Abdullah, saat dikonfrontasi di persidangan, mengelak bahwa menerima uang dari Dodi ataupun Ednand AD. Dia mengaku tak mengenal Dodi. “Kalau Ednand kenal karena dia sempat jadi teknisi komputer di DPRD Kaltim,” katanya.

Mengenal Dodi, sambung dia, baru pertengahan tahun lalu. Itu pun ketika dirinya bertemu Ednand. Namun, majelis hakim merasa janggal dengan keterangan Abdullah. Menurut Fery Haryanta, keterangan tersebut terlalu mengada-ada.

Apalagi, saksi Abdullah mengaku mengetahui jika dua LPK itu mendapat hibah dari dokumen APBD di DPRD. “Ini yang masih saya sangsikan. Bagaimana ceritanya pegawai hanya honorer bisa buka-buka dokumen negara begitu,” tanya Fery.

Namun, Abdullah menegaskan sejak 2013, dirinya bekerja mengurus kegiatan Ketua DPRD M Syahrun. Nah, kata dia, seringkali merekap dokumen yang sudah dibakukan sebagai peraturan daerah dan itu menjadi tugasnya. “Jawab jujur, kamu terima uang enggak seperti keterangan dua orang ini,” lanjut hakim Fery, sembari menunjuk Ednand AD dan Dodi Novianda.

Namun, Abdullah tegas membantah. “Saya enggak pernah terima sepeser pun, Pak,” katanya. (*/ryu/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 10:30

SABAR BOSKUU..!! Pendistribusian Dana Kelurahan, Masih Tunggu Ini

SAMARINDA–Dana kelurahan mulai bergulir tahun ini. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah…

Minggu, 19 Mei 2019 23:30

Pemilu Serentak 2019 Selesai, Masyarakat Kaltim Mesti Wujudkan Keamanan

SAMARINDA - Masyarakat Kalimantan Timur diharapkan turut mewujudkan keamanan bersama…

Minggu, 19 Mei 2019 11:02

Bocah Tenggelam Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal

SAMARINDA - Duduk di bangku sekolah dasar (SD) Islam Tarbiyatul…

Minggu, 19 Mei 2019 11:01

Kapolda Minta Masyarakat Tidak Mudah Terhasut

SAMARINDA – Berkembangnya isu gerakan people power sebagai aksi penolakan…

Minggu, 19 Mei 2019 11:00

Waspada, Ramadan Rawan Kebakaran

Sutarto (65) bersandar di tiang rumah tetangganya. Menatap dalam-dalam rumahnya,…

Minggu, 19 Mei 2019 10:57

Ada Rp 20,8 M, Optimalkan Dana Kelurahan

DANA kelurahan di lingkup Pemkot Samarinda mulai mengucur tahun ini.…

Minggu, 19 Mei 2019 10:36
Apri Gunawan, Ketua IPDP Kaltim Kota Samarinda

Buah Kecintaan pada Organisasi

BERASAL dari keluarga pedagang, Apri Gunawan kini menjadi sosok sukses…

Sabtu, 18 Mei 2019 22:24

Kapolda Tegaskan Tak Ada Pemilu Curang di Kaltim, Tolak People Power

SAMARINDA - Penegasan akan tak adanya Pemilu curang di wilayah…

Sabtu, 18 Mei 2019 14:40

Ini Syarat PPDB Jenjang SMP di Kota Samarinda, Jalur Prestasi Dibuka 20-21 Mei 2019

SAMARINDA  - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin memastikan…

Sabtu, 18 Mei 2019 12:51

Transisi di Dewan Bakal Menghambat

SAMARINDA–Rangkaian pemilihan umum mendekati akhirnya. Legislatif baru Kota Tepian sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*