MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 15 Maret 2018 09:37
Kasus Penyerangan Ulama Mayoritas Rekayasa

Kapolri: 47 Laporan, Hanya 5 yang Masuk Pidana

Tito Karnavian

PROKAL.CO, JAKARTA- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian memastikan jajarannya terus menangani kasus penyerangan terhadap sejumlah ulama. Dari total 47 kasus, sejauh ini dia menyebut hanya lima yang benar-benar tanpa rekayasa.

“Ini ada 47 kasus kejadian, yang terjadi itu ada lima. Ada sejumlah kasus, itu tidak terjadi pidananya, tapi rekayasa,” kata Tito saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (14/3).

Mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu menjelaskan, Polri justru menemukan ada pihak yang membuat laporan palsu tentang penganiayaan ulama. Hal itu terungkap ketika aparat melakukan rekonstruksi.  “Kemudian mengakui tidak terjadi kejadian itu (penganiayaan terhadap ulama),” ungkap Tito.

Mantan kapolda Metro Jaya itu menambahkan, motif pembuat laporan palsu kebanyakan karena masalah ekonomi. Selain itu, ujar Tito, ada pula sejumlah kasus yang korbannya bukan ulama, namun diviralkan di media sosial seolah-olah korbannya pemuka agama.

“Ada 32 kasus, yang sebagian besar itu tidak terjadi sama sekali. Tapi dibuat berita di medsos seolah-olah terjadi peristiwa,” ungkapnya.

Dari berbagai fenomena itu, lanjut Tito, Polri belum menemukan ada penyerangan yang sistematis kepada tokoh agama, tempat ibadah, maupun ulama. “Belum, bukan berarti tidak,” tegas mantan kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua itu.

Menurut Tito, masih ada beberapa kasus yang cukup janggal dan kini terus didalami Polri. Misalnya, dari lima kasus penganiayaan ulama, ternyata sebagian besar pelakunya mengalami gangguan kejiwaan.

“Jadi, kami melihat ada sesuatu kejanggalan. Nah, itu terus kami dalami,” imbuhnya.

Meski demikian, Tito tidak bisa menyimpulkan adanya koneksi satu kasus dengan lain, sehingga dianggap menjadi sesuatu yang sistematis. Namun, kata dia, di medsos memang diviralkan seolah-olah kasus-kasus tersebut terjadi secara sistematis.

“Sehingga isu penyerangan ulama ini menjadi isu opini di publik bahwa penyerangan terjadi secara sistematis, dengan sangat masif. Padahal sebetulnya belum kami temukan seperti itu,” ungkap Tito.

Karena itu, Badan Reserse Kriminal Kepolisian (Bareskrim Polri) tengah menangani kelompok-kelompok penyebar hoaks penyerangan ulama. Dengan sistem dan kemampuan investigasi Polri, penyebar dan pembuat hoaks bisa dilacak. (boy/jpnn/man/k16)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 09:44

FAKTA KOK..!! Sri Mulyani: Banyak Pemda Dinas ke Jakarta Hanya Buat Cari Uang SPJ

JAKARTA- Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut masih banyak pejabat pemerintah…

Minggu, 16 Desember 2018 09:42

Pria Ini Tulis Komentar Ngawur soal Ciracas, Gini Dah Jadinya...

SIDOARJO – Diduga berkomentar tak terpuji terhadap Tentara Nasional Indonesia…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:23

KPU Jawab Keraguan Kualitas Kotak Suara Pemilu, Katanya Tahan Air dan Tak Mudah Rusak

JAKARTA – Kotak suara untuk Pemilu 2019 sudah didistribusikan ke…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:17

MAKJLEB..!! Bupati Cianjur Ditangkap KPK, Warganya Syukuran

CIANJUR- Sebagai bentuk wujud syukur atas peristiwa oeprasi tangkap tangan…

Jumat, 14 Desember 2018 10:54

Tiga Pengeroyok Anggota TNI Diringkus

JAKARTA–Polisi fokus mengejar pengeroyok anggota TNI-AL Kapten Komaruddin dengan anggota…

Rabu, 12 Desember 2018 10:33

Istri Bos "Kuda-Kudaan" di Gudang dengan Karyawan

Usia Karin memang tak muda lagi. Sudah 47 tahun. Tapi…

Selasa, 11 Desember 2018 12:47

Soal HAM, Prabowo dan Jokowi 11-12

JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan Prabowo Subianto belum tentu lebih…

Selasa, 11 Desember 2018 12:22

Awas Kasus e-KTP DANGER!

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai kasus-kasus yang terkait dengan KTP…

Minggu, 09 Desember 2018 11:09

Banyuwangi Dinilai Paling Inovatif

BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan sebagai…

Minggu, 09 Desember 2018 11:08

Rencana Menikah Tinggal Kenangan

Tak pernah terbersit di benak keluarga, Muhammad Agus alias Aso…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .