MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Rabu, 14 Maret 2018 09:54
Kasus Pungli, KN Diduga Hanya Sendiri
ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengurusan surat pendaftaran tanah sistem lengkap (PTSL) yang dilakukan KN, oknum ketua RT 11, Kelurahan Rinding, terus dikembangkan penyidik Polres Berau.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena menyebut, saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan tersangka KN. Tak hanya kalangan ketua RT di Kelurahan Rinding, warga yang sudah mengurus PTSL kepada KN juga dipanggil sebagai saksi.

“Sejauh ini sudah ada delapan saksi yang kami panggil dan mintai keterangannya,” kata Andika, Selasa (13/3).

Keterangan para saksi tersebut untuk melengkapi berkas penyidikan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Namun, Andika yang sebelumnya bertugas di Kutai Timur ini kembali berencana memanggil saksi lain, guna semakin melengkapi pemberkasan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional Berau untuk menanyakan prosedur pengurusan PTSL. Apa tugas pihak kelurahan dan ketua RT,” ujarnya.

Ditanya kemungkinan adanya tersangka lain, Andika belum bisa memastikan. Sebab, dari hasil pengembangan penyidikan sementara, belum ada keterangan saksi maupun alat bukti yang mengarah pada keterlibatan orang lain dalam praktik pungli tersebut. KN, dianggap menjalankan aksi dugaan pungli tersebut sendiri.

Tetapi, walau sudah berstatus tersangka, pihaknya belum menahan KN. “Sejauh ini tersangka kooperatif dengan kami. Dan di sisi lain, dia juga sedang sakit,” tuturnya.

Andika berharap, penyidikan hingga pemberkasan bisa segera dituntaskan, agar pelimpahan berkas perkara lekas diajukan ke Kejaksaan Negeri Berau. “Setelah kami satukan berkas ini, secepatnya kami serahkan ke kejaksaan supaya dicek,” tandasnya.

Untuk diketahui, KN (59) diduga memonopoli pengurusan surat tanah, dengan mengambil peran para ketua RT di kelurahan tersebut. Ya, di Rinding, KN menjadi koordinator pengurusan surat PTSL. Hal itu dibenarkan Ketua RT 2 Rinding Wahab.

Dia mengatakan, status koordinator yang diemban KN merupakan inisiatif KN sendiri, bukan ditunjuk atau diangkat pihak kelurahan. “Setelah ada pertemuan dengan BPN perihal sosialisasi prona, beliau ingin menjadi koordinator untuk hal pengurusan surat tanah, karena memang dia sudah paham dan mengetahui cara pengurusan surat tanah ini,” kata Wahab saat diwawancara Berau Post, Minggu (25/2).

Ditemui terpisah, Ketua RT 8 Rinding Dwi Haryono membenarkan pengajuan diri oleh KN untuk menjadi koordinator pengurusan surat tanah Prona. Menurut dia, yang dilakukan KN tidak jauh berbeda layaknya calo. Tidak ada kaitannya dengan amanah yang diembannya sebagai ketua RT.

Terkait biaya pengurusan yang dipatok KN, karena pengurusan surat tanah melalui Prona harus secara kolektif atau bersama. “Harga yang dipatok itu sebenarnya di luar item-item yang digratiskan pihak BPN, seperti pendaftaran, biaya Pejabat Pembuat Akta Tanah untuk tanah dengan nilai di bawah Rp 60 juta dan sebagainya,” paparnya.

Biaya Rp 1,5 juta yang dipatok KN, lanjut Dwi, digunakan untuk pengambilan formulir, membeli meterai, pembuatan patok, hingga transportasi dan konsumsi tukang ukur tanah.

Dari tangan KN, polisi mengamankan uang tunai Rp 4,5 juta yang diduga hasil pungli pengurusan surat tanah. Polisi juga mengamankan sebuah buku catatan yang berisi nama-nama masyarakat yang telah dan sedang mengurus sertifikat tanah. (arp/san/k8)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:18

Pemkab Teken Lima MoU

SENDAWAR - Tempat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kantor Badan…

Jumat, 21 September 2018 11:17

Yayuk: Jangan Malu Gunakan Produk Lokal

SENDAWAR - Industri kerajinan Kubar perlu terus berinovasi, agar mampu menghasilkan produk-produk kerajinan…

Jumat, 21 September 2018 11:16

Pelaku UMKM Dibekali Pemasaran Online

SENDAWAR - Sejak awal memimpin Kubar, program peningkatan ekonomi kerakyatan terus didorong oleh Bupati…

Jumat, 21 September 2018 11:15

Dua Polisi Gadungan Diringkus

TENGGARONG - Tim Alligator Polres Kukar berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor)…

Jumat, 21 September 2018 11:15

Pasar Olah Bebaya Rampung November

SENDAWAR - Pekerjaan fisik Pasar Olah Bebaya di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak,…

Jumat, 21 September 2018 11:14

Pembentukan Hutan Adat Menuai Titik Terang

UJOH BILANG - Penantian panjang warga Long Isun, akhirnya menemukan titik terang. Selama 5 tahun perjuangan…

Jumat, 21 September 2018 11:12

80 Persen Pelanggan Telat Bayar

SANGATTA – Layanan air bersih di Kutai Timur (Kutim) belum mengalir ke semua wilayah. Hal itu…

Jumat, 21 September 2018 11:11

Satu Bacaleg Mundur

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang telah menetapkan daftar caleg tetap (DCT) untuk…

Jumat, 21 September 2018 11:10

Bontang Kebagian 196 Formasi CPNS

BONTANG - Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Bontang telah diumumkan. Dari 196 kuota CPNS…

Jumat, 21 September 2018 11:10

APBD-P Harus Diketok Bulan Ini

SANGATTA – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Kutai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .