MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 15 Maret 2018 09:22
Tokoh Agama Puji Gubernur

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sikap Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menuai respons positif dari sejumlah kalangan. Memberikan cuti kepada Rizal Effendi yang maju menjadi calon wakil gubernur (cawagub) dianggap tepat. Faroek disebut menunjukkan diri sebagai orangtua yang bijak.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim Siswanto Soenandar menyebut, seorang pemimpin harusnya lebih bijak. Itu telah ditunjukkan oleh Faroek. Meski sebelumnya masalah izin cuti Rizal dari wali kota Balikpapan sempat menuai polemik.

Dia juga maklum jika masyarakat khususnya warga Balikpapan reaktif dengan pernyataan gubernur yang terkesan menghambat Rizal. Sebab, Rizal dianggap mewakili Kota Minyak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim tahun ini. Namun, dia juga berharap, masyarakat tak menganggap sikap Faroek secara berlebihan. “Karena toh ini hanya persoalan kurangnya komunikasi. Buktinya, persoalan selesai begitu Pak Awang dan Pak Rizal bertemu,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim Hamri Haz menganggap setelah pemberian cuti dari Faroek ke Rizal, semua polemik yang ada tuntas. Tak perlu lagi ada perdebatan di masyarakat. Hal itu perlu mendapat apresiasi karena Pilgub Kaltim harus berjalan kondusif.

Diwawancarai terpisah, Youth Pastor Gereja Bethany Kevin Lemuel Kusuma menuturkan, seorang pemimpin harus bersikap adil. Netralitas perlu ditunjukkan. Sejak awal, Kaltim perlu pemimpin yang bisa membawa kesejukan. Bila memang ada keinginan untuk mendukung salah satu pasangan calon, harus mengikuti aturan. “Agar tak membawa perdebatan ke masyarakat atas tindakan pemimpin,” ucap Kevin.

Sikap bijak ditunjukkan pemimpin ketika memberikan kesempatan kepada calon pemimpin selanjutnya. Tidak menghalang-halangi keputusan calon tertentu. Sebab, akan menjadi contoh bagi masyarakat. Mengingat, siapapun nanti pemimpin pengganti Awang Faroek Ishak, haruslah orang baik dan berkomitmen membangun Kaltim. “Saling menghargai keputusan masing-masing,” pungkasnya.

Adapun, Ketua Tim Pemenangan Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi (AnNuR), M Husni Fahruddin, salut dengan Faroek dan Rizal. Dia menceritakan, setelah Penjabat (Pj) Sekprov Kaltim Meiliana memberikan hasil konsultasinya di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada gubernur, Faroek segera menyiapkan penandatanganan cuti Rizal. “Begitu juga Pak Rizal, beliau juga meminta maaf terlebih dahulu sebagai anak sekaligus murid Pak Awang,” ujarnya.

Gubernur segera melupakan permasalahan yang dimulai kesalahpahaman tersebut. Dalam pertemuan Faroek dan Rizal dua hari lalu, pria yang akrab disapa Ayub itu menceritakan, beberapa kali Gubernur menyatakan Rizal sebagai salah satu kepala daerah yang berprestasi. “Bila nanti pasangan AnNuR terpilih, Pak Gubernur berharap Kaltim bisa lebih baik bila dipimpin salah satu kepala daerah jempolan di Kaltim,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ujar Ayub, Faroek menyatakan tak ada maksud dirinya menghalang-halangi Rizal untuk berkompetisi di Pilgub Kaltim 2018.

Kini, Rizal tengah berfokus mengikuti jadwal sosialisasi, silaturahmi, dan kampanye yang sudah diagendakan tim pemenangan. Ayub menuturkan, metode yang akan dijalankan Rizal adalah hand to hand. Dia menjelaskan, hand to hand adalah metode sosialisasi saling jabat tangan. Baik antara pasangan calon maupun dengan masyarakat. “Ya, kalau istilah sekarang blusukan,” ujarnya.

Ternyata selain fokus di selatan Kaltim seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser, Rizal juga bakal aktif berkampanye di Samarinda. “Pasalnya, Pak RE (Rizal Effendi) menjalani masa sekolah dari SD hingga kuliah di (Universitas Mulawarman) Samarinda,” ujarnya. Faktor lainnya, Rizal akan bersosialisasi di Kota Tepian lantaran keluarga besarnya berada di kota ini.

Dua hari lalu, polemik pemberian cuti kepada Rizal dari Awang Faroek Ishak akhirnya mencapai klimaks. Gubernur memberikan izin kepada cawagub yang berpasangan dengan Andi Sofyan Hasdam tersebut. Itu ditandai dengan penandatanganan surat cuti untuk wali kota Balikpapan dua periode tersebut. (*/rdh/*/fch/rom/k11)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:00

Dorong Pendapatan Petani, Gubernur Mau Petani Jual Karet Langsung ke Perusahaan

SAMARINDA - Petani karet diimbau tidak menjual hasil perkebunannya kepada tengkulak alias langsung ke…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:51

Minta Perda Baca Tulis Alquran Disahkan

TANA PASER – Sebanyak 768 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:35

Kaltim Peringkat Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

SAMARINDA – Provinsi kaltim menempati urutan ke dua dalam peringkat nasional untuk kepemilikan…

Jumat, 19 Oktober 2018 06:52

Ekonomi Lesu, Donatur Zakat Kaltim Meningkat

BALIKPAPAN - Perekonomian Indonesia tercatat pada tiga tahun terakhir ini menunjukkan grafik yang melesu.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:15

DUAARR..!! Ledakan di Kampus Tewaskan 18 Orang

MOSKOW – Sebuah ledakan memorak-porandakan kampus Politeknik Kerch di timur Crimea kemarin (17/10).…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .