MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 14 Maret 2018 11:31
Kasus Korupsi Kelompok Tani Resota Jaya
DAG DIG DUG..!! Terdakwa Kasus Korupsi Tak Mau Dipenjara Sendirian, Terus Berkoar
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Dugaan penyelewengan dana aspirasi dewan yang dibungkus bansos/hibah kepada Kelompok Tani Resota Jaya terus menggelinding. Bakkara (46) selaku ketua kelompok tani tersebut keberatan dihukum sendirian.

Dua hari lalu (12/3), majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda menjatuhkan vonis 5 tahun 6 bulan penjara terhadap Bakkara. Dia juga dikenai denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan serta mengembalikan atau mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 1,9 miliar.

Atas putusan tersebut, Bakkara melalui penasihat hukumnya, Samsuri, dan rekan langsung menyatakan banding. Pihaknya tidak ragu menempuh upaya hukum banding karena menilai masih banyak kejanggalan dalam proses hukum ini.

“Ini kasus korupsi, tapi kenapa hanya saya jadi terdakwa. Banyak fakta-fakta di persidangan yang saya kira harus ditelusuri. Korupsi itu umumnya lebih dari satu terdakwanya,” tegas Bakkara saat menyambangi redaksi Kaltim Post di Kompleks Mahakam Square, Samarinda, Senin (12/3) malam.

Dia datang ke redaksi untuk meluruskan beberapa informasi yang beredar sekaligus memberikan hak jawab terkait kasus yang melilitnya. “Oke lah, mungkin saya memang ada salah. Tapi, kenapa hanya saya diproses. Padahal, saksi-saksinya ada semua,” ujarnya.

Mengenai kerugian negara dalam amar putusan majelis hakim sebesar Rp 1,9 miliar, menurutnya, angka itu muncul lantaran tim pemeriksa tidak menghitung secara utuh pekerjaan di lapangan.

Diuraikannya, dalam menormalisasi sekitar 401 hektare tambak milik Kelompok Tani Resota Jaya di Anggana, Kukar, pihaknya menggunakan alat berat dan tenaga manusia. Sebab, ketika sudah dilalui alat berat, kadang masih ada perlu dirapikan menggunakan tenaga manusia.

Nah, pekerjaan menggunakan tenaga manusia itu tidak dihitung tim pemeriksa. Yang dihitung hanya yang dikerjakan alat berat, jadi ada selisih yang dianggap kerugian negara. “Tapi, menurut saya, jika memang ada kerugian negara, berarti potongan 20 persen itulah yang menjadi kerugian keuangan negara,” jelasnya.

Potongan 20 persen dimaksud adalah “jatah” oknum anggota Fraksi Golkar DPRD Kaltim, dari bansos/hibah Pemprov Kaltim kepada Kelompok Tani Resota Jaya. Bakkara pun menampik klaim anggota DPRD Kaltim Dahri Yasin yang menyebut tak ada bukti.

Dia lantas bercerita, bermula dari sengketa dugaan pencemaran lahan antara petambak di Desa Tani Baru, Anggana dengan Total E&P Indonesie. Saat persoalan tersebut bergulir ke DPRD Kaltim (2012), petambak ditawari solusi oleh Dahri Yasin.

Daripada terus-menerus menuntut perusahaan migas tersebut, lebih baik ajukan proposal untuk mendapatkan dana perbaikan tambak dari pemprov. Dengan begitu, tambak tetap jadi milik warga dan bisa lebih produktif.

Karena tidak bisa membuat proposal, Bakkara diarahkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim. Akhirnya, proposal bisa dibuat senilai Rp 6.285.200.000. Proposal atas nama Kelompok Tani Resota Jaya itu salah satu dari 48 pemohon bansos/hibah 2013 melalui DKP Kaltim yang bersumber dari aspirasi dewan.

Dana aspirasi dewan tidak disebutkan secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan. Dalam UU Nomor 17/2014 tentang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD), dinamakan dana program pembangunan daerah pemilihan.

Lebih lanjut, Bakkara menuturkan, permohonan mereka hanya disetujui Rp 3,85 miliar. Setelah dana itu cair secara bertahap, dipotonglah 20 persen. “Jadi, sebenarnya bukan kami yang mengusulkan, tapi anggota dewan yang meminta kami mengusulkan,” ujarnya seraya meminta penyidik kepolisian atau kejaksaan menindaklanjuti putusan majelis hakim agar keterlibatan anggota dewan diusut.    

Diwartakan sebelumnya, Dahri Yasin membantah tuduhan keterlibatan dirinya dalam gelontoran bansos/hibah ke kelompok tani tersebut. “Apalagi menikmati, lagi pula enggak ada bukti koar-koar dia,” kata Dahri pekan lalu. Menurut dia, ada saatnya untuk mengklarifikasi cuitan Bakkara itu. “Tunggu saja,” ucapnya singkat. (*/ryu/kri2/k11)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 09:34

Ada Keinginan Resimen Mahasiswa Diaktifkan Kembali

SAMARINDA- Perwakilan Kementerian Pertahanan (PKP) Provinsi Kalimantan Timur mengajak seluruh mahasiswa…

Kamis, 18 Oktober 2018 21:10

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi K3 Jasa Konstruksi

SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Kamis (18/10) menyelenggarakan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48
Polemik Masjid di Lapangan Kinibalu

Pemprov Menang, Tapi Warga Masih Ada Peluang

SAMARINDA- Dengan putusan Majelis Hakim PTUN Samarinda yang memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 12:28
BREAKING NEWS

PTUN Menangkan Pemprov Kaltim Soal IMB Masjid Lapangan Kinibalu

SAMARINDA- Majelis Hakim PTUN Samarinda memutuskan bahwa pihak tergugat yaitu Kepala Dinas Pelayanan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
BREAKING NEWS

Hari Ini, Sengketa IMB Lahan Lapangan Kinibalu Diputuskan

SAMARINDA- Rabu (17/10) hari ini dilaksanakan sidang ke tujuh kasus gugatan atas sengketa perizinan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:03

"Pembahasan RZWP3K Kaltim Harus Berpihak pada Nelayan Tradisional"

SAMARINDA- Pembahasan penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Kaltim,…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:01

Dua Desa Turun Status

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Mohammad…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .